Menu ✖

Dark Mode
Universal Studios Japan Umumkan Kolaborasi Sailor Moon untuk Universal Cool Japan 2027 Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana Dua Insiden Penembakan di Kobe: Satu Tewas, Tersangka Punya Riwayat Keterkaitan dengan Yakuza Naruto Akan Punya Anime TV Limited Series Baru, Detail Diumumkan Oktober Yuko Fujigaki Jadi Perempuan Pertama yang Pimpin Universitas Tokyo

News

Fuji TV Minta Maaf atas Skandal Pelecehan Seksual yang Melibatkan Presenter TV Masahiro Nakai

badge-check


					Fuji TV Minta Maaf atas Skandal Pelecehan Seksual yang Melibatkan Presenter TV Masahiro Nakai Perbesar

Presiden Fuji Television Network Inc., Koichi Minato, menyampaikan permintaan maaf pada Jumat (10/1) terkait tuduhan pelecehan seksual yang melibatkan pembawa acara TV ternama Masahiro Nakai, mantan anggota grup pop legendaris SMAP, dan seorang wanita.

Minato juga mengumumkan pembentukan panel investigasi independen yang dipimpin oleh tim pengacara. Ia menjelaskan bahwa meskipun Fuji TV telah mengetahui insiden tersebut sejak Juni 2023, pihaknya memilih untuk tidak mengungkapkannya lebih awal demi memprioritaskan pemulihan fisik dan mental korban serta melindungi privasinya.

“Kami meminta maaf karena tidak dapat memberikan penjelasan lebih cepat,” kata Minato dalam konferensi pers, yang merupakan tanggapan pertama Fuji TV setelah laporan media terkait kasus ini mencuat bulan lalu.

Menurut laporan mingguan Shukan Bunshun, insiden ini bermula dari acara makan malam yang awalnya direncanakan melibatkan karyawan Fuji TV pada Juni 2023. Namun, yang hadir hanya Masahiro Nakai dan wanita tersebut. Pertemuan ini kemudian berujung pada dugaan tindakan seksual tanpa persetujuan. Kasus ini dilaporkan selesai melalui penyelesaian di luar pengadilan dengan kompensasi sebesar 90 juta yen (sekitar Rp 7,3 miliar).

Minato menolak mengomentari kritik terkait cara Fuji TV menangani situasi ini, dengan alasan proses investigasi masih berlangsung dan ia juga akan menjadi salah satu pihak yang diperiksa.

Fuji TV membantah keterlibatan langsung dalam insiden tersebut. Menurut mereka, karyawan terkait tidak mengatur atau mengetahui adanya pertemuan tersebut. Namun, pihak Fuji TV menegaskan bahwa mereka menyerahkan kasus ini sepenuhnya kepada komite investigasi untuk memastikan transparansi.

Konferensi pers bulanan Fuji TV, yang awalnya dijadwalkan berlangsung akhir Februari, dipercepat menjadi Jumat karena meningkatnya tekanan publik dan media.

Kasus ini menjadi sorotan publik dan memunculkan kembali pertanyaan besar tentang bagaimana industri hiburan Jepang menangani isu-isu pelecehan seksual. Fuji TV berjanji untuk memastikan transparansi dalam penyelidikan dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gelombang Kenaikan Harga Kembali Melanda Jepang, Lebih dari 3.100 Produk Makanan dan Minuman Naik pada Oktober

1 October 2026 - 15:10 WIB

Masjid di Okayama Jepang Resmi Jadi Tempat Pengungsian Saat Bencana

1 October 2026 - 12:10 WIB

Dua Insiden Penembakan di Kobe: Satu Tewas, Tersangka Punya Riwayat Keterkaitan dengan Yakuza

1 October 2026 - 10:10 WIB

Yuko Fujigaki Jadi Perempuan Pertama yang Pimpin Universitas Tokyo

30 September 2026 - 15:10 WIB

Menhan Jepang Umumkan Akan Akhiri Misi Pemadaman Kebakaran Hutan di Indonesia

30 September 2026 - 12:10 WIB

Trending on News