Menu

Dark Mode
Rekor 4,5 Miliar Yen Uang Tunai Diserahkan ke Polisi Tokyo sebagai Barang Hilang pada 2025 One Piece Tembus 600 Juta Kopi di Seluruh Dunia, Rayakan dengan Proyek Film Spesial Jepang Siapkan Panduan Tarif Ganda di Fasilitas Wisata Publik untuk Atasi Overtourism Listrik Padam, Layanan Shinkansen Tokyo–Sendai Dihentikan PM Sanae Takaichi: Jepang Miliki Cadangan Minyak 254 Hari di Tengah Penutupan Selat Hormuz Presiden dan Pendiri Kyoto Animation Hideaki Hatta Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun

Teknologi

Jepang Terus Kembangkan Solusi Bahan Bakar Berkelanjutan dari Limbah Nuklir Fukushima


					Jepang Terus Kembangkan Solusi Bahan Bakar Berkelanjutan dari Limbah Nuklir Fukushima Perbesar

Dua hari sebelum dimulainya pengangkatan puing-puing di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Fukushima No. 1 secara uji coba, sebuah fasilitas yang akan menganalisis material tersebut diperlihatkan kepada media.

Badan Energi Atom Jepang (JAEA) pada 20 Agustus membuka fasilitas yang akan memeriksa puing-puing bahan bakar nuklir yang meleleh dari salah satu reaktor yang rusak di Pembangkit Fukushima No. 1.

Laboratorium ini akan menganalisis struktur dan sifat puing-puing menggunakan peralatan analisis sinar-X dan mikroskop elektron.

Penelitian ini bertujuan untuk memahami kondisi reaktor pada saat kecelakaan yang disebabkan oleh gempa bumi dan tsunami besar pada Maret 2011, serta menilai kemungkinan terjadinya kondisi kritis.

Perusahaan Listrik Tokyo (TEPCO), pengelola pembangkit, berencana mengambil beberapa gram puing dari reaktor No. 2 di pembangkit tersebut.

Puing yang diambil akan diangkut dalam kontainer yang dirancang untuk melindungi dari radiasi tingkat tinggi.

Pekerja akan menggunakan perangkat yang dikendalikan dari jarak jauh untuk mengeluarkan puing-puing dari kontainer dan menganalisisnya sambil memantau proses tersebut melalui jendela kaca.

JAEA bertujuan menyusun hasil analisis tersebut pada akhir tahun fiskal ini.

“Meskipun analisis hanya melibatkan jumlah yang kecil, kami yakin itu akan memberikan data yang dapat menggambarkan kondisi di dalam reaktor,” kata Hideki Ogino, kepala insinyur di Institut Penelitian dan Rekayasa Fukushima milik JAEA.

“Kami ingin berkontribusi pada proses penghentian operasional reaktor melalui analisis lebih lanjut,” katanya.

JAEA berencana memanfaatkan hasil analisis ini untuk merancang rencana pengangkatan puing berskala penuh di masa mendatang.

 

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Startup Jepang Uji Terbang Mobil Terbang di Tokyo, Targetkan Operasi Komersial 2028

25 February 2026 - 13:10 WIB

Universitas Kyoto Perkenalkan “Biksu Robot” Berbasis AI untuk Bantu Upacara Keagamaan

25 February 2026 - 10:10 WIB

Pengguna LINE di Jepang Tembus 100 Juta, Hampir 15 Tahun Sejak Diluncurkan

24 February 2026 - 18:10 WIB

Honda Luncurkan Motor Listrik Murah yang Bisa Dikendarai dengan SIM Moped

21 February 2026 - 08:01 WIB

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Trending on News