Menu

Dark Mode
Terminal 1 Haneda Diperluas Seiring Meningkatnya Aktivitas Penerbangan Polisi Gerebek Petinggi Yakuza yang Sedang Berduaan di Hotel Bareng Aktris JAV Mulai November 2026, Sistem Tax Free Jepang Berubah: Wisatawan Harus Bayar Pajak Dulu WN Taiwan Ditangkap di Jepang, Diduga Merusak Batu Peninggalan di Kuil Nara Jepang Lanjutkan Subsidi BBM, Harga Dijaga Sekitar ¥170 per Liter SCANDAL Umumkan Akan Bubar pada 2027

News

PM Shigeru Ishiba Fokus pada Kenaikan Upah untuk Mengatasi Inflasi

badge-check


					PM Shigeru Ishiba Fokus pada Kenaikan Upah untuk Mengatasi Inflasi Perbesar

Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, berencana menyoroti strategi peningkatan upah sebagai kunci utama dalam kebijakannya untuk memulihkan perekonomian Jepang. Hal ini akan disampaikan dalam pidato kebijakan di parlemen pada akhir pekan ini, menurut sumber pemerintah.

Fokus pada Kenaikan Upah dan Desentralisasi Ekonomi

Dalam pidatonya, Ishiba akan berjanji untuk mengubah ekspektasi masyarakat yang rendah terhadap pertumbuhan pendapatan, sekaligus mendorong perusahaan Jepang untuk melanjutkan momentum kenaikan upah yang terlihat tahun lalu. Ia juga akan menekankan pentingnya memaksimalkan potensi daerah untuk membangun ekonomi yang lebih terdesentralisasi.

Langkah ini sejalan dengan prioritas Ishiba untuk revitalisasi regional, menjelang pemilihan Majelis Tinggi musim panas mendatang.

Kerja Sama dengan Oposisi

Dengan posisinya sebagai pemimpin koalisi Partai Demokrat Liberal (LDP) dan Komeito yang tidak menguasai Majelis Rendah, Ishiba akan berupaya memperoleh dukungan dari partai oposisi untuk meloloskan anggaran dan undang-undang.

Kenaikan Upah Minimum Nasional

Sebagai respons terhadap kenaikan harga barang kebutuhan pokok yang memberatkan anggaran rumah tangga, Ishiba akan berkomitmen untuk terus meningkatkan rata-rata upah minimum nasional menjadi 1.500 yen per jam pada akhir 2020-an, dari lebih dari 1.000 yen saat ini.

Konteks Kenaikan Upah di Jepang

Tahun lalu, perusahaan Jepang menawarkan kenaikan upah rata-rata terbesar dalam tiga dekade selama negosiasi tahunan. Namun, peningkatan ini belum cukup untuk mengimbangi inflasi, yang terus menekan anggaran keluarga.

Dengan langkah ini, PM Ishiba berharap tidak hanya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahannya, tetapi juga menciptakan fondasi ekonomi yang lebih kuat dan merata bagi seluruh Jepang.

Sc : MS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Terminal 1 Haneda Diperluas Seiring Meningkatnya Aktivitas Penerbangan

26 August 2026 - 18:10 WIB

Polisi Gerebek Petinggi Yakuza yang Sedang Berduaan di Hotel Bareng Aktris JAV

26 August 2026 - 16:14 WIB

Mulai November 2026, Sistem Tax Free Jepang Berubah: Wisatawan Harus Bayar Pajak Dulu

26 August 2026 - 16:14 WIB

WN Taiwan Ditangkap di Jepang, Diduga Merusak Batu Peninggalan di Kuil Nara

26 August 2026 - 12:10 WIB

Jepang Lanjutkan Subsidi BBM, Harga Dijaga Sekitar ¥170 per Liter

26 August 2026 - 10:10 WIB

Trending on News