Menu

Dark Mode
Nagoya Dilanda Hujan Lebat, Warga Terjebak dan Transportasi Lumpuh Shinjuku Tokyo Berencana Larang Airbnb di Kawasan Permukiman dan Dekat Sekolah Jepang Akan Gunakan ODA untuk Tingkatkan Pelabuhan Perikanan Indonesia Film Reboot Live-Action Resident Evil Rilis September, Tayang di Jepang Oktober JR East Hentikan Sejumlah Layanan Kereta akibat Hujan Lebat di Jepang Timur ANA Mulai Gunakan Robot Telepresence untuk Bantu Penumpang di Bandara Regional Jepang

Teknologi

Jepang Kembangkan Teknologi Satelit untuk Deteksi Cepat Kerusakan Akibat Gempa

badge-check


					Jepang Kembangkan Teknologi Satelit untuk Deteksi Cepat Kerusakan Akibat Gempa Perbesar

Badan Antariksa Jepang, JAXA, menandatangani perjanjian dengan Prefektur Kumamoto pada Jumat untuk menerapkan program yang dapat memperkirakan tingkat kerusakan bangunan akibat gempa menggunakan citra satelit.

Inovasi untuk Respon Cepat Bencana

Program ini dirancang untuk menganalisis citra satelit sebelum dan sesudah gempa, memberikan estimasi kerusakan dalam waktu 2-3 jam setelah pengamatan. Teknologi ini dapat digunakan bahkan di malam hari atau saat cuaca buruk, sehingga menjadi solusi penting dalam situasi darurat.

Dalam perjanjian ini, JAXA akan menerima sekitar 200.000 data kerusakan bangunan akibat gempa besar yang mengguncang Kumamoto pada tahun 2016. Data tersebut akan digunakan untuk meningkatkan akurasi sistem sebelum diterapkan secara nasional dalam beberapa tahun mendatang.

Pelajaran dari Kumamoto untuk Seluruh Jepang

Gubernur Kumamoto, Takashi Kimura, menyatakan harapannya agar pengalaman Kumamoto dapat dimanfaatkan untuk mempercepat respons bencana di seluruh Jepang.

“Saya sangat berharap pelajaran dari Kumamoto dapat digunakan untuk penanganan bencana di seluruh negeri,” ujarnya dalam acara penandatanganan.

Manfaat di Tengah Tantangan Bencana

Teknologi ini diproyeksikan membantu pemerintah dan tim penyelamat memprioritaskan bantuan ke wilayah yang paling parah terkena dampak gempa.

Sebagai contoh, saat gempa berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang Semenanjung Noto pada Hari Tahun Baru 2024, pemerintah menghadapi kesulitan menentukan tingkat kerusakan sebelum matahari terbenam. Dengan program ini, tantangan seperti itu dapat diminimalkan.

Langkah ke Depan dalam Kesiapan Bencana

Dengan kerja sama ini, JAXA tidak hanya mengembangkan teknologi canggih tetapi juga menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan masyarakat Jepang. Program ini diharapkan menjadi langkah maju dalam memitigasi dampak gempa, menyelamatkan nyawa, dan mempercepat proses pemulihan setelah bencana.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

ANA Mulai Gunakan Robot Telepresence untuk Bantu Penumpang di Bandara Regional Jepang

7 September 2026 - 13:36 WIB

Honda Kembangkan Tangan Robot Canggih, Siap Gantikan Pekerjaan di Pabrik?

6 August 2026 - 12:30 WIB

Jepang Kembangkan Kembang Api Ramah Lingkungan, Sisa Ledakannya Bisa Larut dalam Sehari

3 August 2026 - 15:10 WIB

KDDI Luncurkan Aplikasi AI dengan Jawaban Bersumber dari Media Resmi Jepang

29 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama

3 July 2026 - 07:11 WIB

Trending on Teknologi