Menu

Dark Mode
Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026 Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

Teknologi

Fujitsu Tampilkan Teknologi Analisis Gerakan Manusia untuk Melestarikan Budaya Tradisional Jepang

badge-check


					Fujitsu Tampilkan Teknologi Analisis Gerakan Manusia untuk Melestarikan Budaya Tradisional Jepang Perbesar

Fujitsu sedang memamerkan teknologi yang mampu menganalisis gerakan manusia, yang mereka klaim dapat digunakan untuk membantu melestarikan budaya tradisional di Jepang yang sedang menghadapi penurunan populasi.

Para pengunjung di sebuah pameran dagang dekat Tokyo diberi kesempatan untuk mencoba gerakan dari teater klasik noh. Usaha mereka direkam oleh kamera, dianalisis, dan dibandingkan dengan penampilan model.

Teater noh yang berasal dari abad ke-14 ini melibatkan gerakan yang distilisasi yang dilakukan oleh para aktor yang mengenakan topeng dan kostum yang rumit.

“Sangat lebih mudah dipahami secara visual dibandingkan dijelaskan dengan kata-kata, dan analisisnya berlangsung cepat sehingga membuat saya ingin berlatih lebih banyak,” kata Takashi Ishikawa, seorang guru SMA berusia 46 tahun yang mengunjungi booth Fujitsu.

Teknologi Fujitsu sudah digunakan dalam dunia olahraga dan telah dipakai sebagai alat untuk membantu penilaian senam sejak 2019.

“Dengan menurunnya angka kelahiran dan populasi yang menua di Jepang, jumlah orang yang dapat melanjutkan tradisi dan teknik semakin berkurang,” kata Hidenori Fujiwara, kepala Divisi Human Digital Twin di Fujitsu.

“Kami bertujuan untuk membantu orang belajar dan mengalami gerakan manusia,” ujarnya di pameran elektronik CEATEC yang diadakan di Prefektur Chiba.

Perusahaan ini juga menunjukkan bagaimana teknologi mereka dapat digunakan untuk memvisualisasikan teknik tembakan bola basket pengunjung. Sistem mereka telah digunakan di sekolah pilates di Tokyo sejak Agustus.

Sc : japantoday

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama

3 July 2026 - 07:11 WIB

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Lembaga Anilis Audio Jepang Ciptakan Musik Pengantar Tidur Bayi, Ditonton Jutaan Kali

22 June 2026 - 10:10 WIB

Nissan Luncurkan Kicks Baru di Jepang, Andalkan Teknologi Hybrid Generasi Terbaru

18 June 2026 - 12:10 WIB

JR East Luncurkan Kereta Tidur Mewah “Luna Azul”, Bisa Tidur di Tokyo dan Bangun di Aomori

13 June 2026 - 18:10 WIB

Trending on Teknologi