Menu

Dark Mode
Kota Asal Shin-chan Resmikan Tutup Gorong-Gorong Bertema Crayon Shin-chan Pemerintah Jepang Pertimbangkan Gandakan Anggaran Industri Konten Jadi 100 Miliar Yen, Fokus Anime, Game, dan Musik Anime Digimon BEATBREAK Masuki Arc Baru “Kyō Arc”, Karakter Baru Disuarakan Shinichirō Miki Film Anime Solo Leveling: Beyond the System Resmi Diumumkan, Lanjutkan Cerita Setelah Season 2 Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama, Target Atasi Kekurangan Sopir

News

Mahkamah Agung Jepang Tolak Visa Tinggal Jangka Panjang bagi Warga AS yang Menikahi Pasangan Sesama Jenis

badge-check


					Mahkamah Agung Jepang Tolak Visa Tinggal Jangka Panjang bagi Warga AS yang Menikahi Pasangan Sesama Jenis Perbesar

Mahkamah Agung Jepang pada Kamis menolak permohonan visa tinggal jangka panjang bagi seorang pria Amerika yang menikahi pasangan sesama jenisnya yang berkewarganegaraan Jepang di Amerika Serikat.

Putusan ini menguatkan keputusan Pengadilan Tinggi Tokyo pada 2023 yang menyatakan bahwa pasangan sesama jenis di Jepang tidak memiliki status hukum yang setara dengan pasangan heteroseksual. Andrew High, pria asal Amerika tersebut, berargumen bahwa penolakan visa tersebut melanggar prinsip kesetaraan yang dijamin dalam Konstitusi Jepang.

Di Jepang, pernikahan sesama jenis belum diakui secara hukum. Visa kategori “suami atau istri dari warga negara Jepang” hanya tersedia bagi pasangan heteroseksual.

Meskipun Pengadilan Distrik Tokyo pada 2022 menolak permohonan High untuk mendapatkan visa tinggal jangka panjang, pengadilan menyarankan agar ia diberikan visa kategori “designated activities” sebagai solusi alternatif. High kemudian memperoleh visa tersebut pada Maret 2023.

Pengadilan distrik juga mengkritik kebijakan imigrasi Jepang yang memberikan visa “designated activities” bagi pasangan sesama jenis jika kedua pasangan adalah warga negara asing, tetapi tidak jika salah satunya berkewarganegaraan Jepang. Praktik ini dinilai bertentangan dengan Konstitusi.

Meskipun telah memperoleh visa “designated activities,” High tetap mengajukan banding untuk mendapatkan visa tinggal jangka panjang, yang menawarkan stabilitas lebih baik dan tidak memiliki batasan dalam kondisi kerja. Namun, Mahkamah Agung akhirnya menolak permohonan tersebut, menegaskan bahwa pernikahan sesama jenis belum memiliki pengakuan hukum di Jepang.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kota Asal Shin-chan Resmikan Tutup Gorong-Gorong Bertema Crayon Shin-chan

6 July 2026 - 12:10 WIB

Pemerintah Jepang Pertimbangkan Gandakan Anggaran Industri Konten Jadi 100 Miliar Yen, Fokus Anime, Game, dan Musik

6 July 2026 - 10:10 WIB

Gaji Pekerja di Jepang Naik Rata-rata 5,01 Persen pada 2026, Tembus Kenaikan di Atas 5 Persen Selama Tiga Tahun Beruntun

4 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Kereta Ekspres Langsung Narita–Haneda, Waktu Tempuh Bakal Lebih Singkat

4 July 2026 - 07:03 WIB

Mulai 2028, Sony Hentikan Produksi Game Fisik Baru untuk PlayStation

3 July 2026 - 15:10 WIB

Trending on News