Menu

Dark Mode
My Hero Academia Resmi Tamat Setelah Hampir Satu Dekade, Menutup Kisah Deku dengan Seruan “PLUS ULTRA” Jizō-sama: Penjaga Sunyi Anak-Anak dan Orang yang Melintas di Jalanan Jepang Film Terbaru Crayon Shin-chan Bertema Yōkai Siap Tayang Musim Panas 2026 Cara Membawa Perlengkapan Sholat & Makanan Halal dari Indonesia ke Jepang Cara Mengatakan “Aku Nggak Yakin” dalam Banyak Nuansa Bahasa Jepang Manga Psyren Akhirnya Dapat Adaptasi Anime, Tayang 2026

News

Honda Hapus Batas Usia Pensiun dan Sistem Senioritas: Fokus pada Kompetensi dan Teknologi Baru

badge-check


					Honda Hapus Batas Usia Pensiun dan Sistem Senioritas: Fokus pada Kompetensi dan Teknologi Baru Perbesar

Honda Motor Co. mengumumkan reformasi besar dalam sistem kepegawaian, termasuk menghapus batas usia pensiun bagi karyawan berkeahlian tinggi dan sistem senioritas bagi eksekutif. Langkah ini, menurut Wakil Presiden Eksekutif Noriya Kaihara, akan mendukung inovasi dan daya saing di era kendaraan listrik (EV).

Transformasi Sistem Berbasis Merit

Mulai Juni, Honda akan menggantikan sistem senioritas dengan sistem berbasis merit secara menyeluruh. Selain itu, perusahaan akan menaikkan gaji eksekutif, dengan kenaikan tahunan sebesar 2 juta hingga 3 juta yen (sekitar Rp 190 juta hingga Rp 290 juta) untuk manajer departemen.

Langkah ini bertujuan menarik talenta di bidang baru seperti kecerdasan buatan (AI) dan perangkat lunak, yang semakin penting karena kendaraan menjadi lebih canggih dan elektrifikasi meningkat.

“Memiliki kemampuan menguasai semua teknologi utama sendiri adalah kunci untuk memenangkan pasar EV dan meningkatkan daya saing,” kata Kaihara.

Batas Usia Pensiun Tidak Lagi Wajib

Honda juga akan mulai menghapus batas usia pensiun bagi sebagian karyawan, yang saat ini berkisar antara 60 hingga 65 tahun. Dalam sistem baru, karyawan dengan keahlian teknis atau spesialisasi tinggi dapat terus bekerja melewati usia 65 tahun.

Meski kendaraan berbahan bakar bensin diperkirakan menurun akibat meningkatnya kendaraan listrik, Kaihara menekankan pentingnya mempertahankan teknologi yang telah dikembangkan selama bertahun-tahun.

“Kendaraan berbahan bakar bensin tidak akan sepenuhnya hilang. Ada teknologi yang tetap perlu dipertahankan,” tambahnya.

Integrasi Bisnis dengan Nissan Tidak Memengaruhi Reformasi

Honda dan Nissan Motor Co. sedang membahas rencana integrasi bisnis di bawah perusahaan induk bersama. Namun, Kaihara menegaskan bahwa reformasi sistem kepegawaian Honda tidak akan terpengaruh oleh diskusi tersebut.

“Terlepas dari integrasi bisnis, Honda tidak memiliki niat untuk mengubah pendekatan saat ini dalam sistem kepegawaian,” tegasnya.

Dengan reformasi ini, Honda menunjukkan komitmennya untuk bersaing di masa depan dengan mempertahankan talenta terbaik dan terus berinovasi di tengah transisi menuju kendaraan listrik

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Gempa 7,5 Magnitudo Jadi Peringatan: Turis Asing di Jepang Tak Tahu Prosedur Evakuasi

15 December 2025 - 12:30 WIB

Dua Orang Ditusuk di Area Gedung Hiburan Idol HKT48, Fukuoka Jepang

15 December 2025 - 10:10 WIB

Jepang Siapkan Anggaran Pertahanan Hampir Rp900 Triliun, Termasuk Rudal Jarak Jauh dan Drone

13 December 2025 - 12:10 WIB

BOJ Bersiap Naikkan Suku Bunga ke Level Tertinggi dalam 30 Tahun di Tengah Inflasi Berkepanjangan

13 December 2025 - 11:10 WIB

Kanji “Kuma” Dipilih Jadi Kanji Tahun 2025 Karena Maraknya Kasus Serangan Beruang

13 December 2025 - 10:10 WIB

Trending on News