Menu

Dark Mode
Anime Record of Ragnarok Resmi Berlanjut ke Season 4, Trailer Perdana Dirilis Anime Snowball Earth Dipastikan Berlanjut ke Season 2, Trailer Perdana Resmi Dirilis Indonesia dan Jepang Perkuat Diplomasi Budaya, Museum KAA Bandung Akan Dikembangkan Bersama Polisi Jepang Salah Tangkap Warga Nepal karena Tak Mengenali Kartu Izin Tinggal Model Baru Aturan Visa Bisnis Jepang yang Lebih Ketat Bikin Warga China Khawatir Harus Tinggalkan Jepang AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

Bahasa Jepang

Bahasa Jepang Saat Mau Bilang “Terserah” Tanpa Kedengaran Judes

badge-check


					Bahasa Jepang Saat Mau Bilang “Terserah” Tanpa Kedengaran Judes Perbesar

Dalam bahasa Indonesia, kata “terserah” bisa terdengar netral, tapi juga bisa terasa dingin atau jutek tergantung situasi. Hal yang sama—bahkan lebih sensitif—juga terjadi dalam bahasa Jepang. Salah pilih kata, niatnya cuma fleksibel, tapi yang tertangkap justru kesan tidak peduli atau ogah-ogahan.

Orang Jepang cenderung menghindari ungkapan yang terdengar terlalu lepas tangan. Karena itu, ada beberapa cara mengatakan “terserah” yang lebih halus, aman, dan tetap terdengar sopan. Berikut ungkapan-ungkapan yang biasa dipakai dalam situasi sehari-hari.


「どちらでもいいです」

Dochira demo ii desu

Ungkapan ini bisa dibilang versi paling aman dari “terserah”.

Artinya kurang lebih, “yang mana saja tidak masalah.” Nuansanya netral dan sopan, cocok dipakai saat memilih menu, jadwal, atau keputusan ringan lainnya. Kalimat ini menunjukkan fleksibilitas tanpa terkesan malas mengambil keputusan.


「お任せします」

Omakase shimasu

Kalau kamu ingin menunjukkan kepercayaan pada lawan bicara, ungkapan ini sangat sering dipakai.

Artinya “saya serahkan (keputusan) kepada Anda.” Bukan berarti tidak peduli, tapi justru menunjukkan rasa percaya. Ungkapan ini umum digunakan di tempat kerja, restoran, atau situasi semi-formal.


「どれでも大丈夫です」

Dore demo daijoubu desu

Kalimat ini menunjukkan fleksibilitas dengan kesan yang lebih ramah.

Dibanding “terserah”, ungkapan ini terasa lebih positif karena mengandung kata daijoubu (tidak masalah). Sangat umum dipakai dalam percakapan sehari-hari, baik dengan teman maupun orang yang baru dikenal.


「決めてもらってもいいですか」

Kimete moratte mo ii desu ka

Kalau kamu ingin tetap sopan dan melibatkan lawan bicara, ini pilihan yang aman.

Alih-alih langsung bilang “terserah”, kamu meminta orang lain untuk memutuskan. Nada kalimatnya halus dan menunjukkan sikap kooperatif, bukan pasif.


Ungkapan yang Sebaiknya Dihindari

「どうでもいい」
Dou demo ii

Walaupun sering diterjemahkan sebagai “terserah”, ungkapan ini bisa terdengar kasar. Nuansanya lebih ke “nggak peduli sama sekali” dan berisiko membuat lawan bicara merasa tidak dihargai, apalagi jika diucapkan dengan nada datar.

Dalam budaya Jepang, menjaga perasaan orang lain adalah hal penting. Mengatakan “terserah” secara langsung bisa dianggap melepaskan tanggung jawab atau tidak mau terlibat dalam keputusan. Karena itu, orang Jepang lebih memilih ungkapan yang menunjukkan fleksibilitas, kerja sama, dan empati.

Bukan berarti mereka tidak punya pendapat, tapi cara menyampaikannya dibuat lebih halus agar suasana tetap nyaman.


Pada akhirnya, mengatakan “terserah” dalam bahasa Jepang bukan soal menerjemahkan kata, tapi memahami nuansanya. Dengan memilih ungkapan yang tepat, kamu bisa terdengar lebih sopan, dewasa, dan natural di telinga orang Jepang. Fleksibel boleh, tapi tetap berkesan peduli—itulah kunci komunikasi ala Jepang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tokyo Disney Resort Akan Hentikan Layanan Priority Pass Gratis Mulai 31 Agustus

2 June 2026 - 10:10 WIB

Manga Gundam Baru Karya Kōzō Ōmori Akan Mulai Terbit Tahun Ini

30 May 2026 - 17:10 WIB

Dua Karateka Indonesia Raih Prestasi di Turnamen Internasional Jepang

8 May 2026 - 10:05 WIB

Golden Week Dimulai, Stasiun hingga Bandara di Jepang Dipadati Wisatawan

4 May 2026 - 11:10 WIB

Sento Jepang Terancam Tutup, Harga Energi Naik Bikin Pemandian Tradisional Kian Terpuruk

27 April 2026 - 19:17 WIB

Trending on Bahasa Jepang