Menu

Dark Mode
Rekor 4,5 Miliar Yen Uang Tunai Diserahkan ke Polisi Tokyo sebagai Barang Hilang pada 2025 One Piece Tembus 600 Juta Kopi di Seluruh Dunia, Rayakan dengan Proyek Film Spesial Jepang Siapkan Panduan Tarif Ganda di Fasilitas Wisata Publik untuk Atasi Overtourism Listrik Padam, Layanan Shinkansen Tokyo–Sendai Dihentikan PM Sanae Takaichi: Jepang Miliki Cadangan Minyak 254 Hari di Tengah Penutupan Selat Hormuz Presiden dan Pendiri Kyoto Animation Hideaki Hatta Meninggal Dunia di Usia 76 Tahun

Teknologi

SoftBank Kembangkan Aplikasi SureTalk, Ubah Bahasa Isyarat Jadi Teks

badge-check


					SoftBank Kembangkan Aplikasi SureTalk, Ubah Bahasa Isyarat Jadi Teks Perbesar

Raksasa telekomunikasi SoftBank Corp. bekerja sama dengan Universitas Elektro-Komunikasi di Tokyo untuk menyempurnakan aplikasi SureTalk, yang mampu mengonversi gerakan bahasa isyarat menjadi teks.

Ketika seseorang menggunakan bahasa isyarat di depan kamera, aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) ini mengenali gerakan rangka tubuh untuk memilih kata-kata dari basis datanya.

Aplikasi ini juga menambahkan partikel dan elemen lain yang diperlukan agar teks yang ditampilkan lebih alami. Sementara itu, kata-kata yang diucapkan oleh orang tanpa gangguan pendengaran akan muncul sebagai teks.

“Gerakan bahasa isyarat bisa besar atau kecil tergantung pembicaranya. Oleh karena itu, penting untuk memasukkan banyak pola ke dalam AI,” ujar Shusei Komatsu, 33 tahun, karyawan SoftBank yang mengembangkan aplikasi ini.

Komatsu sendiri mengalami gangguan pendengaran sejak lahir. Menurutnya, setiap kata dalam database memerlukan data dari sekitar 100 orang untuk diregistrasikan.

Pengguna umum juga dapat mendaftarkan video bahasa isyarat melalui situs web dan aplikasi iPhone.

Penelitian awal untuk SureTalk dimulai pada Oktober 2017, dan sejak November 2020, aplikasi ini telah tersedia untuk pemerintah daerah dalam tahap uji coba. Saat ini, SureTalk memiliki sekitar 5.000 kata dalam basis datanya dan digunakan oleh sekitar 20 pemerintah daerah, termasuk Prefektur Tottori dan Fukuoka.

Aplikasi ini juga digunakan dalam acara Tokyo Deaflympics, kompetisi olahraga internasional bagi atlet dengan gangguan pendengaran, yang untuk pertama kalinya akan diadakan di Jepang pada November mendatang.

“Bahasa isyarat adalah bahasa pertama bagi penyandang tunarungu. Mereka mengubah teks bahasa Jepang ke dalam bahasa isyarat untuk memahaminya,” kata Komatsu. “Saya berharap suatu hari nanti, ucapan orang tanpa gangguan pendengaran bisa langsung dikonversi menjadi bahasa isyarat.”

Ia juga berharap SureTalk dapat digunakan di meja layanan bandara, hotel, rumah sakit, dan fasilitas lainnya.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Startup Jepang Uji Terbang Mobil Terbang di Tokyo, Targetkan Operasi Komersial 2028

25 February 2026 - 13:10 WIB

Universitas Kyoto Perkenalkan “Biksu Robot” Berbasis AI untuk Bantu Upacara Keagamaan

25 February 2026 - 10:10 WIB

Pengguna LINE di Jepang Tembus 100 Juta, Hampir 15 Tahun Sejak Diluncurkan

24 February 2026 - 18:10 WIB

Honda Luncurkan Motor Listrik Murah yang Bisa Dikendarai dengan SIM Moped

21 February 2026 - 08:01 WIB

Nonton YouTube Sekarang Bisa Langsung Belanja! Google Gandeng Rakuten di Jepang

20 February 2026 - 18:10 WIB

Trending on News