Menu

Dark Mode
Festival Yosakoi Dimulai di Jepang, Ribuan Penari Tetap Semangat di Tengah Panas Bencana Tanah Longsor di Prefektur Nagano, Kemlu RI : Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban Pokémon dan YOSHIKI Donasikan Ratusan Juta Yen untuk Korban Gempa Kumamoto WNI Berusia 20 Tahun Dikabarkan Hilang dari Kapal di Perairan Jepang, Diduga Jatuh ke Laut Nagasaki Peringati 81 Tahun Bom Atom, Wali Kota: Senjata Nuklir Adalah Kejahatan Mutlak Jepang Mulai Lindungi Suara Seiyuu dari Penyalahgunaan AI

News

Jumlah Kelahiran di Jepang Anjlok Drastis, Bisa Tembus Rekor Terendah Sepanjang Sejarah!

badge-check


					Jumlah Kelahiran di Jepang Anjlok Drastis, Bisa Tembus Rekor Terendah Sepanjang Sejarah! Perbesar

Jumlah kelahiran di Jepang pada 2024 diperkirakan akan turun di bawah 700.000 untuk pertama kalinya, setelah data pemerintah yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan bahwa angka kelahiran pada paruh pertama tahun ini menurun 6,3 persen dari tahun sebelumnya menjadi 329.998.

Angka untuk enam bulan pertama tahun ini, yang tidak mencakup warga negara asing, mencerminkan tingkat kelahiran yang terus berada pada rekor terendah dalam beberapa tahun terakhir, karena semakin banyak orang memilih untuk tidak menikah atau menunda pernikahan dan memiliki anak.

Jumlah kematian pada paruh pertama tahun ini meningkat 1,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi 800.274, sehingga penurunan alami, yaitu jumlah kematian dikurangi kelahiran, mencapai 470.276, menurut data dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan.

Dengan populasinya yang menurun selama 15 tahun berturut-turut hingga 2023, Jepang menghadapi kekurangan tenaga kerja yang mengancam keberlanjutan sistem jaminan sosial, seperti layanan kesehatan dan pensiun, sementara layanan pemerintah daerah juga berisiko mengalami tekanan besar.

Pemerintah berupaya meningkatkan angka kelahiran dengan memperluas tunjangan anak dan menyediakan manfaat untuk cuti orang tua, di antara langkah-langkah lainnya, karena mereka menganggap periode hingga awal 2030-an sebagai “kesempatan terakhir” untuk membalikkan krisis angka kelahiran ini.

Pada paruh pertama 2023, angka kelahiran yang sebanding adalah 352.240, dengan total tahunan mencapai 727.277.

Data awal yang dirilis oleh kementerian pada bulan Agustus menunjukkan bahwa jumlah bayi yang lahir di Jepang, termasuk dari warga negara asing dan warga Jepang yang tinggal di luar negeri, turun 5,7 persen dari tahun sebelumnya menjadi 350.074 pada periode Januari hingga Juni.

Sc : japantoday

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Festival Yosakoi Dimulai di Jepang, Ribuan Penari Tetap Semangat di Tengah Panas

11 August 2026 - 18:10 WIB

Bencana Tanah Longsor di Prefektur Nagano, Kemlu RI : Belum Ada Laporan WNI Jadi Korban

11 August 2026 - 12:32 WIB

WNI Berusia 20 Tahun Dikabarkan Hilang dari Kapal di Perairan Jepang, Diduga Jatuh ke Laut

11 August 2026 - 11:30 WIB

Nagasaki Peringati 81 Tahun Bom Atom, Wali Kota: Senjata Nuklir Adalah Kejahatan Mutlak

11 August 2026 - 10:10 WIB

Jepang Mulai Lindungi Suara Seiyuu dari Penyalahgunaan AI

8 August 2026 - 19:51 WIB

Trending on News