Menu

Dark Mode
Anime Remake One Piece Versi Netflix Tayang Februari 2027, Musim Pertama Hanya 7 Episode Sega Rilis Sonic Frontiers: Definitive Edition untuk Nintendo Switch 2 Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Kyushu, Jepang Juga Dipantau Dua Topan Sekaligus Film Crayon Shin-chan Terbaru Bertema Dunia Yokai, Dua Member FRUITS ZIPPER Ikut Jadi Pengisi Suara Film Live-Action Golden Kamuy 2 Tayang di Netflix Mulai 13 Juli

News

Kasus Pelecehan Anak di Jepang Mencapai Rekor Tertinggi di 2023

badge-check


					young girl sitting down alone in the dark. Perbesar

young girl sitting down alone in the dark.

Jumlah kasus pelecehan anak yang ditangani oleh pusat kesejahteraan anak di Jepang mencapai 225.509 kasus pada tahun fiskal 2023, angka tertinggi dalam sejarah, menurut data pemerintah yang dirilis Selasa. Dari total kasus tersebut, lebih dari setengahnya merupakan pelecehan psikologis.

Data yang dikumpulkan oleh Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan serta Badan Anak dan Keluarga menunjukkan peningkatan 5,0 persen atau 10.666 kasus lebih banyak dibandingkan tahun fiskal 2022. Ini menandai kenaikan selama 33 tahun berturut-turut sejak pencatatan kasus dimulai.

Rincian Jenis Pelecehan Anak

Lebih dari 50 persen laporan kasus berasal dari kepolisian, sementara 9,8 persen berasal dari tetangga atau kenalan, 8,5 persen dari keluarga atau kerabat, dan 7,4 persen dari sekolah.

Upaya Pemerintah dalam Menangani Pelecehan Anak

Seorang pejabat dari Badan Anak dan Keluarga menyatakan bahwa pemerintah mengambil laporan ini dengan sangat serius dan berencana memperkuat sistem pusat kesejahteraan anak untuk melindungi nyawa anak-anak.

Pusat kesejahteraan anak memiliki wewenang untuk sementara mengambil hak asuh anak yang mengalami pelecehan, serta melakukan inspeksi terhadap rumah tangga yang diduga melakukan kekerasan. Hingga April 2024, terdapat 234 pusat kesejahteraan anak di seluruh Jepang.

Dengan meningkatnya jumlah kasus pelecehan anak, pusat kesejahteraan anak menghadapi tekanan yang semakin besar. Sebagai bagian dari rencana pencegahan pelecehan anak, pemerintah Jepang berencana menambah jumlah petugas kesejahteraan anak dan psikolog.

Selain itu, data awal mengenai kasus pelecehan anak telah direvisi, karena ditemukan beberapa kasus yang setelah diselidiki tidak dikategorikan sebagai pelecehan. Pemerintah juga akan meninjau kembali data dari tahun fiskal 2021 dan sebelumnya untuk memastikan keakuratannya.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS

24 June 2026 - 12:10 WIB

Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Kyushu, Jepang Juga Dipantau Dua Topan Sekaligus

24 June 2026 - 10:10 WIB

Legendaris! Shinkansen Seri 500 dan Doctor Yellow Akan Pensiun pada 2027

23 June 2026 - 15:10 WIB

Jepang Akan Hapus Formulir Bea Cukai Kertas di Bandara Mulai 2030

23 June 2026 - 11:10 WIB

Universitas di Jepang Siapkan Uji Klinis Transplantasi Rahim, Buka Harapan Baru bagi Perempuan yang Tidak Bisa Hamil

23 June 2026 - 10:10 WIB

Trending on News