Menu ✖

Dark Mode
Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November Anime Naruto Akan Crossover dengan Ninku, Manga Ninja yang Menginspirasi Masashi Kishimoto Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

News

Warga Kitakyushu Demo Lawan Isu Sentimen Negatif tentang Warga Asing di Jepang

badge-check


					Warga Kitakyushu Demo Lawan Isu Sentimen Negatif tentang Warga Asing di Jepang Perbesar

Sekitar 70 anggota kelompok warga yang tergabung dalam Heiwa o Akiramenai Kitakyushu Net (Jaringan Kitakyushu untuk Tidak Menyerah pada Perdamaian) menggelar aksi unjuk rasa menyerukan masyarakat yang inklusif pada 13 Juli lalu, menjelang pemilihan anggota majelis tinggi (House of Councillors) Jepang yang akan digelar pada 20 Juli.

Aksi tersebut berlangsung di Distrik Kokurakita, Kota Kitakyushu. Para peserta aksi membawa papan bertuliskan pesan-pesan seperti “Menuju masyarakat yang tidak mengecualikan siapa pun.”

Dalam kampanye menjelang pemilu kali ini, partai populis sayap kanan Sanseito mempromosikan agenda “Japanese First” dan menyampaikan klaim bahwa peningkatan jumlah pekerja asing menghambat pertumbuhan upah bagi warga Jepang. Partai tersebut menyerukan pembatasan terhadap penerimaan tenaga kerja asing. Beberapa partai besar lainnya seperti Partai Demokrat Liberal (LDP), Partai Demokrat untuk Rakyat, Nippon Ishin (Japan Innovation Party), dan Partai Konservatif Jepang juga mengusung kebijakan pengetatan imigrasi.

Terkait maraknya agenda eksklusif dalam kampanye pemilu ini, Kentoku Maeda, seorang pengacara sekaligus ketua jaringan aksi damai tersebut, mengatakan kepada Mainichi Shimbun, “Semua ini dipicu oleh penyebaran informasi palsu dan rumor, seperti anggapan adanya ‘hak istimewa bagi orang asing’. Sangat dangkal dan tidak dapat diterima jika partai-partai berlomba dengan kebijakan eksklusi seperti sedang terpancing oleh isu ini.”

Sementara itu, Hiromi Suenaga, ketua serikat pekerja Union Kitakyushu yang mendukung para magang teknis asing, menyatakan, “Saya ingin masyarakat memahami kenyataan bahwa banyak pekerja asing bergaji rendah sebenarnya menopang kehidupan sehari-hari warga Jepang, terutama di sektor perawatan lansia dan konstruksi.”

Sc : mainichi 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

12 October 2026 - 10:10 WIB

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

12 October 2026 - 07:39 WIB

Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

9 October 2026 - 18:10 WIB

Trending on News