Menu

Dark Mode
Season 2 Saga of Tanya the Evil Siap Tayang Tahun 2026, Rilis Teaser Baru Mulai April 2026, Orang Tua yang Cerai di Jepang Wajib Bayar Nafkah Anak ¥20.000 per Bulan Manga “SHION” Dapat Adaptasi Anime Mulai 1 Desember Pengadilan Tinggi Tokyo Putuskan Larangan Nikah Sesama Jenis Masih Sesuai Konstitusi Jepang Jumlah Petani Jepang Anjlok 25% dalam Lima Tahun, Picu Kekhawatiran Ketahanan Pangan Kadokawa Rilis Manga Baru “Tsukuru Niwa” Karya Mikanuji di Comic Newtype

Bahasa Jepang

Kalimat Negatif di Bahasa Jepang: Bukan Hanya ‘Janai’

badge-check


					Kalimat Negatif di Bahasa Jepang: Bukan Hanya ‘Janai’ Perbesar

Saat belajar bahasa Jepang, banyak orang mulai mengenal kalimat negatif dengan kata “janai” (じゃない), yang berarti “bukan” atau “tidak”. Tapi sebenarnya, bahasa Jepang punya berbagai cara untuk membentuk kalimat negatif, tergantung pada tingkat kesopanan, struktur kalimat, dan jenis kata yang digunakan. Yuk, kita bahas macam-macam bentuk negatif dalam bahasa Jepang!


🧩 1. じゃない (Janai) – Bentuk Kasual

Digunakan dalam percakapan sehari-hari yang santai.

Contoh:
これはおいしくない。
Kore wa oishikunai.
(Makanan ini tidak enak.)

Catatan:


🎓 2. じゃありません (Ja arimasen) – Bentuk Sopan

Versi lebih sopan dari “janai”, digunakan dalam situasi formal.

Contoh:
彼女は学生じゃありません。
Kanojo wa gakusei ja arimasen.
(Dia bukan murid.)


🧍‍♂️ 3. ではありません (Dewa arimasen) – Sopan dan Lebih Formal

Lebih kaku dari “ja arimasen”, sering digunakan dalam presentasi, pengumuman, atau berita.

Contoh:
これは本ではありません。
Kore wa hon dewa arimasen.
(Ini bukan buku.)


🧠 4. ~くない (~kunai) – Untuk I-Kata Sifat (い形容詞)

Digunakan untuk membuat bentuk negatif dari kata sifat berakhiran -i.

Contoh:
高くないです。
Takakunai desu.
(Tidak mahal.)


🧾 5. ~じゃない / ~ではない (~janai / ~dewa nai) – Untuk Na-Kata Sifat dan Kata Benda

Untuk na-kata sifat dan kata benda, gunakan bentuk ini:

Contoh:
静かじゃない (Shizuka janai) – Tidak tenang
友達ではない (Tomodachi dewa nai) – Bukan teman


6. ~ません (~masen) – Bentuk Negatif Kata Kerja (Formal)

Bentuk negatif sopan dari kata kerja.

Contoh:
食べません (tabemasen) – Tidak makan
行きません (ikimasen) – Tidak pergi


🪞 7. ~ない (~nai) – Bentuk Negatif Kata Kerja (Kasual)

Bentuk biasa/akrab dari negatif.

Contoh:
食べない (tabenai) – Tidak makan
行かない (ikanai) – Tidak pergi


8. Bentuk Negatif dengan Nuansa Khusus

  • なかった (Nakatta) – Bentuk lampau negatif
    見なかった (Minakatta) – Tidak melihat

  • わけではない (Wake de wa nai) – Bukan berarti…
    全部嫌いなわけではない。
    Zenbu kirai na wake de wa nai.
    (Bukan berarti aku benci semuanya.)

  • とも限らない (Tomo kagiranai) – Tidak selalu…
    高いからいいとも限らない。
    Takai kara ii tomo kagiranai.
    (Mahal belum tentu bagus.)


“Janai” hanyalah salah satu dari sekian banyak cara menyatakan penolakan atau ketidaksetujuan dalam bahasa Jepang. Dengan mengenali berbagai bentuk negatif, kamu bisa lebih fleksibel dalam menyesuaikan gaya bicara, dari yang kasual hingga formal. Coba latih penggunaannya sesuai konteks, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bahasa Jepang untuk Dunia Kendaraan Bekas: Siap Belanja Mobil & Motor Second di Jepang!

22 November 2025 - 17:45 WIB

Bahasa Jepang Saat Membuka Rekening Bank di Jepang

21 November 2025 - 16:10 WIB

Bahasa Jepang Saat Mengikuti Event Idol & Handshake Event

20 November 2025 - 12:30 WIB

Ungkapan Jepang untuk Menyapa Tetangga

20 November 2025 - 06:16 WIB

Frasa Jepang untuk Minta Diskon atau Tawaran Promo

18 November 2025 - 13:30 WIB

Trending on Bahasa Jepang