Menu ✖

Dark Mode
One Punch Man Season 3 Bagian Kedua Tayang Januari 2027, JAM Project Kembali Isi Lagu Opening Webtoon Populer The Remarried Empress Diadaptasi Menjadi Anime, Tayang Tahun Depan JR East Luncurkan Layanan Pembayaran Digital Baru Bernama “Teppay” pada 20 Oktober Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November Anime Naruto Akan Crossover dengan Ninku, Manga Ninja yang Menginspirasi Masashi Kishimoto

News

Fuji TV Minta Maaf atas Skandal Pelecehan Seksual yang Melibatkan Presenter TV Masahiro Nakai

badge-check


					Fuji TV Minta Maaf atas Skandal Pelecehan Seksual yang Melibatkan Presenter TV Masahiro Nakai Perbesar

Presiden Fuji Television Network Inc., Koichi Minato, menyampaikan permintaan maaf pada Jumat (10/1) terkait tuduhan pelecehan seksual yang melibatkan pembawa acara TV ternama Masahiro Nakai, mantan anggota grup pop legendaris SMAP, dan seorang wanita.

Minato juga mengumumkan pembentukan panel investigasi independen yang dipimpin oleh tim pengacara. Ia menjelaskan bahwa meskipun Fuji TV telah mengetahui insiden tersebut sejak Juni 2023, pihaknya memilih untuk tidak mengungkapkannya lebih awal demi memprioritaskan pemulihan fisik dan mental korban serta melindungi privasinya.

“Kami meminta maaf karena tidak dapat memberikan penjelasan lebih cepat,” kata Minato dalam konferensi pers, yang merupakan tanggapan pertama Fuji TV setelah laporan media terkait kasus ini mencuat bulan lalu.

Menurut laporan mingguan Shukan Bunshun, insiden ini bermula dari acara makan malam yang awalnya direncanakan melibatkan karyawan Fuji TV pada Juni 2023. Namun, yang hadir hanya Masahiro Nakai dan wanita tersebut. Pertemuan ini kemudian berujung pada dugaan tindakan seksual tanpa persetujuan. Kasus ini dilaporkan selesai melalui penyelesaian di luar pengadilan dengan kompensasi sebesar 90 juta yen (sekitar Rp 7,3 miliar).

Minato menolak mengomentari kritik terkait cara Fuji TV menangani situasi ini, dengan alasan proses investigasi masih berlangsung dan ia juga akan menjadi salah satu pihak yang diperiksa.

Fuji TV membantah keterlibatan langsung dalam insiden tersebut. Menurut mereka, karyawan terkait tidak mengatur atau mengetahui adanya pertemuan tersebut. Namun, pihak Fuji TV menegaskan bahwa mereka menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada komite investigasi untuk memastikan transparansi.

Konferensi pers bulanan Fuji TV, yang awalnya dijadwalkan berlangsung akhir Februari, dipercepat menjadi Jumat karena meningkatnya tekanan publik dan media.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan memunculkan kembali pertanyaan besar tentang bagaimana industri hiburan Jepang menangani isu-isu pelecehan seksual. Fuji TV berjanji untuk memastikan transparansi dalam penyelidikan dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang

13 October 2026 - 10:10 WIB

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

12 October 2026 - 10:10 WIB

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

12 October 2026 - 07:39 WIB

Trending on News