Menu ✖

Dark Mode
Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November Anime Naruto Akan Crossover dengan Ninku, Manga Ninja yang Menginspirasi Masashi Kishimoto Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

News

Pasangan Suami Istri di Osaka Diduga Jual Beras Impor Sebagai Produk Jepang, Total Penjualan Capai 100 Juta Yen

badge-check


					pict by : japantimes Perbesar

pict by : japantimes

Polisi Prefektur Osaka mengumumkan pada 1 Desember bahwa sepasang suami istri di Prefektur Osaka, yang sebelumnya telah didakwa atas upaya menyelundupkan beras dari Vietnam ke Jepang, kini kembali dilimpahkan ke kejaksaan atas tuduhan menjual beras impor secara curang dengan mengklaimnya sebagai beras produksi Jepang.

Di tengah meningkatnya harga beras domestik akibat kelangkaan, pasangan tersebut — seorang perempuan Vietnam yang menjalankan perusahaan ekspor-impor makanan Frechi di Kota Higashiosaka dan suami Jepangnya — diduga menjual hampir 300 ton beras yang diberi label palsu, menghasilkan lebih dari 100 juta yen (sekitar Rp 10,2 miliar) dalam penjualan.

Pemilik perusahaan, Tran Thi Thu Huyen (37), dan suaminya yang bekerja secara mandiri, Tomoyuki Takeshige (47), sebelumnya ditangkap dan didakwa pada Oktober karena diduga mencoba menyelundupkan sekitar 45 ton beras dari Vietnam dengan menyamarkannya sebagai kacang hijau.

Dalam dakwaan tambahan ini, pasangan tersebut diduga bekerja sama dengan individu yang tidak diidentifikasi di Vietnam untuk menjual sekitar 8 ton beras impor ilegal sebagai beras domestik kepada empat toko makanan yang terkait komunitas Vietnam di Prefektur Aichi, Hyogo, dan Yamanashi, sehingga menipu mereka sebesar 4,98 juta yen (sekitar Rp 510 juta).

Polisi juga menambahkan pelanggaran terhadap undang-undang ketertelusuran beras, karena pasangan itu diduga memalsukan informasi asal-usul beras pada dokumen penjualan.

Sc  : Mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Trailer Final Godzilla Minus Zero Dirilis, Tayang di Jepang pada 3 November

12 October 2026 - 17:10 WIB

Kawasaki Heavy Industries Targetkan Penjualan Bisnis Pertahanan Tembus 1 Triliun Yen pada 2030-an

12 October 2026 - 12:10 WIB

Unik! Bus Wisata Sushi di Tokyo Sajikan Sushi Berjalan dengan Conveyor Belt

12 October 2026 - 10:10 WIB

Kebugaran Fisik Perempuan Jepang Usia 30–40 Tahun Terus Menurun dalam 25 Tahun Terakhir

12 October 2026 - 07:39 WIB

Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

9 October 2026 - 18:10 WIB

Trending on News