Menu

Dark Mode
Belum Lama Tamat, Anime Wistoria: Wand and Sword Langsung Dapat Lampu Hijau untuk Season 3 Anime Kill Blue Resmi Berlanjut ke Season 2 Usai Episode Terakhir Tayang Gempa Magnitudo 6,1 Kembali Guncang Jepang Timur Laut, Otoritas Waspadai Gempa Susulan Pasangan WNI Ditangkap di Jepang, Diduga Jalankan Layanan Kirim Uang Ilegal dengan Nilai Transaksi 1 Miliar Yen Jelang Lawan Brasil, Yuto Nagatomo: Jepang Bukan Tim yang Layak Tersingkir di 32 Besar Anime Record of Ragnarok Resmi Berlanjut ke Season 4, Trailer Perdana Dirilis

News

Jepang Berencana Gratiskan Biaya Persalinan Lewat Asuransi Kesehatan Publik Mulai 2027

badge-check


					Jepang Berencana Gratiskan Biaya Persalinan Lewat Asuransi Kesehatan Publik Mulai 2027 Perbesar

Kementerian Kesehatan Jepang berencana memasukkan biaya persalinan ke dalam cakupan penuh asuransi kesehatan nasional, sehingga ibu hamil tidak perlu lagi membayar biaya melahirkan dari kantong pribadi. Rencana ini akan dibahas dalam subkomite asuransi kesehatan di bawah Dewan Jaminan Sosial pada Kamis besok.

Pemerintah menargetkan untuk mengajukan rancangan undang-undang terkait pada sidang parlemen tahun depan, dengan pelaksanaan paling cepat pada tahun fiskal 2027.

Kebijakan baru ini nantinya menggantikan tunjangan persalinan (lump-sum childbirth allowance) yang saat ini diberikan kepada ibu hamil. Tunjangan tersebut pertama kali ditetapkan sebesar ¥300.000 pada 1994, lalu beberapa kali dinaikkan mengikuti peningkatan biaya persalinan. Pada 2023, jumlahnya dinaikkan dari ¥420.000 menjadi ¥500.000.

Namun biaya melahirkan terus meningkat akibat inflasi dan faktor lainnya. Rata-rata biaya persalinan nasional pada tahun fiskal 2024 mencapai ¥519.805. Perbedaan wilayah pun cukup besar, misalnya biaya di Tokyo bisa menembus ¥650.000, jauh lebih tinggi dibanding di Prefektur Kumamoto yang sekitar ¥400.000.

Untuk mengurangi beban ekonomi bagi ibu hamil dan ibu menyusui, pemerintah berencana menetapkan biaya persalinan standar nasional yang seluruhnya ditanggung oleh asuransi kesehatan publik—sehingga tidak ada lagi biaya pribadi.

Meski begitu, layanan tambahan seperti perawatan kecantikan pascapersalinan dan hidangan khusus tetap akan dikenakan biaya penuh kepada pasien.

Sementara itu, biaya operasi sesar (caesarean section) yang memang sudah ditanggung asuransi akan tetap memiliki porsi pembayaran pribadi sebesar 30%, sesuai aturan yang berlaku.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gempa Magnitudo 6,1 Kembali Guncang Jepang Timur Laut, Otoritas Waspadai Gempa Susulan

29 June 2026 - 12:10 WIB

Pasangan WNI Ditangkap di Jepang, Diduga Jalankan Layanan Kirim Uang Ilegal dengan Nilai Transaksi 1 Miliar Yen

29 June 2026 - 11:10 WIB

Jelang Lawan Brasil, Yuto Nagatomo: Jepang Bukan Tim yang Layak Tersingkir di 32 Besar

29 June 2026 - 10:10 WIB

Indonesia dan Jepang Perkuat Diplomasi Budaya, Museum KAA Bandung Akan Dikembangkan Bersama

27 June 2026 - 12:10 WIB

Polisi Jepang Salah Tangkap Warga Nepal karena Tak Mengenali Kartu Izin Tinggal Model Baru

27 June 2026 - 10:10 WIB

Trending on News