Menu

Dark Mode
Film Live-Action Gundam Mulai Produksi, Netflix Tambah Deretan Aktor Baru Animal Crossing Rayakan 25 Tahun, Nintendo Rilis Ilustrasi Spesial Pekerja Wahana Hiburan di Tokyo Tewas Usai Terjebak Saat Inspeksi Jepang Longgarkan Aturan Ekspor Senjata, Bidik Kerja Sama Pertahanan Global Proyek Apartemen untuk Warga Asing di Jepang Dibatalkan Usai Gelombang Penolakan Film Live-Action “Elden Ring” Resmi Tayang 2028, Disutradarai Alex Garland

News

Kanji “Kuma” Dipilih Jadi Kanji Tahun 2025 Karena Maraknya Kasus Serangan Beruang

badge-check


					Kanji “Kuma” Dipilih Jadi Kanji Tahun 2025 Karena Maraknya Kasus Serangan Beruang Perbesar

Kanji 「熊」(kuma) yang berarti beruang terpilih sebagai satu karakter yang paling mewakili suasana sosial di Jepang tahun ini, demikian diumumkan sebuah organisasi yang berbasis di Kyoto pada Jumat.

Pemilihan kanji tersebut dipicu oleh lonjakan tajam kasus serangan beruang di berbagai wilayah Jepang, yang menjadi perhatian besar masyarakat sepanjang tahun. Selain itu, kanji ini juga mencerminkan sorotan publik terhadap panda—yang dalam bahasa Jepang ditulis menggunakan gabungan kanji beruang dan kucing. Tahun ini, empat panda yang sebelumnya dipinjamkan ke sebuah kebun binatang di Jepang bagian barat telah dikembalikan ke China, sehingga kini hanya tersisa dua ekor panda di Jepang.

Dari total 189.122 suara yang masuk, sebanyak 23.346 suara memilih kanji “kuma”. Ini menjadi pertama kalinya kanji tersebut terpilih dalam polling tahunan ke-31 yang diselenggarakan oleh Japan Kanji Aptitude Testing Foundation. Voting dilakukan oleh masyarakat melalui situs web dan kartu pos.

Seperti tradisi setiap tahunnya, kanji terpilih ditulis menggunakan kuas kaligrafi raksasa di atas kertas washi—kertas tradisional Jepang—berukuran sekitar 1,5 meter × 1,3 meter. Penulisan dilakukan oleh Kepala Pendeta Buddha Seihan Mori di Kuil Kiyomizu, Kyoto.

Mengacu pada banyaknya kasus beruang yang masuk ke area permukiman, yang bahkan menyebabkan pembatalan acara dan penutupan sekolah, Mori menyampaikan doa untuk para korban. Ia juga mengatakan bahwa pemilihan kanji ini menjadi pengingat bahwa masyarakat perlu lebih serius memikirkan dampak perubahan lingkungan.

Di posisi kedua, terpaut 180 suara, terdapat kanji 「米」(kome) yang berarti beras. Kanji ini dipilih karena melonjaknya harga beras serta pelantikan kembali Presiden Amerika Serikat Donald Trump—nama Amerika Serikat dalam bahasa Jepang sendiri ditulis menggunakan kanji beras dan negara.

Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh kanji 「高」(taka) yang berarti tinggi, melambangkan kenaikan harga-harga sekaligus merujuk pada Perdana Menteri perempuan pertama Jepang, Sanae Takaichi, yang nama keluarganya diawali kanji tersebut.

Sebagai perbandingan, tahun lalu kanji 「金」(kin/kane) yang berarti emas atau uang terpilih sebagai simbol tahun, mencerminkan prestasi atlet Jepang di Olimpiade dan Paralimpiade Paris serta berbagai isu terkait uang, termasuk skandal pendanaan politik.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pekerja Wahana Hiburan di Tokyo Tewas Usai Terjebak Saat Inspeksi

22 April 2026 - 12:53 WIB

Jepang Longgarkan Aturan Ekspor Senjata, Bidik Kerja Sama Pertahanan Global

22 April 2026 - 12:10 WIB

Proyek Apartemen untuk Warga Asing di Jepang Dibatalkan Usai Gelombang Penolakan

22 April 2026 - 10:10 WIB

Film Live-Action “Elden Ring” Resmi Tayang 2028, Disutradarai Alex Garland

21 April 2026 - 18:10 WIB

Jepang Keluarkan Peringatan Khusus, Risiko Gempa Besar M8+ Meningkat Setelah Gempa Kuat

21 April 2026 - 14:30 WIB

Trending on News