Menu ✖

Dark Mode
Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027 Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka Film Anime Gundam Seed FREEDOM ZERO Tayang Januari 2027 di Jepang, Trailer Terbaru Dirilis Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

News

Jepang Akan Terapkan Sistem Bantuan Komprehensif untuk Korban Kejahatan Serius Mulai 2026

badge-check


					Jepang Akan Terapkan Sistem Bantuan Komprehensif untuk Korban Kejahatan Serius Mulai 2026 Perbesar

Pemerintah Jepang pada Jumat resmi memutuskan untuk memulai sistem baru yang memberikan dukungan menyeluruh bagi korban kejahatan serius maupun keluarga korban yang ditinggalkan, mulai 13 Januari 2026. Tanggal pelaksanaan ini ditetapkan melalui undang-undang revisi yang disetujui dalam rapat kabinet.

Melalui sistem bantuan ini, korban kejahatan yang diperkirakan mengalami kesulitan hidup dapat memperoleh dukungan hukum dari pengacara yang diperkenalkan oleh Japan Legal Support Center (Houterasu). Para pengacara akan membantu mengurus laporan kerugian, pengaduan pidana, negosiasi penyelesaian, hingga menuntut ganti rugi di pengadilan.

Pemerintah berencana memberikan bantuan gratis kepada pemohon dengan aset tidak lebih dari 3 juta yen (sekitar Rp315 juta).

Undang-undang dukungan hukum komprehensif yang direvisi pada April 2024 menetapkan bahwa korban tindak pidana fatal, seperti pembunuhan, kekerasan seksual, serta kematian akibat mengemudi berbahaya, akan tercakup dalam sistem baru ini.

Dalam rapat kabinet tersebut, pemerintah juga mengadopsi peraturan yang memungkinkan pemberian bantuan serupa kepada korban yang mengalami cedera akibat tindak kriminal yang disengaja, termasuk perampokan dan mengemudi ugal-ugalan, apabila membutuhkan waktu pemulihan lebih dari tiga bulan atau memenuhi syarat untuk menerima tunjangan disabilitas.

Selama ini, korban maupun keluarga korban sering kewalahan menghadapi wawancara polisi dan negosiasi dengan pelaku, bahkan hingga kehilangan penghasilan sehingga tidak mampu menyewa pengacara. Meski Houterasu memiliki program sementara untuk menanggung biaya pengacara, cakupannya masih terbatas.

Menurut para ahli, pemerintah Jepang semakin didesak untuk meningkatkan dukungan publik bagi masyarakat yang terdampak kejahatan serius.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Anime Macross Frontier Akan Rilis Blu-ray Deluxe Edition pada 2027

9 October 2026 - 18:10 WIB

Mobil Berdiplomatik Rusia Tabrakan di Depan Kementerian Luar Negeri Jepang, Empat Orang Terluka

9 October 2026 - 15:10 WIB

Sambut Hari Godzilla, Stasiun Hibiya Tokyo Akan Putar Lagu Tema Godzilla Sebelum Kereta Berangkat

8 October 2026 - 14:10 WIB

Data Paspor Ratusan Pelanggan H.I.S. Diduga Bocor, Dua Perusahaan Jepang Umumkan Kebocoran Data

8 October 2026 - 11:10 WIB

Kasus WNI di Yamanashi Jepang Yang Tusuk Rekan Kerja Divonis 2 Tahun Penjara dengan Masa Percobaan

8 October 2026 - 10:10 WIB

Trending on News