Menu

Dark Mode
Nissan Luncurkan Kicks Baru di Jepang, Andalkan Teknologi Hybrid Generasi Terbaru Wisatawan Asing ke Jepang Turun 3,6% pada Mei, Turis China Anjlok Tajam WNI di Jepang Ditangkap Setelah Diduga Meraba Payudara Warga yang Sedang Bersepeda Hingga Korban Terjatuh Kasus Penyakit Akibat Gigitan Kutu Mematikan di Jepang Meningkat, Sudah Lampaui Rekor Tahun Lalu Bank Sentral Jepang Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 31 Tahun Gubernur Tokyo Siapkan Beasiswa Hingga Rp850 Juta per Tahun untuk Kuliah di Universitas Top Dunia

Bahasa Jepang

Ga Bisa Bahasa Jepang dan Ingin Berkunjung ke Sana? Inilah Bahasa Tubuh yang Bisa Kamu Gunakan

badge-check


					Ga Bisa Bahasa Jepang dan Ingin Berkunjung ke Sana? Inilah Bahasa Tubuh yang Bisa Kamu Gunakan Perbesar

Bahasa Jepang tidak hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi juga lewat bahasa tubuh yang halus dan penuh makna. Bagi para wisatawan atau mereka yang ingin memahami budaya Jepang lebih dalam, memahami bahasa tubuh ini bisa sangat berguna untuk berkomunikasi tanpa harus berbicara banyak.

1. Membungkuk (Ojigi)

Membungkuk adalah cara utama orang Jepang menunjukkan rasa hormat, terima kasih, dan permintaan maaf. Tingkat kemiringan tubuh saat membungkuk menunjukkan tingkat penghormatan yang diberikan:

  • 15°: Membungkuk singkat untuk sapaan sehari-hari.
  • 30°: Membungkuk formal untuk berterima kasih atau meminta maaf.
  • 45°: Membungkuk dalam tanda penghormatan atau permintaan maaf yang sangat dalam.

2. Melambaikan Tangan di Depan Wajah

Saat seseorang di Jepang melambaikan tangan secara horizontal di depan wajah mereka, itu berarti “tidak” atau “tidak perlu.” Ini adalah gerakan umum untuk menolak tawaran atau menghindari sesuatu tanpa perlu bicara, dan gerakan ini biasanya disertai dengan senyum untuk tetap menjaga kesopanan.

3. Tangan di Depan Mulut saat Tertawa

Seringkali, orang Jepang menutup mulut mereka ketika tertawa, terutama wanita. Hal ini dilakukan karena dalam budaya Jepang, memperlihatkan mulut yang terbuka lebar dianggap kurang sopan atau elegan. Ini adalah cara yang halus untuk mengekspresikan kesopanan saat tertawa.

4. Gerakan Menunjuk Diri dengan Jari Telunjuk ke Hidung

Ketika seseorang menunjuk dirinya sendiri, orang Jepang sering kali tidak menunjuk dada seperti kebanyakan orang di negara lain, tetapi menunjuk ke hidung mereka. Ini adalah cara khas mereka menunjukkan bahwa mereka sedang berbicara tentang diri sendiri.

5. Menggaruk Kepala atau Leher dengan Canggung

Jika seseorang di Jepang merasa malu atau canggung, mereka sering kali menggaruk kepala atau lehernya. Ini bisa muncul saat seseorang tidak tahu bagaimana menanggapi suatu situasi, bingung, atau merasa perlu meminta maaf dalam situasi yang ringan.

6. Melipat Tangan di Depan Badan (Seiza) untuk Memohon Maaf

Dalam situasi yang sangat formal atau serius, terutama saat meminta maaf, orang Jepang sering kali duduk dalam posisi “seiza” (duduk di lantai dengan kaki dilipat di bawah) dan menundukkan kepala. Ini adalah cara yang sangat formal dan menunjukkan penyesalan yang mendalam.

7. Memegang Kedua Tangan di Depan Dada

Saat berterima kasih atau meminta sesuatu dengan hormat, memegang kedua tangan di depan dada adalah cara untuk menunjukkan rasa terima kasih atau permintaan dengan lebih dalam. Biasanya ini dilakukan saat seseorang meminta bantuan atau mengucapkan terima kasih yang tulus.

8. Isyarat Jari dengan Menggunakan Lingkaran O dan X

Orang Jepang sering menggunakan simbol jari untuk menyampaikan “ya” atau “tidak.” Menggunakan kedua tangan membentuk lingkaran menandakan “ya” atau “setuju,” sementara membentuk tanda X berarti “tidak” atau “tidak setuju.”

9. Menggerakkan Tangan ke Atas saat Bersandar di Kepala

Saat seseorang bersandar dengan tangan di kepala atau di belakang leher, ini sering kali menunjukkan kebingungan atau keraguan. Dalam situasi yang lebih kasual, ini juga bisa menjadi gerakan untuk memperlihatkan rasa santai atau sedang memikirkan sesuatu.

Bahasa tubuh orang Jepang bisa menjadi petunjuk halus namun efektif untuk berkomunikasi secara lebih mendalam. Dengan memahami bahasa tubuh ini, wisatawan akan lebih mudah berinteraksi tanpa perlu selalu mengandalkan kata-kata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tokyo Disney Resort Akan Hentikan Layanan Priority Pass Gratis Mulai 31 Agustus

2 June 2026 - 10:10 WIB

Manga Gundam Baru Karya Kōzō Ōmori Akan Mulai Terbit Tahun Ini

30 May 2026 - 17:10 WIB

Dua Karateka Indonesia Raih Prestasi di Turnamen Internasional Jepang

8 May 2026 - 10:05 WIB

Golden Week Dimulai, Stasiun hingga Bandara di Jepang Dipadati Wisatawan

4 May 2026 - 11:10 WIB

Sento Jepang Terancam Tutup, Harga Energi Naik Bikin Pemandian Tradisional Kian Terpuruk

27 April 2026 - 19:17 WIB

Trending on Bahasa Jepang