Menu

Dark Mode
Distrik di Tokyo Pasang Kamera AI Pengenal Wajah untuk Cari Anak dan Lansia Hilang, Picu Kekhawatiran Privasi Populasi Rusa di Taman Nara Pecahkan Rekor, Wisatawan Diminta Jangan Sembarangan Memberi Makan Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun

News

Nissan Merugi 9,3 Miliar Yen, Akan PHK Sekitar 9,000 Pekerja

badge-check


					Nissan Merugi 9,3 Miliar Yen, Akan PHK Sekitar 9,000 Pekerja Perbesar

Nissan melaporkan kerugian 9,3 miliar yen (sekitar $60 juta) untuk kuartal fiskal terakhir karena penurunan penjualan kendaraan, sementara biaya produksi dan inventaris membengkak. Kondisi ini mendorong produsen mobil asal Jepang tersebut untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 9.000 karyawan atau sekitar 6% dari total lebih dari 133.000 pekerjanya, serta memotong kapasitas produksi global sebanyak 20%.

CEO Nissan, Makoto Uchida, juga mengumumkan bahwa ia akan mengambil pemotongan gaji sebesar 50% sebagai bentuk tanggung jawab atas hasil yang mengecewakan ini, sembari berjanji bahwa perbaikan akan segera dilakukan. Uchida tidak merinci wilayah mana saja yang akan terdampak pemotongan karyawan, namun ia menekankan bahwa Nissan akan melakukan restrukturisasi untuk menjadi lebih ramping dan tahan terhadap tantangan pasar global.

Penurunan penjualan terjadi di berbagai wilayah, termasuk pasar AS yang didominasi oleh produsen seperti Ford, Toyota, dan Tesla. Penjualan kuartalan Nissan turun menjadi 2,9 triliun yen ($19 miliar) dari 3,1 triliun yen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan penjualan untuk paruh pertama fiskal mencapai 5,98 triliun yen ($39 miliar), turun 1% dari tahun lalu, dengan laba menurun tajam menjadi 19,2 miliar yen ($124 juta) dibandingkan 296,2 miliar yen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Selain itu, Nissan juga menurunkan perkiraan pendapatan tahunan untuk tahun fiskal hingga Maret 2025 menjadi 12,7 triliun yen ($82 miliar) dari proyeksi sebelumnya sebesar 14 triliun yen ($91 miliar). Target penjualan kendaraan tahunan juga diturunkan menjadi 3,4 juta unit dari 3,65 juta unit.

Untuk mempercepat pemulihan, Nissan akan menunjuk seorang Chief Performance Officer yang bertanggung jawab atas pengambilan keputusan terkait strategi pemulihan, mulai bulan depan.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Distrik di Tokyo Pasang Kamera AI Pengenal Wajah untuk Cari Anak dan Lansia Hilang, Picu Kekhawatiran Privasi

18 July 2026 - 12:10 WIB

Populasi Rusa di Taman Nara Pecahkan Rekor, Wisatawan Diminta Jangan Sembarangan Memberi Makan

18 July 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka

16 July 2026 - 17:10 WIB

Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂

16 July 2026 - 13:10 WIB

Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun

16 July 2026 - 12:10 WIB

Trending on News