Menu

Dark Mode
Pokémon FireRed & LeafGreen Resmi Hadir di Nintendo Switch pada Pokémon Day 2026 Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang Honda Luncurkan Motor Listrik Murah yang Bisa Dikendarai dengan SIM Moped Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang Anime The Villager of Level 999 Rilis PV Perdana, Tayang Juli 2026 Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

News

Fuji TV Minta Maaf atas Skandal Pelecehan Seksual yang Melibatkan Presenter TV Masahiro Nakai

badge-check


					Fuji TV Minta Maaf atas Skandal Pelecehan Seksual yang Melibatkan Presenter TV Masahiro Nakai Perbesar

Presiden Fuji Television Network Inc., Koichi Minato, menyampaikan permintaan maaf pada Jumat (10/1) terkait tuduhan pelecehan seksual yang melibatkan pembawa acara TV ternama Masahiro Nakai, mantan anggota grup pop legendaris SMAP, dan seorang wanita.

Minato juga mengumumkan pembentukan panel investigasi independen yang dipimpin oleh tim pengacara. Ia menjelaskan bahwa meskipun Fuji TV telah mengetahui insiden tersebut sejak Juni 2023, pihaknya memilih untuk tidak mengungkapkannya lebih awal demi memprioritaskan pemulihan fisik dan mental korban serta melindungi privasinya.

“Kami meminta maaf karena tidak dapat memberikan penjelasan lebih cepat,” kata Minato dalam konferensi pers, yang merupakan tanggapan pertama Fuji TV setelah laporan media terkait kasus ini mencuat bulan lalu.

Menurut laporan mingguan Shukan Bunshun, insiden ini bermula dari acara makan malam yang awalnya direncanakan melibatkan karyawan Fuji TV pada Juni 2023. Namun, yang hadir hanya Masahiro Nakai dan wanita tersebut. Pertemuan ini kemudian berujung pada dugaan tindakan seksual tanpa persetujuan. Kasus ini dilaporkan selesai melalui penyelesaian di luar pengadilan dengan kompensasi sebesar 90 juta yen (sekitar Rp 7,3 miliar).

Minato menolak mengomentari kritik terkait cara Fuji TV menangani situasi ini, dengan alasan proses investigasi masih berlangsung dan ia juga akan menjadi salah satu pihak yang diperiksa.

Fuji TV membantah keterlibatan langsung dalam insiden tersebut. Menurut mereka, karyawan terkait tidak mengatur atau mengetahui adanya pertemuan tersebut. Namun, pihak Fuji TV menegaskan bahwa mereka menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada komite investigasi untuk memastikan transparansi.

Konferensi pers bulanan Fuji TV, yang awalnya dijadwalkan berlangsung akhir Februari, dipercepat menjadi Jumat karena meningkatnya tekanan publik dan media.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan memunculkan kembali pertanyaan besar tentang bagaimana industri hiburan Jepang menangani isu-isu pelecehan seksual. Fuji TV berjanji untuk memastikan transparansi dalam penyelidikan dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mulai 2026, Turis Resmi Dilarang Ikut JLPT di Jepang

21 February 2026 - 10:10 WIB

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

20 February 2026 - 14:10 WIB

Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran

20 February 2026 - 10:10 WIB

Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini

19 February 2026 - 18:10 WIB

Trending on News