Menu

Dark Mode
Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026 Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

News

Bebas Visa ke 190 Negara, Banyak Warga Jepang Tak Miliki Paspor

badge-check


					Bebas Visa ke 190 Negara, Banyak Warga Jepang Tak Miliki Paspor Perbesar

Data terbaru dari Kementerian Luar Negeri Jepang menunjukkan tren yang mengkhawatirkan: hanya satu dari enam warga Jepang, atau sekitar 17,5%, yang memiliki paspor pada akhir 2024.

Angka ini menandai tren penurunan minat warga Jepang untuk bepergian ke luar negeri, yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Faktor-faktor seperti pandemi COVID-19, biaya perjalanan yang meningkat akibat pelemahan yen, serta pergeseran preferensi generasi muda Jepang terhadap gaya hidup yang lebih domestik berkontribusi terhadap fenomena ini.

Menurut survei Japan Association of Travel Agents (JATA), generasi muda Jepang semakin kurang tertarik untuk bepergian ke luar negeri dibandingkan generasi sebelumnya. Banyak yang mengutip faktor ekonomi, kurangnya kebutuhan untuk bepergian ke luar negeri, serta kenyamanan hidup di Jepang sebagai alasan utama.

Para ahli memperingatkan bahwa menurunnya mobilitas global warga Jepang dapat berdampak pada daya saing internasional negara tersebut. Kurangnya pengalaman di luar negeri dapat menghambat keterampilan bahasa asing, wawasan budaya, serta kesiapan tenaga kerja Jepang dalam menghadapi persaingan global.

Sebagai perbandingan, negara tetangga seperti Korea Selatan memiliki tingkat kepemilikan paspor yang jauh lebih tinggi, mencapai lebih dari 45% dari populasi. Ini mencerminkan perbedaan budaya dalam memandang pentingnya pengalaman global.

Menyadari potensi dampak jangka panjang dari tren ini, pemerintah Jepang telah berupaya untuk meningkatkan keterlibatan global warganya. Program subsidi untuk pelajar yang ingin belajar di luar negeri, kampanye promosi perjalanan internasional, serta upaya memperluas kerja sama antaruniversitas dengan institusi luar negeri menjadi beberapa langkah yang telah diambil.

Namun, dengan meningkatnya ketidakpastian ekonomi serta kecenderungan masyarakat Jepang untuk lebih memilih perjalanan domestik, masih menjadi tantangan besar bagi pemerintah untuk membalikkan tren penurunan mobilitas global ini.

Sc : asia.nikkei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka

16 July 2026 - 17:10 WIB

Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂

16 July 2026 - 13:10 WIB

Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun

16 July 2026 - 12:10 WIB

Wisatawan China ke Jepang Anjlok 56%, Kunjungan Turis Asing Ikut Turun di Paruh Pertama 2026

16 July 2026 - 10:10 WIB

Kasus Ganja di Jepang Pecahkan Rekor, Mayoritas Pelaku Berusia di Bawah 30 Tahun

15 July 2026 - 17:10 WIB

Trending on News