Menu

Dark Mode
Kosakata Jepang untuk Tagihan & Pembayaran Imigrasi Bogor Tangkap 13 WN Jepang Diduga Terlibat Penipuan Daring di Sentul Warga Jepang Mulai Dievakuasi dari Teheran di Tengah Meningkatnya Serangan AS-Israel ke Iran Survei: 40% Keluarga Berpenghasilan Rendah di Jepang Berutang Demi Biaya Masuk Sekolah Anak Presiden Prabowo Berencana Akan Kunjungi Jepang Temui PM Takaichi Akhir Maret Rekor 4,5 Miliar Yen Uang Tunai Diserahkan ke Polisi Tokyo sebagai Barang Hilang pada 2025

Bahasa Jepang

Kalimat Negatif di Bahasa Jepang: Bukan Hanya ‘Janai’

badge-check


					Kalimat Negatif di Bahasa Jepang: Bukan Hanya ‘Janai’ Perbesar

Saat belajar bahasa Jepang, banyak orang mulai mengenal kalimat negatif dengan kata “janai” (じゃない), yang berarti “bukan” atau “tidak”. Tapi sebenarnya, bahasa Jepang punya berbagai cara untuk membentuk kalimat negatif, tergantung pada tingkat kesopanan, struktur kalimat, dan jenis kata yang digunakan. Yuk, kita bahas macam-macam bentuk negatif dalam bahasa Jepang!


🧩 1. じゃない (Janai) – Bentuk Kasual

Digunakan dalam percakapan sehari-hari yang santai.

Contoh:
これはおいしくない。
Kore wa oishikunai.
(Makanan ini tidak enak.)

Catatan:


🎓 2. じゃありません (Ja arimasen) – Bentuk Sopan

Versi lebih sopan dari “janai”, digunakan dalam situasi formal.

Contoh:
彼女は学生じゃありません。
Kanojo wa gakusei ja arimasen.
(Dia bukan murid.)


🧍‍♂️ 3. ではありません (Dewa arimasen) – Sopan dan Lebih Formal

Lebih kaku dari “ja arimasen”, sering digunakan dalam presentasi, pengumuman, atau berita.

Contoh:
これは本ではありません。
Kore wa hon dewa arimasen.
(Ini bukan buku.)


🧠 4. ~くない (~kunai) – Untuk I-Kata Sifat (い形容詞)

Digunakan untuk membuat bentuk negatif dari kata sifat berakhiran -i.

Contoh:
高くないです。
Takakunai desu.
(Tidak mahal.)


🧾 5. ~じゃない / ~ではない (~janai / ~dewa nai) – Untuk Na-Kata Sifat dan Kata Benda

Untuk na-kata sifat dan kata benda, gunakan bentuk ini:

Contoh:
静かじゃない (Shizuka janai) – Tidak tenang
友達ではない (Tomodachi dewa nai) – Bukan teman


6. ~ません (~masen) – Bentuk Negatif Kata Kerja (Formal)

Bentuk negatif sopan dari kata kerja.

Contoh:
食べません (tabemasen) – Tidak makan
行きません (ikimasen) – Tidak pergi


🪞 7. ~ない (~nai) – Bentuk Negatif Kata Kerja (Kasual)

Bentuk biasa/akrab dari negatif.

Contoh:
食べない (tabenai) – Tidak makan
行かない (ikanai) – Tidak pergi


8. Bentuk Negatif dengan Nuansa Khusus

  • なかった (Nakatta) – Bentuk lampau negatif
    見なかった (Minakatta) – Tidak melihat

  • わけではない (Wake de wa nai) – Bukan berarti…
    全部嫌いなわけではない。
    Zenbu kirai na wake de wa nai.
    (Bukan berarti aku benci semuanya.)

  • とも限らない (Tomo kagiranai) – Tidak selalu…
    高いからいいとも限らない。
    Takai kara ii tomo kagiranai.
    (Mahal belum tentu bagus.)


“Janai” hanyalah salah satu dari sekian banyak cara menyatakan penolakan atau ketidaksetujuan dalam bahasa Jepang. Dengan mengenali berbagai bentuk negatif, kamu bisa lebih fleksibel dalam menyesuaikan gaya bicara, dari yang kasual hingga formal. Coba latih penggunaannya sesuai konteks, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kosakata Jepang untuk Tagihan & Pembayaran

5 March 2026 - 17:10 WIB

Kosakata Jepang yang Dipakai di Resepsionis Hotel

25 February 2026 - 17:10 WIB

Kosakata Jepang untuk Tingkat Kematangan & Rasa

20 February 2026 - 07:07 WIB

Kata Jepang di Konbini yang Sering Bikin Orang Asing Bingung

19 February 2026 - 17:10 WIB

Kosakata Jepang yang Sering Didengar dari Pengumuman Stasiun

18 February 2026 - 19:10 WIB

Trending on Bahasa Jepang