Menu ✖

Dark Mode
Kunjungan Wisatawan Asing ke Jepang Turun 5 Persen, Turis China Terus Berkurang Kebakaran Power Bank Picu Sedikitnya 36 Gangguan Perjalanan Kereta di Jepang dalam 10 Tahun Data CAPCOM ID Bocor, Informasi 11,7 Juta Pengguna di Seluruh Dunia Terdampak Tertarik Gabung? Akademi Ninja di Ibaraki Jepang Buka Pelatihan untuk Pemula Jepang Alokasikan Sekitar 4 Miliar Yen dari Lotre Akhir Tahun untuk Pemulihan Kumamoto Siap Siap Travelers! Jepang Terapkan Sistem Baru “Tax Free” Belanja Turis Mulai 1 November 2026

Bahasa Jepang

Bahasa Jepang Saat Mau Bilang “Terserah” Tanpa Kedengaran Judes

badge-check


					Bahasa Jepang Saat Mau Bilang “Terserah” Tanpa Kedengaran Judes Perbesar

Dalam bahasa Indonesia, kata “terserah” bisa terdengar netral, tapi juga bisa terasa dingin atau jutek tergantung situasi. Hal yang sama—bahkan lebih sensitif—juga terjadi dalam bahasa Jepang. Salah pilih kata, niatnya cuma fleksibel, tapi yang tertangkap justru kesan tidak peduli atau ogah-ogahan.

Orang Jepang cenderung menghindari ungkapan yang terdengar terlalu lepas tangan. Karena itu, ada beberapa cara mengatakan “terserah” yang lebih halus, aman, dan tetap terdengar sopan. Berikut ungkapan-ungkapan yang biasa dipakai dalam situasi sehari-hari.


「どちらでもいいです」

Dochira demo ii desu

Ungkapan ini bisa dibilang versi paling aman dari “terserah”.

Artinya kurang lebih, “yang mana saja tidak masalah.” Nuansanya netral dan sopan, cocok dipakai saat memilih menu, jadwal, atau keputusan ringan lainnya. Kalimat ini menunjukkan fleksibilitas tanpa terkesan malas mengambil keputusan.


「お任せします」

Omakase shimasu

Kalau kamu ingin menunjukkan kepercayaan pada lawan bicara, ungkapan ini sangat sering dipakai.

Artinya “saya serahkan (keputusan) kepada Anda.” Bukan berarti tidak peduli, tapi justru menunjukkan rasa percaya. Ungkapan ini umum digunakan di tempat kerja, restoran, atau situasi semi-formal.


「どれでも大丈夫です」

Dore demo daijoubu desu

Kalimat ini menunjukkan fleksibilitas dengan kesan yang lebih ramah.

Dibanding “terserah”, ungkapan ini terasa lebih positif karena mengandung kata daijoubu (tidak masalah). Sangat umum dipakai dalam percakapan sehari-hari, baik dengan teman maupun orang yang baru dikenal.


「決めてもらってもいいですか」

Kimete moratte mo ii desu ka

Kalau kamu ingin tetap sopan dan melibatkan lawan bicara, ini pilihan yang aman.

Alih-alih langsung bilang “terserah”, kamu meminta orang lain untuk memutuskan. Nada kalimatnya halus dan menunjukkan sikap kooperatif, bukan pasif.


Ungkapan yang Sebaiknya Dihindari

「どうでもいい」
Dou demo ii

Walaupun sering diterjemahkan sebagai “terserah”, ungkapan ini bisa terdengar kasar. Nuansanya lebih ke “nggak peduli sama sekali” dan berisiko membuat lawan bicara merasa tidak dihargai, apalagi jika diucapkan dengan nada datar.

Dalam budaya Jepang, menjaga perasaan orang lain adalah hal penting. Mengatakan “terserah” secara langsung bisa dianggap melepaskan tanggung jawab atau tidak mau terlibat dalam keputusan. Karena itu, orang Jepang lebih memilih ungkapan yang menunjukkan fleksibilitas, kerja sama, dan empati.

Bukan berarti mereka tidak punya pendapat, tapi cara menyampaikannya dibuat lebih halus agar suasana tetap nyaman.


Pada akhirnya, mengatakan “terserah” dalam bahasa Jepang bukan soal menerjemahkan kata, tapi memahami nuansanya. Dengan memilih ungkapan yang tepat, kamu bisa terdengar lebih sopan, dewasa, dan natural di telinga orang Jepang. Fleksibel boleh, tapi tetap berkesan peduli—itulah kunci komunikasi ala Jepang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kenshi Yonezu Gelar Konser Tur Dunia 2026-2027, Singapura Masuk Daftar Tujuan

20 October 2026 - 16:11 WIB

Bandai Namco Umumkan Game Mobile Gundam Blitz Order, Hadir dengan Sistem Idle RPG

16 October 2026 - 16:10 WIB

Korban Jiwa Topan Dujuan Naik Menjadi 7 Orang, 5 Masih Hilang

23 September 2026 - 10:10 WIB

Shibuya Tokyo Ingatkan Turis untuk Tidak Buang Sampah Sembarangan di Kotak Daur Ulang

14 September 2026 - 10:10 WIB

Jepang Akan Gunakan ODA untuk Tingkatkan Pelabuhan Perikanan Indonesia

7 September 2026 - 16:10 WIB

Trending on Bahasa Jepang