Menu

Dark Mode
Menang Telak di Pemilu, PM Jepang Sanae Takaichi Balas Ucapan Selamat dari Donald Trump dan Pemimpin Dunia Ribuan Kupon Beras di Kota Beppu Jepang Hilang, Diduga Tak Sengaja Terbuang Sony Resmi Tinggalkan Pasar Blu-ray Recorder, Streaming Jadi Penentu Zaman Utang Jepang Tembus Rekor 1.342 Triliun Yen, Janji Belanja Besar Perdana Menteri Takaichi Jadi Sorotan Cosplay Detective Conan Dilarang di Sejumlah Event China Kenapa Rasa Malu Lebih Kuat daripada Hukuman Bagi Orang Jepang

Teknologi

Jepang Kembangkan Teknologi Satelit untuk Deteksi Cepat Kerusakan Akibat Gempa

badge-check


					Jepang Kembangkan Teknologi Satelit untuk Deteksi Cepat Kerusakan Akibat Gempa Perbesar

Badan Antariksa Jepang, JAXA, menandatangani perjanjian dengan Prefektur Kumamoto pada Jumat untuk menerapkan program yang dapat memperkirakan tingkat kerusakan bangunan akibat gempa menggunakan citra satelit.

Inovasi untuk Respon Cepat Bencana

Program ini dirancang untuk menganalisis citra satelit sebelum dan sesudah gempa, memberikan estimasi kerusakan dalam waktu 2-3 jam setelah pengamatan. Teknologi ini dapat digunakan bahkan di malam hari atau saat cuaca buruk, sehingga menjadi solusi penting dalam situasi darurat.

Dalam perjanjian ini, JAXA akan menerima sekitar 200.000 data kerusakan bangunan akibat gempa besar yang mengguncang Kumamoto pada tahun 2016. Data tersebut akan digunakan untuk meningkatkan akurasi sistem sebelum diterapkan secara nasional dalam beberapa tahun mendatang.

Pelajaran dari Kumamoto untuk Seluruh Jepang

Gubernur Kumamoto, Takashi Kimura, menyatakan harapannya agar pengalaman Kumamoto dapat dimanfaatkan untuk mempercepat respons bencana di seluruh Jepang.

“Saya sangat berharap pelajaran dari Kumamoto dapat digunakan untuk penanganan bencana di seluruh negeri,” ujarnya dalam acara penandatanganan.

Manfaat di Tengah Tantangan Bencana

Teknologi ini diproyeksikan membantu pemerintah dan tim penyelamat memprioritaskan bantuan ke wilayah yang paling parah terkena dampak gempa.

Sebagai contoh, saat gempa berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang Semenanjung Noto pada Hari Tahun Baru 2024, pemerintah menghadapi kesulitan menentukan tingkat kerusakan sebelum matahari terbenam. Dengan program ini, tantangan seperti itu dapat diminimalkan.

Langkah ke Depan dalam Kesiapan Bencana

Dengan kerja sama ini, JAXA tidak hanya mengembangkan teknologi canggih tetapi juga menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan masyarakat Jepang. Program ini diharapkan menjadi langkah maju dalam memitigasi dampak gempa, menyelamatkan nyawa, dan mempercepat proses pemulihan setelah bencana.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sony Resmi Tinggalkan Pasar Blu-ray Recorder, Streaming Jadi Penentu Zaman

11 February 2026 - 11:10 WIB

SkyDrive Siap Masuk Persaingan Mobil Terbang Global, Targetkan Operasi Komersial pada 2028

9 February 2026 - 13:10 WIB

Pengiriman PlayStation 5 Tembus 92,1 Juta Unit

9 February 2026 - 12:30 WIB

TSMC Produsen Chip asal Taiwan Bakal Buka Produksi di Jepang Buat Era AI

6 February 2026 - 11:10 WIB

Switch 2 Dongkrak Penjualan Nintendo Jadi 1,91 Triliun Yen

4 February 2026 - 10:10 WIB

Trending on Teknologi