Menu

Dark Mode
Pengguna LINE di Jepang Tembus 100 Juta, Hampir 15 Tahun Sejak Diluncurkan Manga “The Sado Life of Rosé the Witch” Resmi Diangkat Jadi Anime TV Fans Merapat! Franchise Evangelion Umumkan Series Anime Terbaru Jepang Siapkan Aturan Imigrasi Baru: Maskapai Wajib Tolak Penumpang Tanpa Izin Mulai 2028 Kebakaran Rumah di Timur Tokyo, Tiga Jenazah Ditemukan, Dua Anak Masih Hilang 20 Orang Terjebak di Lift Tokyo Skytree Lebih dari 5 Jam, Menara Ditutup Sementara

News

PM Shigeru Ishiba Fokus pada Kenaikan Upah untuk Mengatasi Inflasi

badge-check


					PM Shigeru Ishiba Fokus pada Kenaikan Upah untuk Mengatasi Inflasi Perbesar

Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, berencana menyoroti strategi peningkatan upah sebagai kunci utama dalam kebijakannya untuk memulihkan perekonomian Jepang. Hal ini akan disampaikan dalam pidato kebijakan di parlemen pada akhir pekan ini, menurut sumber pemerintah.

Fokus pada Kenaikan Upah dan Desentralisasi Ekonomi

Dalam pidatonya, Ishiba akan berjanji untuk mengubah ekspektasi masyarakat yang rendah terhadap pertumbuhan pendapatan, sekaligus mendorong perusahaan Jepang untuk melanjutkan momentum kenaikan upah yang terlihat tahun lalu. Ia juga akan menekankan pentingnya memaksimalkan potensi daerah untuk membangun ekonomi yang lebih terdesentralisasi.

Langkah ini sejalan dengan prioritas Ishiba untuk revitalisasi regional, menjelang pemilihan Majelis Tinggi musim panas mendatang.

Kerja Sama dengan Oposisi

Dengan posisinya sebagai pemimpin koalisi Partai Demokrat Liberal (LDP) dan Komeito yang tidak menguasai Majelis Rendah, Ishiba akan berupaya memperoleh dukungan dari partai oposisi untuk meloloskan anggaran dan undang-undang.

Kenaikan Upah Minimum Nasional

Sebagai respons terhadap kenaikan harga barang kebutuhan pokok yang memberatkan anggaran rumah tangga, Ishiba akan berkomitmen untuk terus meningkatkan rata-rata upah minimum nasional menjadi 1.500 yen per jam pada akhir 2020-an, dari lebih dari 1.000 yen saat ini.

Konteks Kenaikan Upah di Jepang

Tahun lalu, perusahaan Jepang menawarkan kenaikan upah rata-rata terbesar dalam tiga dekade selama negosiasi tahunan. Namun, peningkatan ini belum cukup untuk mengimbangi inflasi, yang terus menekan anggaran keluarga.

Dengan langkah ini, PM Ishiba berharap tidak hanya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahannya, tetapi juga menciptakan fondasi ekonomi yang lebih kuat dan merata bagi seluruh Jepang.

Sc : MS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Siapkan Aturan Imigrasi Baru: Maskapai Wajib Tolak Penumpang Tanpa Izin Mulai 2028

24 February 2026 - 11:10 WIB

Kebakaran Rumah di Timur Tokyo, Tiga Jenazah Ditemukan, Dua Anak Masih Hilang

24 February 2026 - 10:10 WIB

20 Orang Terjebak di Lift Tokyo Skytree Lebih dari 5 Jam, Menara Ditutup Sementara

24 February 2026 - 06:24 WIB

23 Remaja Ditangkap Terkait Tawuran Besar Geng Motor di Tokyo, Libatkan 60 Orang

23 February 2026 - 14:10 WIB

Prefektur Mie Siapkan Denda hingga Rp50 Juta bagi Pelanggan yang Melecehkan Pegawai Toko dan Restoran

23 February 2026 - 11:10 WIB

Trending on News