Menu ✖

Dark Mode
Masashi Kishimoto Umumkan Manga Baru Naruto, Berjudul Naruto Shadow Rising Attack on Titan: The Musical Gelar Tur Dunia, Singapura Jadi Negara Pembuka pada 2027 Perusahaan Modal Ventura Singapura Akan Bangun Akademi Startup di Iwate, Jepang Shinkansen Kyushu Kembali Beroperasi Setelah Kabel Listrik Atas Ditemukan Rusak One Punch Man Season 3 Bagian Kedua Tayang Januari 2027, JAM Project Kembali Isi Lagu Opening Webtoon Populer The Remarried Empress Diadaptasi Menjadi Anime, Tayang Tahun Depan

News

Jepang Targetkan 4.000 Peron Kereta Api Dilengkapi Pintu Pengaman pada 2030 Demi Keselamatan Penumpang

badge-check


					Jepang Targetkan 4.000 Peron Kereta Api Dilengkapi Pintu Pengaman pada 2030 Demi Keselamatan Penumpang Perbesar

Kementerian Transportasi Jepang berencana meningkatkan jumlah peron stasiun kereta yang dilengkapi pintu pengaman (platform doors) menjadi 4.000 unit secara nasional pada tahun fiskal 2030, yang berakhir pada Maret 2031. Target baru ini ditetapkan guna meningkatkan keselamatan penumpang, khususnya bagi lansia dan penyandang disabilitas penglihatan.

Hingga akhir tahun fiskal 2023, pintu pengaman telah terpasang di 2.647 peron di seluruh Jepang. Karena target awal pemasangan di 3.000 peron hingga akhir tahun fiskal ini hampir tercapai, pemerintah menaikkan sasaran jangka menengahnya menjadi 4.000 peron.

Pintu pengaman peron dipasang di antara jalur kereta dan peron, dan hanya terbuka saat kereta tiba, sehingga efektif mencegah penumpang terjatuh ke rel.

Keputusan menaikkan target ini dilandasi oleh kekhawatiran akan keselamatan, karena insiden penumpang jatuh ke rel atau tertabrak kereta masih terus terjadi. Pada tahun fiskal 2023, tercatat 2.293 kasus penumpang terjatuh dari peron, termasuk 58 kasus yang melibatkan penyandang disabilitas penglihatan, menurut data pemerintah.

Meski pemasangan pintu ini terkendala biaya dan logistik, operator kereta mulai menerapkan solusi baru, seperti penggunaan model pintu yang lebih ringan dan fleksibel dibandingkan versi konvensional.

Operator juga mulai menggunakan sistem pintu lebar yang dapat menyesuaikan dengan berbagai jenis kereta, baik lokal maupun ekspres, yang memiliki posisi pintu berbeda-beda.

Kementerian menyatakan akan mendukung inovasi tersebut serta memberikan bantuan dana melalui subsidi untuk mempercepat pelaksanaan program ini.

Target baru ini diumumkan dalam laporan panel kementerian yang fokus pada inisiatif membuat stasiun kereta lebih ramah bagi semua orang (barrier-free), yang diterbitkan Maret lalu. Dalam laporan itu, target kereta ramah disabilitas juga dinaikkan dari 70% menjadi 80% hingga tahun fiskal 2030.

Sejak menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2021, Jepang semakin mempercepat upaya menjadikan transportasi publik dan fasilitas umum lebih inklusif bagi semua kalangan.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perusahaan Modal Ventura Singapura Akan Bangun Akademi Startup di Iwate, Jepang

14 October 2026 - 11:10 WIB

Shinkansen Kyushu Kembali Beroperasi Setelah Kabel Listrik Atas Ditemukan Rusak

14 October 2026 - 10:10 WIB

Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik, Dua Rudal Diperkirakan Jatuh di Luar Zona Ekonomi Eksklusif Jepang

13 October 2026 - 10:10 WIB

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Trending on News