Menu

Dark Mode
Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas Anime Remake One Piece Versi Netflix Tayang Februari 2027, Musim Pertama Hanya 7 Episode Sega Rilis Sonic Frontiers: Definitive Edition untuk Nintendo Switch 2 Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Kyushu, Jepang Juga Dipantau Dua Topan Sekaligus

News

Jepang Alami Musim Panas Terpanas Sejak Pencatatan Dimulai

badge-check


					Jepang Alami Musim Panas Terpanas Sejak Pencatatan Dimulai Perbesar

Jepang mengalami musim panas terpanas sepanjang sejarah sejak pencatatan dimulai pada tahun 1898, menurut Badan Meteorologi Jepang (JMA) pada Senin.

Rata-rata suhu antara Juni hingga Agustus tercatat 2,36°C lebih tinggi dari nilai standar, menjadikannya musim panas terpanas dalam 126 tahun terakhir. Ini juga merupakan musim panas ketiga berturut-turut dengan suhu tertinggi dalam sejarah.

Gelombang panas ekstrem membuat 84.521 orang harus dirawat di rumah sakit dari 1 Mei hingga 24 Agustus tahun ini, naik tipis dibandingkan 83.414 orang pada periode yang sama tahun lalu, berdasarkan data Badan Manajemen Kebakaran dan Bencana Jepang.

Masao Nakano, seorang pelari berusia 80 tahun di Tokyo, mengatakan ia merindukan masa lalu ketika cukup keluar rumah, menyiram jalan dengan air, dan merasakan udara sejuk. “Ini gila. Semua ini ulah manusia, kan? Dari AC sampai pembangkit listrik,” ujarnya.

Sementara itu, Miyu Fujita, seorang pekerja kantoran berusia 22 tahun, mengaku lebih banyak bersosialisasi di dalam ruangan untuk menghindari panas menyengat. Ia juga khawatir anak-anak tidak bisa lagi menikmati bermain di luar seperti dulu. “Saat kecil, musim panas berarti bermain di luar. Sekarang? Mustahil,” katanya.

Dampak perubahan iklim semakin jelas terlihat di Jepang. Bunga sakura mekar lebih awal atau bahkan tidak mekar sempurna karena musim dingin yang tidak cukup dingin. Puncak bersalju Gunung Fuji pun baru muncul pada awal November tahun lalu, terlambat dibandingkan rata-rata normal pada awal Oktober.

Para ilmuwan menegaskan bahwa gelombang panas semakin sering dan intens akibat perubahan iklim yang disebabkan manusia. Data global dari Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional AS menunjukkan Asia merupakan salah satu kawasan dengan pemanasan tercepat sejak 1990, setelah Eropa.

Bulan lalu, PBB memperingatkan bahwa kenaikan suhu global tidak hanya mengancam kesehatan pekerja, tetapi juga menurunkan produktivitas, dengan penurunan 2–3 persen untuk setiap kenaikan suhu satu derajat di atas 20°C.

Sc ; JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pria di Jepang Dihukum Bayar Rp500 Juta karena Bohongi Pacar soal Status Pernikahan hingga Hamil dan Melahirkan

25 June 2026 - 11:10 WIB

Jepang Siapkan Investasi Rp25.000 Triliun hingga 2040, Industri Semikonduktor dan Anime Jadi Prioritas

25 June 2026 - 10:10 WIB

Pemerintah Prefektur Mie Lanjutkan Warga Negara Asing Tetap Dapat Mengikuti Ujian Rekrutmen PNS

24 June 2026 - 12:10 WIB

Waspada! Hujan Ekstrem Ancam Kyushu, Jepang Juga Dipantau Dua Topan Sekaligus

24 June 2026 - 10:10 WIB

Legendaris! Shinkansen Seri 500 dan Doctor Yellow Akan Pensiun pada 2027

23 June 2026 - 15:10 WIB

Trending on News