Menu

Dark Mode
Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan Witch and Mercenary” Resmi Jadi Anime, Tayang 2027 di TV Jepang Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang Studio KAI Dilaporkan Alami Kondisi Insolvensi Usai Catat Rugi Besar di Tahun Fiskal 2025 Jepang Batasi Power Bank di Pesawat, Maksimal 2 Unit per Penumpang Jepang Hentikan Sementara Visa Pekerja Asing di Sektor Restoran, Kuota Hampir Penuh

News

PM Shigeru Ishiba Fokus pada Kenaikan Upah untuk Mengatasi Inflasi

badge-check


					PM Shigeru Ishiba Fokus pada Kenaikan Upah untuk Mengatasi Inflasi Perbesar

Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, berencana menyoroti strategi peningkatan upah sebagai kunci utama dalam kebijakannya untuk memulihkan perekonomian Jepang. Hal ini akan disampaikan dalam pidato kebijakan di parlemen pada akhir pekan ini, menurut sumber pemerintah.

Fokus pada Kenaikan Upah dan Desentralisasi Ekonomi

Dalam pidatonya, Ishiba akan berjanji untuk mengubah ekspektasi masyarakat yang rendah terhadap pertumbuhan pendapatan, sekaligus mendorong perusahaan Jepang untuk melanjutkan momentum kenaikan upah yang terlihat tahun lalu. Ia juga akan menekankan pentingnya memaksimalkan potensi daerah untuk membangun ekonomi yang lebih terdesentralisasi.

Langkah ini sejalan dengan prioritas Ishiba untuk revitalisasi regional, menjelang pemilihan Majelis Tinggi musim panas mendatang.

Kerja Sama dengan Oposisi

Dengan posisinya sebagai pemimpin koalisi Partai Demokrat Liberal (LDP) dan Komeito yang tidak menguasai Majelis Rendah, Ishiba akan berupaya memperoleh dukungan dari partai oposisi untuk meloloskan anggaran dan undang-undang.

Kenaikan Upah Minimum Nasional

Sebagai respons terhadap kenaikan harga barang kebutuhan pokok yang memberatkan anggaran rumah tangga, Ishiba akan berkomitmen untuk terus meningkatkan rata-rata upah minimum nasional menjadi 1.500 yen per jam pada akhir 2020-an, dari lebih dari 1.000 yen saat ini.

Konteks Kenaikan Upah di Jepang

Tahun lalu, perusahaan Jepang menawarkan kenaikan upah rata-rata terbesar dalam tiga dekade selama negosiasi tahunan. Namun, peningkatan ini belum cukup untuk mengimbangi inflasi, yang terus menekan anggaran keluarga.

Dengan langkah ini, PM Ishiba berharap tidak hanya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahannya, tetapi juga menciptakan fondasi ekonomi yang lebih kuat dan merata bagi seluruh Jepang.

Sc : MS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

16 April 2026 - 11:10 WIB

Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang

16 April 2026 - 06:44 WIB

Jepang Batasi Power Bank di Pesawat, Maksimal 2 Unit per Penumpang

15 April 2026 - 12:10 WIB

Jepang Hentikan Sementara Visa Pekerja Asing di Sektor Restoran, Kuota Hampir Penuh

15 April 2026 - 12:10 WIB

Nissan Targetkan 90% Mobil Baru Pakai AI Autonomus, Siapkan Perombakan Besar Hingga 2030

15 April 2026 - 10:10 WIB

Trending on News