Menu

Dark Mode
Jun Matsumoto Resmi Bergabung di Live-Action Chiruran: Shinsengumi Requiem, Tayang Maret Cara Memilih Lokasi Hotel Jepang yang Benar-benar Strategis Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini Kata Jepang di Konbini yang Sering Bikin Orang Asing Bingung Anime Orisinal Candy Caries Ungkap Teaser Kedua, Daftar Pengisi Suara, dan Jadwal Tayang April Jepang Longgarkan Kuota Mahasiswa Asing, Tiga Universitas Top Dapat Izin Khusus

News

Perubahan Besar pada Program Pemagang Asing di Jepang, Kini Bisa Pindah Kerja jika Mengalami Pelecehan dan Kondisi Buruk di Tempat Kerja

badge-check


					Perubahan Besar pada Program Pemagang Asing di Jepang, Kini Bisa Pindah Kerja jika Mengalami Pelecehan dan Kondisi Buruk di Tempat Kerja Perbesar

Jepang merevisi pedoman program pelatihan kerja asing pada Jumat lalu, mengizinkan peserta pelatihan yang mengalami pelecehan atau kondisi kerja buruk untuk pindah tempat kerja. Langkah ini diambil setelah meningkatnya kasus peserta pelatihan yang berhenti mendadak karena kondisi kerja yang tidak layak.

Sebelumnya, aturan melarang peserta pelatihan berpindah pekerjaan selama tiga tahun pertama, namun dengan jumlah peserta yang kabur mencapai rekor 9.753 pada tahun 2023, pedoman ini diubah. Kini, peserta diizinkan pindah kerja jika mengalami pelecehan, pelecehan seksual, atau pelanggaran hukum berat di tempat kerja mereka, termasuk pelanggaran kontrak.

Peraturan baru ini juga memungkinkan rekan kerja yang menyaksikan pelecehan untuk pindah serta memberikan kesempatan kerja paruh waktu hingga 28 jam per minggu bagi peserta yang perlu biaya hidup selama masa transisi. Selain itu, bagi peserta yang sulit menemukan tempat kerja baru dan ingin mengalihkan statusnya ke visa pekerja spesifik, mereka dapat bekerja sementara dengan visa aktivitas khusus sampai mereka lulus ujian untuk perubahan tersebut.

Program pelatihan kerja ini, yang mulai berlaku sejak 1993, sering dikritik sebagai upaya Jepang untuk merekrut tenaga kerja murah. Sebagai pembaruan, pemerintah Jepang merencanakan sistem baru pada 2027 yang memungkinkan perpindahan kerja setelah satu atau dua tahun bekerja di tempat yang sama.

Sc : kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Survei: Hampir 80% Pelajar SMP–SMA di Jepang Gunakan ChatGPT dan Gemini

19 February 2026 - 18:10 WIB

Jepang Longgarkan Kuota Mahasiswa Asing, Tiga Universitas Top Dapat Izin Khusus

19 February 2026 - 15:10 WIB

Prefektur Kagawa Gandeng Nvidia, Dorong Pemanfaatan AI dan Pembangunan Data Center

19 February 2026 - 13:10 WIB

PM Sanae Takaichi Targetkan Penangguhan Pajak Konsumsi Makanan Selama Dua Tahun

19 February 2026 - 11:10 WIB

Jenazah Diduga Tiga Korban Helikopter Wisata Jatuh di Gunung Aso Ditemukan

19 February 2026 - 10:10 WIB

Trending on News