Menu

Dark Mode
Honda Jual Mobil Listrik Buatan China di Jepang, Pertama Kalinya untuk Pasar Domestik Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban Sekuel “Godzilla Minus One” Resmi Diumumkan, Berlatar 1949 dan Tayang 2026 Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

News

Jepang Batasi Power Bank di Pesawat, Maksimal 2 Unit per Penumpang

badge-check


					Jepang Batasi Power Bank di Pesawat, Maksimal 2 Unit per Penumpang Perbesar

Pemerintah Jepang akan memberlakukan aturan baru terkait pembawaan power bank di pesawat komersial. Mulai 24 April, setiap penumpang hanya diperbolehkan membawa maksimal dua power bank di dalam pesawat.

Kebijakan ini diumumkan oleh Menteri Transportasi Jepang Yasushi Kaneko sebagai respons atas beberapa insiden baterai lithium yang terbakar atau mengeluarkan asap di dalam pesawat.

Selain pembatasan jumlah, aturan baru ini juga melarang penumpang menggunakan power bank untuk mengisi daya perangkat selama penerbangan. Mengisi ulang power bank melalui colokan di pesawat juga tidak diperbolehkan.

Ketentuan ini sejalan dengan standar baru dari International Civil Aviation Organization yang menetapkan aturan ketat terkait risiko baterai lithium di pesawat.

Dalam aturan terbaru, power bank dengan kapasitas di atas 160 watt-hour tetap dilarang dibawa ke dalam kabin pesawat. Penumpang juga diminta untuk mengisi daya perangkat langsung dari colokan di bandara atau fasilitas yang tersedia sebelum penerbangan.

Sebelumnya, sejak Juli tahun lalu, pemerintah Jepang juga sudah mengimbau penumpang untuk tidak menyimpan power bank di bagasi kabin atas dan selalu menyimpannya di tempat yang mudah dijangkau untuk keamanan.

Power bank sendiri tetap dilarang dimasukkan ke bagasi tercatat karena risiko kebakaran yang bisa terjadi selama penerbangan.

Dengan aturan ini, pemerintah berharap risiko insiden di dalam pesawat bisa ditekan dan keselamatan penumpang tetap terjaga selama perjalanan udara.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik

17 April 2026 - 10:10 WIB

Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban

17 April 2026 - 09:42 WIB

Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

16 April 2026 - 14:10 WIB

Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

16 April 2026 - 11:10 WIB

Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang

16 April 2026 - 06:44 WIB

Trending on News