Menu

Dark Mode
Hiro Mashima Umumkan Manga Mini Seri Baru Fairy Tail Re:Fantasia Tokyo Pride 2026 Diikuti Ratusan Ribu Orang, Aktivis Desak Kesetaraan Pernikahan di Jepang Square Enix Umumkan Final Fantasy VII Revelation, Rilis Serentak di Semua Platform pada Musim Semi 2027 Bandai Namco Umumkan Game Baru Gundam Rogue Orbit, Rilis pada 2027 Jepang Mulai Bahas Kemungkinan Ekspor Kapal Perusak Kelas Asagiri ke Indonesia Onimusha: Way of the Sword Akan Rilis September, Demo Sudah Bisa Dicoba

News

Proyek Apartemen untuk Warga Asing di Jepang Dibatalkan Usai Gelombang Penolakan

badge-check


					Proyek Apartemen untuk Warga Asing di Jepang Dibatalkan Usai Gelombang Penolakan Perbesar

Sebuah rencana pembangunan apartemen di Asakura resmi dibatalkan setelah menuai penolakan dari warga serta kampanye besar-besaran di media sosial.

Proyek tersebut sebelumnya dirancang dengan perkiraan mayoritas penghuni berasal dari luar Jepang sekitar 40% dari China, serta 40% lainnya dari Hong Kong dan Taiwan. Awalnya, reaksi masyarakat relatif tenang, namun sejak musim gugur tahun lalu, penolakan mulai meluas dan menjadi viral di internet, terutama dengan narasi anti-imigrasi.

Menurut pihak pemerintah kota, pemilik lahan memutuskan pada 14 April untuk mengkaji ulang seluruh rencana proyek (“kembali ke tahap awal”), dan keputusan itu diterima oleh pengembang. Pemerintah kota sendiri baru diberi tahu pada hari Senin.

Sebelumnya, pada Oktober, pengembang sempat mencoba meredakan kekhawatiran warga dengan menyatakan bahwa unit apartemen akan dijual tanpa memandang kewarganegaraan. Namun, pemilik lahan akhirnya ragu untuk melanjutkan penyediaan lokasi proyek.

Pada Desember lalu, sekitar 60 orang menggelar aksi demonstrasi di pusat kota dengan membawa bendera Jepang dan menyerukan slogan seperti “kota harus melindungi keamanan warganya.” Menariknya, hanya sekitar sepertiga peserta aksi merupakan warga lokal, sementara sisanya datang dari luar daerah.

Salah satu penggerak aksi mengaku sengaja memanfaatkan media sosial agar isu ini menjadi viral dan menarik perhatian nasional.

Di sisi lain, pihak yang dekat dengan pemerintah kota menyayangkan situasi ini, karena kota tersebut kini dianggap menjadi sasaran utama kelompok yang menolak imigrasi di Jepang.

Kasus ini menunjukkan bagaimana isu pendatang asing bisa dengan cepat memicu perdebatan besar, terutama ketika melibatkan persepsi keamanan dan identitas lokal.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Mulai Bahas Kemungkinan Ekspor Kapal Perusak Kelas Asagiri ke Indonesia

8 June 2026 - 10:10 WIB

Jepang Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat untuk Media Sosial Anak dan Remaja

3 June 2026 - 16:10 WIB

WNI Pemegang Visa Tokutei Ginou Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyimpan Jenazah Bayi di Apartemen

3 June 2026 - 15:10 WIB

Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah

3 June 2026 - 12:10 WIB

Topan Jangmi Mendarat di Prefektur Wakayama, Jepang Keluarkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi

3 June 2026 - 10:10 WIB

Trending on News