Menu

Dark Mode
Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang Anime The Villager of Level 999 Rilis PV Perdana, Tayang Juli 2026 Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran Kosakata Jepang untuk Tingkat Kematangan & Rasa Jun Matsumoto Resmi Bergabung di Live-Action Chiruran: Shinsengumi Requiem, Tayang Maret

News

Jet Tempur China Terbang Dekat Pesawat Pengintai Jepang di Perairan Internasional, Timbulkan Ketegangan

badge-check


					Jet Tempur China Terbang Dekat Pesawat Pengintai Jepang di Perairan Internasional, Timbulkan Ketegangan Perbesar

Sebuah jet tempur China terbang sangat dekat dengan pesawat Angkatan Udara Bela Diri Jepang (ASDF) di perairan internasional Laut China Timur, demikian menurut sumber pemerintah Jepang pada Kamis. Insiden ini berpotensi memperburuk hubungan antara kedua negara.

Pertemuan dekat antara jet tempur pembom JH-7 milik China dan pesawat intelijen elektronik ASDF YS-11EB terjadi pada hari Rabu, mengikuti insiden serupa di perairan internasional di Pasifik pada bulan lalu, yang membuat Tokyo menyampaikan protes ke Beijing dan menuntut adanya langkah pencegahan.

Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Pertahanan Jepang kini sedang menganalisis situasi tersebut, menurut sumber tersebut.

Pada tanggal 7 dan 8 Juni, sebuah jet tempur J-15 milik China yang lepas dari kapal induk Shandong terbang sedekat sekitar 45 meter dengan pesawat pengintai P-3C Angkatan Laut Jepang, menurut Kementerian Pertahanan Jepang.

Kementerian tersebut juga mengatakan bahwa sebuah jet J-15 melintasi jalur penerbangan P-3C pada jarak sekitar 900 meter.

Pemerintah Jepang telah menyampaikan “keprihatinan serius” kepada China dan menuntut agar China mengambil langkah-langkah untuk mencegah insiden serupa terjadi kembali.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri China menuduh Jepang melakukan “pendekatan dan spionase terhadap aktivitas militer normal China,” dan meminta Tokyo menghentikan tindakan “berbahaya” tersebut.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Osaka Terima Donasi Tak Biasa: 21 Kilogram Emas untuk Perbaikan Sistem Air Kota

20 February 2026 - 14:10 WIB

Jepang Larang Penggunaan Power Bank di Pesawat Mulai April Usai Serangkaian Insiden Kebakaran

20 February 2026 - 10:10 WIB

Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini

19 February 2026 - 18:10 WIB

Jepang Longgarkan Kuota Mahasiswa Asing, Tiga Universitas Top Dapat Izin Khusus

19 February 2026 - 15:10 WIB

Trending on News