Menu

Dark Mode
My Hero Academia Resmi Tamat Setelah Hampir Satu Dekade, Menutup Kisah Deku dengan Seruan “PLUS ULTRA” Jizō-sama: Penjaga Sunyi Anak-Anak dan Orang yang Melintas di Jalanan Jepang Film Terbaru Crayon Shin-chan Bertema Yōkai Siap Tayang Musim Panas 2026 Cara Membawa Perlengkapan Sholat & Makanan Halal dari Indonesia ke Jepang Cara Mengatakan “Aku Nggak Yakin” dalam Banyak Nuansa Bahasa Jepang Manga Psyren Akhirnya Dapat Adaptasi Anime, Tayang 2026

News

PM Shigeru Ishiba Fokus pada Kenaikan Upah untuk Mengatasi Inflasi

badge-check


					PM Shigeru Ishiba Fokus pada Kenaikan Upah untuk Mengatasi Inflasi Perbesar

Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, berencana menyoroti strategi peningkatan upah sebagai kunci utama dalam kebijakannya untuk memulihkan perekonomian Jepang. Hal ini akan disampaikan dalam pidato kebijakan di parlemen pada akhir pekan ini, menurut sumber pemerintah.

Fokus pada Kenaikan Upah dan Desentralisasi Ekonomi

Dalam pidatonya, Ishiba akan berjanji untuk mengubah ekspektasi masyarakat yang rendah terhadap pertumbuhan pendapatan, sekaligus mendorong perusahaan Jepang untuk melanjutkan momentum kenaikan upah yang terlihat tahun lalu. Ia juga akan menekankan pentingnya memaksimalkan potensi daerah untuk membangun ekonomi yang lebih terdesentralisasi.

Langkah ini sejalan dengan prioritas Ishiba untuk revitalisasi regional, menjelang pemilihan Majelis Tinggi musim panas mendatang.

Kerja Sama dengan Oposisi

Dengan posisinya sebagai pemimpin koalisi Partai Demokrat Liberal (LDP) dan Komeito yang tidak menguasai Majelis Rendah, Ishiba akan berupaya memperoleh dukungan dari partai oposisi untuk meloloskan anggaran dan undang-undang.

Kenaikan Upah Minimum Nasional

Sebagai respons terhadap kenaikan harga barang kebutuhan pokok yang memberatkan anggaran rumah tangga, Ishiba akan berkomitmen untuk terus meningkatkan rata-rata upah minimum nasional menjadi 1.500 yen per jam pada akhir 2020-an, dari lebih dari 1.000 yen saat ini.

Konteks Kenaikan Upah di Jepang

Tahun lalu, perusahaan Jepang menawarkan kenaikan upah rata-rata terbesar dalam tiga dekade selama negosiasi tahunan. Namun, peningkatan ini belum cukup untuk mengimbangi inflasi, yang terus menekan anggaran keluarga.

Dengan langkah ini, PM Ishiba berharap tidak hanya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahannya, tetapi juga menciptakan fondasi ekonomi yang lebih kuat dan merata bagi seluruh Jepang.

Sc : MS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gempa 7,5 Magnitudo Jadi Peringatan: Turis Asing di Jepang Tak Tahu Prosedur Evakuasi

15 December 2025 - 12:30 WIB

Dua Orang Ditusuk di Area Gedung Hiburan Idol HKT48, Fukuoka Jepang

15 December 2025 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Anggaran Pertahanan Hampir Rp900 Triliun, Termasuk Rudal Jarak Jauh dan Drone

13 December 2025 - 12:10 WIB

BOJ Bersiap Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 30 Tahun di Tengah Inflasi Berkepanjangan

13 December 2025 - 11:10 WIB

Kanji “Kuma” Dipilih Jadi Kanji Tahun 2025 Karena Maraknya Kasus Serangan Beruang

13 December 2025 - 10:10 WIB

Trending on News