Menu

Dark Mode
Sekuel “Godzilla Minus One” Resmi Diumumkan, Berlatar 1949 dan Tayang 2026 Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan Witch and Mercenary” Resmi Jadi Anime, Tayang 2027 di TV Jepang Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang Studio KAI Dilaporkan Alami Kondisi Insolvensi Usai Catat Rugi Besar di Tahun Fiskal 2025

Teknologi

Fujitsu Tampilkan Teknologi Analisis Gerakan Manusia untuk Melestarikan Budaya Tradisional Jepang

badge-check


					Fujitsu Tampilkan Teknologi Analisis Gerakan Manusia untuk Melestarikan Budaya Tradisional Jepang Perbesar

Fujitsu sedang memamerkan teknologi yang mampu menganalisis gerakan manusia, yang mereka klaim dapat digunakan untuk membantu melestarikan budaya tradisional di Jepang yang sedang menghadapi penurunan populasi.

Para pengunjung di sebuah pameran dagang dekat Tokyo diberi kesempatan untuk mencoba gerakan dari teater klasik noh. Usaha mereka direkam oleh kamera, dianalisis, dan dibandingkan dengan penampilan model.

Teater noh yang berasal dari abad ke-14 ini melibatkan gerakan yang distilisasi yang dilakukan oleh para aktor yang mengenakan topeng dan kostum yang rumit.

“Sangat lebih mudah dipahami secara visual dibandingkan dijelaskan dengan kata-kata, dan analisisnya berlangsung cepat sehingga membuat saya ingin berlatih lebih banyak,” kata Takashi Ishikawa, seorang guru SMA berusia 46 tahun yang mengunjungi booth Fujitsu.

Teknologi Fujitsu sudah digunakan dalam dunia olahraga dan telah dipakai sebagai alat untuk membantu penilaian senam sejak 2019.

“Dengan menurunnya angka kelahiran dan populasi yang menua di Jepang, jumlah orang yang dapat melanjutkan tradisi dan teknik semakin berkurang,” kata Hidenori Fujiwara, kepala Divisi Human Digital Twin di Fujitsu.

“Kami bertujuan untuk membantu orang belajar dan mengalami gerakan manusia,” ujarnya di pameran elektronik CEATEC yang diadakan di Prefektur Chiba.

Perusahaan ini juga menunjukkan bagaimana teknologi mereka dapat digunakan untuk memvisualisasikan teknik tembakan bola basket pengunjung. Sistem mereka telah digunakan di sekolah pilates di Tokyo sejak Agustus.

Sc : japantoday

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Nissan Targetkan 90% Mobil Baru Pakai AI Autonomus, Siapkan Perombakan Besar Hingga 2030

15 April 2026 - 10:10 WIB

Batal Rilis Mobil Listrik, Kerja Sama Honda–Sony Terdampak Perubahan Kebijakan AS

30 March 2026 - 10:10 WIB

Jepang Uji Coba AI untuk Deteksi Kanker Lewat X-ray, Beban Dokter Diharapkan Berkurang

25 March 2026 - 16:10 WIB

Polisi Jepang Rekomendasikan Aplikasi Pemblokir Panggilan untuk Cegah Penipuan Telepon

9 March 2026 - 16:10 WIB

Industri Pariwisata Jepang Dinilai Perlu Bangun Kepercayaan Lokal Sebelum Maksimalkan AI

7 March 2026 - 14:10 WIB

Trending on Teknologi