Polisi Jepang menangkap tujuh pria, termasuk anggota kelompok Yamaguchi-gumi, atas dugaan merampok koper berisi uang tunai sekitar 420 juta yen (sekitar 2,6 juta dolar AS) di kawasan Ueno, Tokyo, pada Januari lalu.
Salah satu tersangka adalah Jinryu Kano (21), seorang anggota eksekutif dari salah satu faksi Yamaguchi-gumi, yang merupakan salah satu sindikat kejahatan terbesar di Jepang. Polisi menyebut Kano dan enam tersangka lainnya diduga bersekongkol dengan beberapa orang lain untuk melakukan perampokan terhadap para korban, termasuk seorang pria asal China berusia sekitar 40 tahun.
Menurut penyelidikan, para pelaku menyemprot korban dengan semprotan merica (pepper spray) sebelum membawa kabur tiga koper berisi uang tunai pada malam 29 Januari.
Penyidik juga tengah menelusuri kemungkinan hubungan kasus ini dengan dua insiden serupa yang terjadi tak lama setelahnya di Haneda Airport di Tokyo serta di Hong Kong.
Beberapa jam setelah kejadian di Ueno, empat pria yang membawa 190 juta yen diserang oleh kelompok lain yang terdiri dari empat orang di Bandara Haneda. Namun dalam insiden tersebut tidak ada uang yang berhasil dirampas.
Dua kurir dari kelompok itu kemudian terbang ke Hong Kong. Di sana, tas berisi sekitar 51 juta yen dicuri dari mereka di luar sebuah tempat penukaran mata uang. Kasus di Hong Kong tersebut telah menyeret empat orang ke proses hukum.
Sc : mainichi








