Menu

Dark Mode
Krisis Minyak Global Ancam Bisnis Jepang, Hampir 44% Perusahaan Bisa Tumbang dalam 6 Bulan Jepang Siapkan “Kelas Wajib” untuk WNA Salah Satu Proses Seleksi Izin Tinggal PM Jepang Janji Dorong Kenaikan Gaji Berkelanjutan dalam Event Mayday Nintendo & Illumination Siapkan Film Animasi Misterius Baru, Tayang 2028! Berserk of Gluttony Season 2 Resmi Diumumkan! Fate & Roxy Kembali Beraksi Robot Legendaris Honda P2 Raih Penghargaan Dunia, Pelopor Gerakan Robot Mirip Manusia

News

Skandal Pilot Mabuk! Dua Mantan Kapten JAL Dilarang Terbang karena Alkohol

badge-check


					Skandal Pilot Mabuk! Dua Mantan Kapten JAL Dilarang Terbang karena Alkohol Perbesar

Kementerian Transportasi Jepang pada Selasa menjatuhkan sanksi larangan terbang kepada dua mantan pilot Japan Airlines (JAL) karena mengonsumsi alkohol berlebihan sebelum penerbangan dan berbohong kepada mantan perusahaan mereka.

Menurut kementerian, kedua kapten tersebut “meminum alkohol melebihi batas yang ditetapkan, meskipun mereka mengetahui aturan” yang melarang konsumsi alkohol dalam 12 jam sebelum jadwal penerbangan.

Keduanya juga “memberikan keterangan palsu kepada perusahaan setelah tiba dan berusaha menutupi konsumsi alkohol yang berlebihan”, kata kementerian tersebut, yang kemudian menjatuhkan skorsing hingga tujuh bulan kepada mereka.

Kedua pilot itu dipecat oleh JAL setelah penerbangan dari Melbourne ke Tokyo pada Desember lalu mengalami keterlambatan tiga jam akibat kadar alkohol dalam tubuh mereka yang melebihi batas yang diizinkan.

Sebagai tanggung jawab atas insiden ini, JAL mengumumkan bulan lalu bahwa dua eksekutif tertingginya akan menerima pemotongan gaji sebesar 30% selama dua bulan.

Tahun lalu, Kementerian Transportasi telah memerintahkan JAL untuk mengambil langkah pencegahan setelah penerbangan dari Dallas ke Tokyo dibatalkan karena seorang pilot membuat keributan akibat mabuk di hotel.

Jepang telah memperkenalkan peraturan baru pada 2019 untuk memperketat aturan konsumsi alkohol bagi pilot setelah beberapa insiden serupa menjadi sorotan.

Pada tahun yang sama, All Nippon Airways pernah menunda penerbangan domestik setelah seorang kopilot gagal dalam tes kadar alkohol.

Sementara itu, pada 2018, seorang kopilot JAL ditangkap di Inggris sesaat sebelum penerbangan karena terbukti hampir 10 kali melebihi batas kadar alkohol yang diperbolehkan dalam darah.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Krisis Minyak Global Ancam Bisnis Jepang, Hampir 44% Perusahaan Bisa Tumbang dalam 6 Bulan

29 April 2026 - 15:10 WIB

Jepang Siapkan “Kelas Wajib” untuk WNA Salah Satu Proses Seleksi Izin Tinggal

29 April 2026 - 14:12 WIB

PM Jepang Janji Dorong Kenaikan Gaji Berkelanjutan dalam Event Mayday

29 April 2026 - 13:36 WIB

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 1.400 Petugas Dikerahkan dan Ribuan Warga Dievakuasi

28 April 2026 - 18:10 WIB

Startup Jepang Ajukan Obat Baru untuk Penyakit Ginjal Kronis pada Kucing

28 April 2026 - 11:10 WIB

Trending on News