Menu

Dark Mode
Gempa Magnitudo 6,1 Kembali Guncang Jepang Timur Laut, Otoritas Waspadai Gempa Susulan Pasangan WNI Ditangkap di Jepang, Diduga Jalankan Layanan Kirim Uang Ilegal dengan Nilai Transaksi 1 Miliar Yen Jelang Lawan Brasil, Yuto Nagatomo: Jepang Bukan Tim yang Layak Tersingkir di 32 Besar Anime Record of Ragnarok Resmi Berlanjut ke Season 4, Trailer Perdana Dirilis Anime Snowball Earth Dipastikan Berlanjut ke Season 2, Trailer Perdana Resmi Dirilis Indonesia dan Jepang Perkuat Diplomasi Budaya, Museum KAA Bandung Akan Dikembangkan Bersama

Teknologi

Toyota Bangun Kota Masa Depan di Woven City Dekat Gunung Fuji

badge-check


					Toyota Bangun Kota Masa Depan di Woven City Dekat Gunung Fuji Perbesar

Woven City, kota uji coba yang dibangun oleh Toyota di dekat Gunung Fuji, dirancang untuk mengembangkan teknologi robotika, kecerdasan buatan (AI), dan transportasi otonom tanpa emisi.

Daisuke Toyoda, eksekutif Toyota dari keluarga pendiri perusahaan, menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar “kota pintar.”

“Kami membuat jalur uji mobilitas, bukan mengembangkan real estate,” katanya dalam tur fasilitas tersebut setelah penyelesaian fase pertama konstruksi.

Woven City, yang mulai dibangun pada 2021, memiliki luas 47.000 meter persegi dalam tahap awal dan akan berkembang hingga 294.000 meter persegi saat selesai. Kota ini dibangun di atas bekas pabrik Toyota dan dirancang untuk menjadi tempat kolaborasi antara peneliti dan startup.

Semua bangunan di Woven City terhubung oleh jalur bawah tanah, di mana kendaraan otonom akan mengangkut sampah dan mengantarkan barang.

Saat ini, belum ada penduduk yang menetap. Gelombang pertama penghuni yang disebut “weavers” akan berjumlah 100 orang, yang terdiri dari karyawan Toyota dan mitra seperti Nissin (produsen mi instan), Daikin (produsen AC), dan UCC (pembuat kopi).

Berbeda dengan tren mobil listrik (EV) yang didominasi Tesla dan BYD, Toyota lebih memilih teknologi hidrogen sebagai sumber energi utama di Woven City.

Toyota mengakui proyek ini tidak akan menghasilkan keuntungan dalam waktu dekat. Namun, analis industri percaya bahwa Toyota ingin mengembangkan kendaraan otonom untuk bersaing dengan Waymo (Google), meskipun harus membangun seluruh kompleks kota untuk menguji teknologinya.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Lembaga Anilis Audio Jepang Ciptakan Musik Pengantar Tidur Bayi, Ditonton Jutaan Kali

22 June 2026 - 10:10 WIB

Nissan Luncurkan Kicks Baru di Jepang, Andalkan Teknologi Hybrid Generasi Terbaru

18 June 2026 - 12:10 WIB

JR East Luncurkan Kereta Tidur Mewah “Luna Azul”, Bisa Tidur di Tokyo dan Bangun di Aomori

13 June 2026 - 18:10 WIB

Koji Mukai Kembali ke Film Mr. Osomatsu, Kini Jadi “Mantan Osomatsu”

13 June 2026 - 16:10 WIB

Trending on Teknologi