Menu

Dark Mode
Onimusha: Way of the Sword Akan Rilis September, Demo Sudah Bisa Dicoba Jepang Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat untuk Media Sosial Anak dan Remaja WNI Pemegang Visa Tokutei Ginou Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyimpan Jenazah Bayi di Apartemen Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah Topan Jangmi Mendarat di Prefektur Wakayama, Jepang Keluarkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi Jumlah Mahasiswa Asing di Jepang Pecahkan Rekor, Lampaui Target Pemerintah Delapan Tahun Lebih Cepat

News

Jepang Tetapkan Tahun 2030 Industri Penerbangan Memakai Bahan Bakar Ramah Lingkungan Berkelanjutan

badge-check


					Jepang Tetapkan Tahun 2030 Industri Penerbangan Memakai Bahan Bakar Ramah Lingkungan Berkelanjutan Perbesar

Bahan bakar penerbangan berkelanjutan akan menjadi kunci untuk menjaga pesawat tetap terbang mulai tahun fiskal 2030, seiring upaya pemerintah untuk mendekarbonisasi industri penerbangan.

Kementerian industri Jepang telah memutuskan kebijakan ini setelah pertemuan panel penasihat pada 30 September, menurut sumber yang terpercaya. Rencana ini mencakup revisi peraturan pemerintah dan kementerian yang relevan selama tahun fiskal berikutnya yang dimulai pada 1 April.

Industri penerbangan sedang berjuang untuk beralih dari bahan bakar fosil yang menjadi penyebab utama pelepasan gas rumah kaca. Sementara bahan bakar jet tradisional diolah dari minyak mentah, sebagian besar versi berkelanjutan dihasilkan dari minyak goreng bekas. Emisi karbon dioksida total dari proses produksi hingga penggunaan bahan bakar ini hanya sekitar 20% dari emisi bahan bakar tradisional.

Pemerintah berharap dapat mempercepat pasokan sumber berkelanjutan untuk pesawat sebagai langkah terakhir untuk melawan perubahan iklim. Rencananya, mereka akan meminta lima distributor energi besar, termasuk Eneos Corp. dan Idemitsu Kosan Co., untuk menyediakan bahan bakar penerbangan berkelanjutan dalam jumlah yang setidaknya sesuai dengan 5% dari total emisi karbon dioksida yang dihasilkan oleh bahan bakar jet pada tahun fiskal 2019.

Semakin banyak maskapai penerbangan yang mulai menggunakan sumber berkelanjutan untuk mengoperasikan pesawat penumpang mereka, namun pasokannya masih sangat terbatas. Pada tahun 2022, sekitar 300.000 kiloliter bahan bakar berkelanjutan digunakan oleh industri penerbangan global, yang hanya mewakili 0,1% dari total penggunaan.

Diperlukan sekitar 450 juta kiloliter bahan bakar berkelanjutan untuk mencapai netralitas karbon pada tahun 2050. Sayangnya, harga minyak goreng bekas melambung tinggi di seluruh dunia, tiga kali lipat lebih mahal dibandingkan bahan bakar jet tradisional.

Sebagai bagian dari inisiatifnya untuk mempromosikan penggunaan sumber bahan bakar penerbangan berkelanjutan, pemerintah harus memutuskan siapa yang akan menanggung biaya yang melambung dan di mana basis manufaktur akan didirikan.

Sc : asahi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat untuk Media Sosial Anak dan Remaja

3 June 2026 - 16:10 WIB

WNI Pemegang Visa Tokutei Ginou Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyimpan Jenazah Bayi di Apartemen

3 June 2026 - 15:10 WIB

Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah

3 June 2026 - 12:10 WIB

Topan Jangmi Mendarat di Prefektur Wakayama, Jepang Keluarkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi

3 June 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Mahasiswa Asing di Jepang Pecahkan Rekor, Lampaui Target Pemerintah Delapan Tahun Lebih Cepat

2 June 2026 - 18:10 WIB

Trending on News