Menu

Dark Mode
WNI di Kumamoto Saling Bantu dengan Warga Jepang Usai Gempa, Bertahan di Pengungsian Tanpa Listrik dan Air Kereta Shinkansen Baru Buatan Jepang Resmi Dikirim ke Taiwan, Siap Beroperasi pada 2027 Film Baru BanG Dream! Ave Mujica Tayang Oktober 2026, Trailer Perdana Resmi Dirilis Korban Gempa Kumamoto Bertambah Jadi 34 Orang, Ribuan Warga Masih Bertahan di Pengungsian Jepang Pertama Kali Uji Coba Rudal Tomahawk, Perkuat Kemampuan Pertahanan Neon Genesis Evangelion Resmi Masuk Criterion Channel Mulai September

News

Bentrok Sesama WNI di Gunma, Jepang Berujung 1 Orang Tewas dengan Luka Tikaman 3 Orang Luka Parah

badge-check


					Bentrok Sesama WNI di Gunma, Jepang Berujung 1 Orang Tewas dengan Luka Tikaman 3 Orang Luka Parah Perbesar

Pada dini hari tanggal 3 November, seorang pria berkewarganegaraan Indonesia berusia 37 tahun ditemukan terkapar bersimbah darah di halaman sebuah rumah di daerah Kamisuwa-cho, Kota Isesaki, Prefektur Gunma. Pria tersebut, yang kemudian diketahui bernama Abdul Rahman, langsung dilarikan ke rumah sakit di Kota Maebashi. Sayangnya, nyawanya tak tertolong, dan ia dinyatakan meninggal dunia.

Sekitar pukul 1:30 pagi, seorang wanita yang menjadi saksi mata melaporkan melalui panggilan darurat bahwa ia mendengar suara pria-pria berbahasa asing bertengkar dengan suara keras di dekat apartemen Kamisuwa-cho. Ketika polisi tiba di lokasi, mereka menemukan Abdul Rahman dengan beberapa luka yang diduga akibat benda tajam di punggung dan tubuhnya. Polisi juga menemukan jejak darah di sekitar lokasi, sehingga menguatkan dugaan bahwa ini adalah kasus pembunuhan.

Di sekitar area kejadian, tepatnya di sebuah pemakaman di Hinode-cho, Kota Isesaki, polisi juga menemukan Bobby Smakdo, seorang pria Indonesia berusia 24 tahun, tergeletak bersimbah darah. Selain itu, di tempat lain yang tak jauh, yaitu di area parkir apartemen di Miyamae-cho, dua pria lain yang juga diduga warga asing ditemukan terluka dan penuh darah di dalam mobil kecil. Ketiganya langsung dilarikan ke rumah sakit, dan meskipun terluka parah, mereka masih dalam kondisi sadar.

Polisi menduga bahwa peristiwa ini diawali oleh perselisihan yang melibatkan beberapa orang dan tengah menyelidiki insiden ini sebagai kasus pembunuhan dan percobaan pembunuhan.

Pihak berwenang akan menunggu pemulihan para korban, termasuk Bobby Smakdo, untuk menggali lebih jauh tentang apa yang sebenarnya terjadi di balik peristiwa tragis ini.

Sc : yahoo.co.jp

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

WNI di Kumamoto Saling Bantu dengan Warga Jepang Usai Gempa, Bertahan di Pengungsian Tanpa Listrik dan Air

1 August 2026 - 14:27 WIB

Kereta Shinkansen Baru Buatan Jepang Resmi Dikirim ke Taiwan, Siap Beroperasi pada 2027

31 July 2026 - 16:10 WIB

Korban Gempa Kumamoto Bertambah Jadi 34 Orang, Ribuan Warga Masih Bertahan di Pengungsian

31 July 2026 - 11:10 WIB

Jepang Pertama Kali Uji Coba Rudal Tomahawk, Perkuat Kemampuan Pertahanan

31 July 2026 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Aturan Baru, Pelaku Stalking Bisa Dipasang Alat Pelacak GPS

30 July 2026 - 18:10 WIB

Trending on News