Seorang wanita berusia 49 tahun ditangkap polisi di Prefektur Ibaraki, Jepang, setelah diduga menjahit bibir seorang wanita yang tinggal serumah dengannya hingga korban mengalami luka.
Tersangka bernama Masae Sakurai, yang mengaku bekerja paruh waktu dan tinggal di Kota Koga. Ia diduga menjahit bibir korban yang berusia 42 tahun menggunakan jarum dan benang di rumahnya pada 29 Juni.
Korban diketahui telah tinggal bersama Sakurai sejak sekitar April 2025. Kepada polisi, korban mengaku selama ini terlalu takut untuk melarikan diri sebelum akhirnya berhasil kabur setelah kejadian tersebut.
Pada 30 Juni sekitar pukul 13.30 waktu setempat, korban melarikan diri ke sebuah toko di dekat lokasi sambil membawa secarik kertas berisi permintaan tolong. Pegawai toko kemudian segera menghubungi polisi.
Hingga saat ini, polisi belum mengungkap apakah Sakurai mengakui tuduhan tersebut.
Polisi juga menduga ada orang lain yang berada di dalam rumah saat kejadian berlangsung dan kini masih menyelidiki keterlibatan mereka.
Seorang pria berusia 54 tahun yang mengenal Sakurai mengaku pernah mengunjungi rumah tersebut pada November tahun lalu. Ia mengatakan melihat dua atau tiga perempuan serta seorang laki-laki yang diperkirakan masih berusia SMP atau SMA berada di dalam rumah.
Sementara itu, mantan rekan kerja Sakurai mengatakan bahwa sekitar tiga tahun lalu ia pernah mendengar Sakurai menampung perempuan-perempuan yang tidak memiliki tempat tinggal setelah berselisih dengan orang tua mereka.
Polisi masih terus menyelidiki motif kejadian serta kondisi para penghuni lain yang tinggal di rumah tersebut.
Sc : KN








