Menu

Dark Mode
Denso Kembangkan Teknologi Cas Mobil Listrik Saat Jalan, Target 2029 Jepang–Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Fokus Maritim hingga Teknologi Militer Pembuat “Dragon Zakura” Dirikan Yayasan Beasiswa Gratis untuk Bantu Siswa Masuk Todai My Hero Academia Hadirkan Anime Pendek Baru “I Am a Hero Too” Musim Panas Ini Golden Week Dimulai, Stasiun hingga Bandara di Jepang Dipadati Wisatawan Perusahaan Manisan Besar asal Jepang, Chateraise Co Gunakan Kakao dari Indonesia

News

Uber Jepang Uji Coba Layanan Car-Sharing: Inovasi Baru untuk Memperbanyak Pengemudi!

badge-check


					Uber Jepang Uji Coba Layanan Car-Sharing: Inovasi Baru untuk Memperbanyak Pengemudi! Perbesar

Uber Japan telah meluncurkan uji coba penggunaan kendaraan untuk layanan car-sharing yang mengangkut pelanggan di bawah layanan ride-hailingnya di Tokyo. Langkah ini bertujuan untuk memastikan jumlah pengemudi ride-hailing yang cukup.

Bekerja sama dengan perusahaan taksi Royal Limousine dan penyedia layanan car-sharing Times Mobility, unit dari penyedia layanan ride-hailing asal AS, Uber Technologies, memulai uji coba pada hari Selasa yang dirancang untuk memungkinkan pengemudi biasa menawarkan layanan ride-hailing meskipun mereka tidak memiliki kendaraan, sehingga memudahkan untuk memasuki bisnis ini.

Selama uji coba yang akan berlangsung hingga 30 November, pengemudi yang direkrut oleh Royal Limousine akan menggunakan dua kendaraan yang dimiliki oleh Times Mobility untuk menjalankan layanan ride-hailing di 23 ward pusat Tokyo serta kota-kota di Tokyo barat, yaitu Musashino dan Mitaka. Uber akan mempertimbangkan apakah akan meluncurkan layanan tersebut secara penuh berdasarkan temuan dari uji coba ini.

Pada bulan April, pemerintah Jepang sebagian mencabut larangan layanan ride-hailing, memungkinkan individu untuk menggunakan kendaraan pribadi untuk menawarkan tumpangan berbayar. Namun, layanan ini belum berkembang seperti yang diharapkan, sebagian disebabkan oleh batasan waktu dan area.

“Kami berharap layanan ride-hailing akan berkembang dengan memungkinkan orang bekerja (sebagai pengemudi) tanpa harus memiliki mobil,” kata Kazuo Horie, penasihat di Royal Limousine, dalam acara demonstrasi untuk media pada hari Selasa.

Sc : japantimes

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang–Indonesia Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Fokus Maritim hingga Teknologi Militer

5 May 2026 - 07:06 WIB

Pembuat “Dragon Zakura” Dirikan Yayasan Beasiswa Gratis untuk Bantu Siswa Masuk Todai

4 May 2026 - 15:10 WIB

Perusahaan Manisan Besar asal Jepang, Chateraise Co Gunakan Kakao dari Indonesia

4 May 2026 - 10:10 WIB

Tiga WNI Mulai Bertugas sebagai Sopir Bus di Jepang Lewat Visa Tokutei Ginou

4 May 2026 - 06:51 WIB

Kebebasan Pers Jepang Naik, Kini Ungguli AS dalam Ranking Global

1 May 2026 - 12:10 WIB

Trending on News