Menu

Dark Mode
Kenapa Banyak Orang Indonesia Sakit Saat Winter di Jepang? Bandai Spirits Umumkan Model Kit Patlabor EZY, Anime Baru Debut dalam Format Film Mulai Mei 2026 Kosakata Jepang Saat Mau Bilang “Mungkin Lain Kali” GAME FREAK Umumkan Beast of Reincarnation, Action RPG Berlatar Jepang Pasca-Apokaliptik, Rilis Musim Panas Ini Pria Ditangkap Karena Diduga Membunuh Mantan Pacar Hamil di Ibaraki Nintendo Umumkan Super Mario Bros. Wonder Nintendo Switch 2 Edition, Rilis 26 Maret dengan Karakter dan Mode Baru

News

KBRI Tokyo Pastikan WNI di Hokkaido, Aomori, dan Iwate Selamat Pascagempa 7,5 di Jepang

badge-check


					KBRI Tokyo Pastikan WNI di Hokkaido, Aomori, dan Iwate Selamat Pascagempa 7,5 di Jepang Perbesar

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo memastikan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah timur laut Jepang dalam keadaan selamat setelah gempa bumi bermagnitudo 7,5 mengguncang kawasan tersebut pada Senin (8/12/2025) malam pukul 23.15 waktu setempat.

Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Tokyo, Muhammad Al Aula, mengatakan pihaknya langsung melakukan komunikasi beberapa menit setelah gempa terjadi. Melalui jaringan komunitas Indonesia di berbagai daerah, KBRI menerima laporan bahwa WNI di Hokkaido, Aomori, dan Iwate tidak mengalami dampak yang membahayakan. Hingga Selasa (9/12/2025) pukul 17.00 JST, seluruh WNI dilaporkan aman.

Sejak gempa terjadi, KBRI Tokyo menghubungi simpul-simpul masyarakat Indonesia di daerah terdampak untuk memantau kondisi para WNI secara langsung. Pemantauan mencakup kondisi pribadi, situasi lingkungan sekitar, keamanan tempat tinggal, jalur evakuasi menuju lokasi aman, hingga ketersediaan makanan. Berdasarkan laporan terbaru, aktivitas WNI di ketiga prefektur tersebut sudah kembali normal.

Berdasarkan data akhir 2024, terdapat sekitar 1.000 WNI di Prefektur Aomori, 1.500 di Iwate, dan sekitar 8.000 di Hokkaido. Secara keseluruhan, jumlah WNI di wilayah yang terdampak gempa mencapai sekitar 11 ribu orang. Hingga saat ini, KBRI Tokyo belum menerima laporan adanya kebutuhan evakuasi maupun bantuan mendesak dari para WNI.

Al Aula menjelaskan bahwa KBRI Tokyo bersama KJRI Osaka selama ini aktif bekerja sama dengan otoritas setempat dalam upaya mitigasi bencana, termasuk pelatihan dan komunikasi rutin hingga tingkat kecamatan. Jepang sendiri memiliki sistem mitigasi bencana yang sudah mapan, mengingat negara tersebut kerap mengalami gempa bumi.

Sebagai langkah antisipatif, KBRI Tokyo mengimbau seluruh WNI agar tetap tenang namun waspada. Masyarakat diminta mengikuti informasi dari media resmi Jepang, memahami rute evakuasi, menyiapkan tas darurat, serta memastikan dokumen penting dan uang tunai selalu tersedia. Perwakilan RI juga meminta WNI melakukan Lapor Diri melalui situs www.peduliwni.kemlu.go.id agar penanganan dan perlindungan dapat dilakukan lebih efektif.

Dalam kondisi darurat, WNI dapat menghubungi hotline KBRI Tokyo di +81-80-3506-8612 atau +81-80-4940-7419, serta hotline KJRI Osaka di +81-80-3113-1003.

Sc : KBRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pria Ditangkap Karena Diduga Membunuh Mantan Pacar Hamil di Ibaraki

23 January 2026 - 15:10 WIB

Siswa Kejuruan Asal Indonesia Ditangkap Polisi Takamatsu, Jepang atas Dugaan Pemerkosaan

23 January 2026 - 12:10 WIB

Rencana Pemotongan Pajak Makanan PM Sanae Takaichi Picu Kekhawatiran Menurunnya Pendapatan Negara Jepang

23 January 2026 - 10:10 WIB

Kereta Shinkansen Tambahan Beroperasi Setelah Penerbangan Dibatalkan Akibat Salju Tebal

23 January 2026 - 07:10 WIB

Jepang untuk Pertama Kalinya Beri Dukungan Pengisian Bahan Bakar Pesawat Militer Korea Selatan, Sinyal Menguatnya Kerja Sama Pertahanan

22 January 2026 - 14:10 WIB

Trending on News