Menu

Dark Mode
Shinkansen Kini Angkut Barang! Jepang Luncurkan Kereta Peluru untuk Logistik 75% Prefektur Jepang Mulai Genjot Program Hidup Berdampingan dengan Warga Asing Batal Rilis Mobil Listrik, Kerja Sama Honda–Sony Terdampak Perubahan Kebijakan AS Presiden Prabowo Tiba di Tokyo, Mulai Kunjungan Resmi Perdana ke Jepang Rekor Baru! Warga Asing di Jepang Tembus 4 Juta untuk Pertama Kalinya Jepang Perketat Naturalisasi, Masa Tinggal Jadi 10 Tahun Mulai April

Teknologi

Batal Rilis Mobil Listrik, Kerja Sama Honda–Sony Terdampak Perubahan Kebijakan AS

badge-check


					Batal Rilis Mobil Listrik, Kerja Sama Honda–Sony Terdampak Perubahan Kebijakan AS Perbesar

Honda Motor Co. terpaksa meninjau ulang strategi kendaraan listrik (EV) mereka akibat perubahan kebijakan lingkungan di Amerika Serikat, yang berdampak langsung pada kerja sama dengan Sony Group Corp..

Kedua perusahaan mengumumkan pada 25 Maret bahwa mereka membatalkan pengembangan serta peluncuran dua model EV yang sebelumnya sedang dikerjakan.

Seorang pejabat senior Honda menyebut keputusan ini sebagai langkah yang “sangat mengecewakan” dan menyakitkan.

Honda dan Sony sebelumnya mendirikan perusahaan patungan bernama Sony Honda Mobility Inc. pada 2022. Perusahaan ini mengembangkan seri EV generasi baru bernama Afeela, yang menggabungkan teknologi otomotif Honda dengan keahlian hiburan Sony.

Model pertama, sedan Afeela 1 dengan teknologi mengemudi otonom, awalnya dijadwalkan mulai dikirim ke pasar Amerika Serikat pada akhir 2026 dan ke Jepang pada paruh pertama 2027. Namun, seluruh dana pemesanan dari pelanggan akan dikembalikan.

Sementara itu, pengembangan model kedua berupa SUV juga resmi dihentikan.

Honda menyatakan akan mengevaluasi kembali kelanjutan kerja sama dengan Sony, terutama dalam menghadapi masa depan adopsi kendaraan listrik secara luas.

Perubahan ini terjadi setelah Honda pada 12 Maret mengumumkan peninjauan strategi EV mereka, salah satunya karena melambatnya pasar mobil listrik di AS. Bahkan, Honda juga membatalkan tiga model EV baru yang sebelumnya direncanakan untuk pasar Amerika Utara.

Di AS, insentif untuk kendaraan listrik mulai dikurangi di bawah pemerintahan Donald Trump, termasuk penghentian subsidi pembelian EV sejak musim gugur lalu. Dampaknya, pasar EV melambat, sementara mobil hybrid justru menunjukkan performa yang kuat.

Akibat perubahan strategi ini, Honda memperkirakan akan mengalami kerugian besar, termasuk dari pembatalan proyek dan penurunan nilai aset fasilitas produksi.

Perusahaan memproyeksikan kerugian bersih hingga 690 miliar yen (sekitar Rp4,5 triliun) untuk tahun fiskal yang berakhir pada Maret.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Uji Coba AI untuk Deteksi Kanker Lewat X-ray, Beban Dokter Diharapkan Berkurang

25 March 2026 - 16:10 WIB

Polisi Jepang Rekomendasikan Aplikasi Pemblokir Panggilan untuk Cegah Penipuan Telepon

9 March 2026 - 16:10 WIB

Industri Pariwisata Jepang Dinilai Perlu Bangun Kepercayaan Lokal Sebelum Maksimalkan AI

7 March 2026 - 14:10 WIB

Mahasiswi Jepang Ciptakan Robot “Egois” agar Lansia Lebih Sering Keluar Rumah

6 March 2026 - 10:10 WIB

Startup Jepang Uji Terbang Mobil Terbang di Tokyo, Targetkan Operasi Komersial 2028

25 February 2026 - 13:10 WIB

Trending on Teknologi