Menu

Dark Mode
Kastel Jepang Mulai Rapuh Dimakan Usia, Biaya Bangun Ulang Bisa Tembus Rp2 Triliun! Persona 4 Revival Resmi Diumumkan, Rilis Februari 2027 WNI di Yamanashi Jepang Ditangkap atas Dugaan Penusukan ke Rekan Kerja Sesama WNI Good Smile Company Umumkan Nendoroid Hideo Kojima Hiro Mashima Umumkan Manga Mini Seri Baru Fairy Tail Re:Fantasia Tokyo Pride 2026 Diikuti Ratusan Ribu Orang, Aktivis Desak Kesetaraan Pernikahan di Jepang

News

Jumlah Kelahiran di Jepang Anjlok Drastis, Bisa Tembus Rekor Terendah Sepanjang Sejarah!

badge-check


					Jumlah Kelahiran di Jepang Anjlok Drastis, Bisa Tembus Rekor Terendah Sepanjang Sejarah! Perbesar

Jumlah kelahiran di Jepang pada 2024 diperkirakan akan turun di bawah 700.000 untuk pertama kalinya, setelah data pemerintah yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan bahwa angka kelahiran pada paruh pertama tahun ini menurun 6,3 persen dari tahun sebelumnya menjadi 329.998.

Angka untuk enam bulan pertama tahun ini, yang tidak mencakup warga negara asing, mencerminkan tingkat kelahiran yang terus berada pada rekor terendah dalam beberapa tahun terakhir, karena semakin banyak orang memilih untuk tidak menikah atau menunda pernikahan dan memiliki anak.

Jumlah kematian pada paruh pertama tahun ini meningkat 1,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi 800.274, sehingga penurunan alami, yaitu jumlah kematian dikurangi kelahiran, mencapai 470.276, menurut data dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan.

Dengan populasinya yang menurun selama 15 tahun berturut-turut hingga 2023, Jepang menghadapi kekurangan tenaga kerja yang mengancam keberlanjutan sistem jaminan sosial, seperti layanan kesehatan dan pensiun, sementara layanan pemerintah daerah juga berisiko mengalami tekanan besar.

Pemerintah berupaya meningkatkan angka kelahiran dengan memperluas tunjangan anak dan menyediakan manfaat untuk cuti orang tua, di antara langkah-langkah lainnya, karena mereka menganggap periode hingga awal 2030-an sebagai “kesempatan terakhir” untuk membalikkan krisis angka kelahiran ini.

Pada paruh pertama 2023, angka kelahiran yang sebanding adalah 352.240, dengan total tahunan mencapai 727.277.

Data awal yang dirilis oleh kementerian pada bulan Agustus menunjukkan bahwa jumlah bayi yang lahir di Jepang, termasuk dari warga negara asing dan warga Jepang yang tinggal di luar negeri, turun 5,7 persen dari tahun sebelumnya menjadi 350.074 pada periode Januari hingga Juni.

Sc : japantoday

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kastel Jepang Mulai Rapuh Dimakan Usia, Biaya Bangun Ulang Bisa Tembus Rp2 Triliun!

9 June 2026 - 14:10 WIB

WNI di Yamanashi Jepang Ditangkap atas Dugaan Penusukan ke Rekan Kerja Sesama WNI

9 June 2026 - 10:10 WIB

Jepang Mulai Bahas Kemungkinan Ekspor Kapal Perusak Kelas Asagiri ke Indonesia

8 June 2026 - 10:10 WIB

Jepang Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat untuk Media Sosial Anak dan Remaja

3 June 2026 - 16:10 WIB

WNI Pemegang Visa Tokutei Ginou Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyimpan Jenazah Bayi di Apartemen

3 June 2026 - 15:10 WIB

Trending on News