Menu

Dark Mode
Volume Baru Hunter x Hunter Akan Terbit Juli, Pertama Setelah 22 Bulan AI Pencegah Bunuh Diri Mulai Digunakan di Stasiun dan Gedung Jepang, Berhasil Selamatkan Nyawa Di Tengah Wacana Pembatasan, Kota Iga Prefektur Mie Jepang Tetap Rekrut Pegawai Asing untuk Balai Kota Tokyo Disney Resort Akan Hentikan Layanan Priority Pass Gratis Mulai 31 Agustus Manga Gundam Baru Karya Kōzō Ōmori Akan Mulai Terbit Tahun Ini Game Mobile Code Geass: Knightmare Survivor Diumumkan, Rilis Tahun Ini

Teknologi

AI Pencegah Bunuh Diri Mulai Digunakan di Stasiun dan Gedung Jepang, Berhasil Selamatkan Nyawa

badge-check


					AI Pencegah Bunuh Diri Mulai Digunakan di Stasiun dan Gedung Jepang, Berhasil Selamatkan Nyawa Perbesar

Sekitar 40 stasiun kereta dan fasilitas komersial di Jepang telah mengadopsi sistem kecerdasan buatan (AI) untuk membantu mencegah aksi bunuh diri. Menurut pengembangnya, teknologi tersebut telah berkontribusi menyelamatkan sedikitnya dua nyawa.

Sistem ini dikembangkan oleh perusahaan teknologi asal Tokyo, Asilla Inc. AI tersebut bekerja dengan menganalisis rekaman kamera pengawas untuk mendeteksi perilaku yang berpotensi mengarah pada percobaan bunuh diri.

Beberapa perilaku yang menjadi indikator antara lain mondar-mandir dalam waktu lama, berdiri terlalu lama di dekat tepi peron stasiun, atau berada di area pagar dan atap gedung yang berisiko.

Jika sistem mendeteksi tanda-tanda tersebut, AI akan mengirimkan peringatan kepada petugas keamanan atau staf stasiun. Dalam beberapa kasus, peringatan juga dapat disampaikan melalui pengeras suara.

Menurut Asilla, salah satu kasus terjadi di sebuah fasilitas komersial ketika sistem mendeteksi seorang pria berada di area yang biasanya tidak diakses pengunjung. Petugas keamanan kemudian mendatanginya. Belakangan pria tersebut mengaku bahwa ia berniat mengakhiri hidupnya dengan melompat.

Dalam kasus lain, seorang anak ditemukan berdiri cukup lama di dekat pagar lantai atas sebuah fasilitas. Setelah dihampiri petugas keamanan, diketahui bahwa anak tersebut sedang menulis surat wasiat untuk bunuh diri.

Sejak tahun 2022, Asilla bekerja sama dengan sekitar 200 pusat perbelanjaan dan berbagai fasilitas lainnya untuk melatih AI menggunakan sekitar 7 juta rekaman kamera pengawas.

Selain mendeteksi tanda-tanda bunuh diri, sistem ini juga dikembangkan untuk mengenali kondisi darurat lain, seperti seseorang yang tiba-tiba jatuh sakit, tidak bergerak dalam waktu lama, atau tindakan kekerasan.

Menurut perusahaan, teknologi tersebut saat ini telah diterapkan di sekitar 30 fasilitas komersial dan sekitar 10 stasiun kereta di Tokyo serta Prefektur Kanagawa.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perusahaan Jepang-China Akan Luncurkan Merek Mobil Baru EMTA di Jepang

28 May 2026 - 14:10 WIB

Jepang Kembangkan Laboratorium AI dan Robot untuk Riset Otomatis 24 Jam

26 May 2026 - 16:10 WIB

Toyota Perkenalkan SUV Listrik Mewah Lexus TZ, Muat 6 Orang dan Bisa Tempuh 620 Km

25 May 2026 - 16:10 WIB

Lansia Perempuan di Jepang Kini Lebih Pilih Curhat ke AI daripada Manusia

25 May 2026 - 14:10 WIB

Harga Layanan PS Plus Naik Lagi, Sony Sebut Karena Kondisi Ekonomi Global

19 May 2026 - 16:10 WIB

Trending on Teknologi