Menu

Dark Mode
Patlabor Akhirnya Punya Game 3D Baru, Rilis September 2026 untuk PS5 dan PC Trailer Baru Kingdom Hearts IV Tampilkan Dunia Coco, Dipastikan Rilis Akhir 2027 Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011 Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam WIT Studio Siapkan Pengumuman Baru Attack on Titan pada 20 Agustus, Proyek Anime Baru? Pokémon Bank Resmi Ditutup Februari 2027, Pokémon Lama Terancam Tak Bisa Dipindahkan Lagi

News

Krisis Minyak Global Ancam Bisnis Jepang, Hampir 44% Perusahaan Bisa Tumbang dalam 6 Bulan

badge-check


					Krisis Minyak Global Ancam Bisnis Jepang, Hampir 44% Perusahaan Bisa Tumbang dalam 6 Bulan Perbesar

Penutupan Strait of Hormuz akibat serangan oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran mulai berdampak besar pada ekonomi Jepang. Selat penting ini merupakan jalur utama distribusi minyak mentah dunia, sehingga gangguan di sana langsung memicu lonjakan harga dan ketidakpastian pasokan.

Survei yang dilakukan oleh Teikoku Databank terhadap 1.686 perusahaan di Jepang menunjukkan situasi yang cukup mengkhawatirkan. Sebanyak 26,7% perusahaan memperkirakan mereka hanya bisa bertahan antara 3 hingga 6 bulan jika harga minyak terus naik. Bahkan, 17,2% lainnya menyebut hanya mampu bertahan kurang dari 3 bulan.

Artinya, total 43,9% perusahaan berpotensi harus mengurangi atau menghentikan bisnis utama mereka dalam waktu 6 bulan ke depan. Di sisi lain, hanya 18,3% yang merasa mampu bertahan lebih dari satu tahun.

Sektor yang paling terdampak adalah ritel, termasuk SPBU dan dealer mobil, dengan 54,5% responden mengaku mungkin harus mengurangi operasional dalam 6 bulan. Sementara itu, sektor manufaktur juga terkena dampak besar—bahkan 22,8% perusahaan di sektor ini memperkirakan harus memangkas operasi dalam waktu kurang dari 3 bulan.

Masalahnya bukan hanya harga energi, tapi juga kelangkaan bahan baku. Beberapa perusahaan mengaku kesulitan mendapatkan material berbasis minyak seperti plastik, polyethylene, hingga pelarut kimia. Jika kondisi ini berlanjut, produksi bisa terhenti total, bahkan berisiko memicu kebangkrutan berantai di antara klien mereka.

Dampaknya juga mulai terasa di berbagai industri lain, termasuk produksi perlengkapan rumah seperti sistem kamar mandi, yang menunjukkan bahwa krisis ini berpotensi menyebar luas ke seluruh sektor industri Jepang.

Sc : Nippon

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ekspor Persik Fukushima ke Taiwan Kembali Setelah Terhenti Sejak Krisis Nuklir 2011

18 August 2026 - 10:10 WIB

Hujan Ekstrem Terjang Jepang Timur, 10 Orang Tewas dan Lebih dari 1.000 Rumah Terendam

18 August 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Akiya di Jepang Terus Bertambah, Keluarga Mulai Pusing Mengurus Rumah Warisan

15 August 2026 - 12:10 WIB

WNI 27 Tahun Tewas Tenggelam Saat Bermain di Sungai di Aichi, Jepang

15 August 2026 - 11:10 WIB

Hujan Deras di Daerah Chiba Jepang Tewaskan 8 Orang, Ribuan Orang Terjebak di Bandara

15 August 2026 - 10:10 WIB

Trending on News