Menu ✖

Dark Mode
Suntory hingga Nojima Alami Kebocoran Data, Informasi Pribadi Jutaan Pengguna Terdampak Patung Rathalos dan Lagiacrus Monster Hunter Berukuran Asli Bakal Hadir di Mal Jepang Di Jepang, Tak Membayar Biaya Kencan Bisa Disebut Kekerasan Ekonomi Manga Shiba Inu Rooms Diadaptasi Jadi Anime, Tayang Musim Panas 2027 Jepang Resmi Bentuk Badan Baru untuk Tangani Bencana dan Kurangi Risiko Kerusakan Game Attack on Titan 3 Rilis Desember 2026, Hadirkan Cerita Anime dari Awal hingga Akhir

Teknologi

Mahasiswi Jepang Ciptakan Robot “Egois” agar Lansia Lebih Sering Keluar Rumah

badge-check


					Oita University Graduate School student Miyu Fujisawa shows off the Perbesar

Oita University Graduate School student Miyu Fujisawa shows off the "inconvenient robot" SPRO in the city of Oita, March 4, 2026. (Mainichi/Taiki Yamaguchi)

Seorang mahasiswa pascasarjana di Jepang mengembangkan robot unik yang disebut sebagai “robot yang tidak praktis” atau inconvenient robot. Robot ini dirancang bersifat agak egois dan bahkan tidak bisa diisi daya di rumah, dengan tujuan mendorong para lansia agar lebih sering keluar rumah.

Robot komunikasi yang dilengkapi kecerdasan buatan (AI) tersebut dapat berbicara dengan penggunanya. Misalnya, robot itu akan berkata, “Aku suka berjalan-jalan,” atau “Bagaimana kalau kita jalan-jalan bersama?”

Ide pengembangan robot ini berawal dari penyesalan sang pembuat karena tidak sempat menghabiskan lebih banyak waktu bersama neneknya di masa-masa terakhir hidupnya.

Pengembang robot tersebut adalah Miyu Fujisawa (22), mahasiswa doktoral tahun pertama di Graduate School of Science and Technology, Oita University. Robot yang ia ciptakan diberi nama SPRO, singkatan dari Selfish Pretty Robot.

Desain robot ini terinspirasi dari burung liar berekor panjang yang banyak ditemukan di Hokkaido dan dikenal sebagai “peri salju.” Ukurannya kecil, seukuran telapak tangan dengan berat sekitar 200 gram sehingga mudah dibawa ke mana-mana. Robot ini dilengkapi AI yang dapat mengenali emosi dari suara manusia, sementara ekspresi wajah dan cara bicaranya akan berubah tergantung isi percakapan dan tingkat baterainya. SPRO juga dapat digunakan tanpa koneksi internet.

Fitur paling unik dari robot ini adalah baterainya tidak dapat diisi ulang di rumah. Sebagai gantinya, pengisi daya nirkabel khusus akan dipasang di tempat-tempat seperti supermarket atau pusat komunitas. Dengan cara ini, pengguna—terutama lansia—diharapkan terdorong untuk keluar rumah saat ingin mengisi daya robotnya.

Konsep desain tersebut berakar dari pengalaman pribadi Fujisawa dengan neneknya yang meninggal saat ia duduk di kelas dua SMP. Saat kecil, Fujisawa hampir setiap hari mengunjungi rumah neneknya yang berada di dekat rumahnya. Namun ketika ia mulai sibuk dengan kegiatan klub di sekolah, kunjungan tersebut menjadi semakin jarang. Ia kemudian mengetahui bahwa di tahun-tahun terakhir hidupnya, neneknya jarang keluar rumah sehingga kondisi fisiknya menurun. “Saya berharap dulu lebih sering keluar bersama nenek,” ujarnya.

Fujisawa yang sejak kecil gemar membuat berbagai benda mulai mengembangkan robot ini saat masuk universitas dan berhasil menyelesaikan prototipe pertamanya pada tahun keempat kuliah. Saat ini ia ingin mengembangkan unit kedua dengan fitur keamanan dan fungsi yang lebih baik untuk menguji apakah robot tersebut benar-benar dapat mendorong lansia lebih aktif keluar rumah.

Untuk mewujudkan proyek tersebut, ia menjalankan kampanye crowdfunding dengan target 1 juta yen di platform Readyfor.

“Saya akan senang jika semakin sedikit orang yang merasakan penyesalan seperti yang saya alami. Saya berharap robot ini bisa dianggap sebagai teman untuk pergi keluar, seperti seorang cucu,” kata Fujisawa.

Sc : mainchi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Toyota dan Waymo Siapkan Taksi Tanpa Sopir di Jepang Mulai 2027

31 October 2026 - 06:39 WIB

JR East Jepang Gunakan Robot Humanoid Bersenjatakan Gergaji Mesin untuk Pangkas Pohon di Jalur Kereta

27 October 2026 - 13:10 WIB

Jepang Kembangkan Robot Anjing Hacchan untuk Mengusir Beruang dari Permukiman

26 October 2026 - 14:10 WIB

Jepang Uji Coba Robot Tempat Sampah Keliling di Stasiun Shinjuku

24 October 2026 - 13:47 WIB

Jepang Uji Operasi Kanker Usus dengan Robot yang Dikendalikan dari Jarak Jauh

15 October 2026 - 15:10 WIB

Trending on Teknologi