Menu

Dark Mode
Kenapa Banyak Orang Indonesia Sakit Saat Winter di Jepang? Bandai Spirits Umumkan Model Kit Patlabor EZY, Anime Baru Debut dalam Format Film Mulai Mei 2026 Kosakata Jepang Saat Mau Bilang “Mungkin Lain Kali” GAME FREAK Umumkan Beast of Reincarnation, Action RPG Berlatar Jepang Pasca-Apokaliptik, Rilis Musim Panas Ini Pria Ditangkap Karena Diduga Membunuh Mantan Pacar Hamil di Ibaraki Nintendo Umumkan Super Mario Bros. Wonder Nintendo Switch 2 Edition, Rilis 26 Maret dengan Karakter dan Mode Baru

News

Kanji “Kuma” Dipilih Jadi Kanji Tahun 2025 Karena Maraknya Kasus Serangan Beruang

badge-check


					Kanji “Kuma” Dipilih Jadi Kanji Tahun 2025 Karena Maraknya Kasus Serangan Beruang Perbesar

Kanji 「熊」(kuma) yang berarti beruang terpilih sebagai satu karakter yang paling mewakili suasana sosial di Jepang tahun ini, demikian diumumkan sebuah organisasi yang berbasis di Kyoto pada Jumat.

Pemilihan kanji tersebut dipicu oleh lonjakan tajam kasus serangan beruang di berbagai wilayah Jepang, yang menjadi perhatian besar masyarakat sepanjang tahun. Selain itu, kanji ini juga mencerminkan sorotan publik terhadap panda—yang dalam bahasa Jepang ditulis menggunakan gabungan kanji beruang dan kucing. Tahun ini, empat panda yang sebelumnya dipinjamkan ke sebuah kebun binatang di Jepang bagian barat telah dikembalikan ke China, sehingga kini hanya tersisa dua ekor panda di Jepang.

Dari total 189.122 suara yang masuk, sebanyak 23.346 suara memilih kanji “kuma”. Ini menjadi pertama kalinya kanji tersebut terpilih dalam polling tahunan ke-31 yang diselenggarakan oleh Japan Kanji Aptitude Testing Foundation. Voting dilakukan oleh masyarakat melalui situs web dan kartu pos.

Seperti tradisi setiap tahunnya, kanji terpilih ditulis menggunakan kuas kaligrafi raksasa di atas kertas washi—kertas tradisional Jepang—berukuran sekitar 1,5 meter × 1,3 meter. Penulisan dilakukan oleh Kepala Pendeta Buddha Seihan Mori di Kuil Kiyomizu, Kyoto.

Mengacu pada banyaknya kasus beruang yang masuk ke area permukiman, yang bahkan menyebabkan pembatalan acara dan penutupan sekolah, Mori menyampaikan doa untuk para korban. Ia juga mengatakan bahwa pemilihan kanji ini menjadi pengingat bahwa masyarakat perlu lebih serius memikirkan dampak perubahan lingkungan.

Di posisi kedua, terpaut 180 suara, terdapat kanji 「米」(kome) yang berarti beras. Kanji ini dipilih karena melonjaknya harga beras serta pelantikan kembali Presiden Amerika Serikat Donald Trump—nama Amerika Serikat dalam bahasa Jepang sendiri ditulis menggunakan kanji beras dan negara.

Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh kanji 「高」(taka) yang berarti tinggi, melambangkan kenaikan harga-harga sekaligus merujuk pada Perdana Menteri perempuan pertama Jepang, Sanae Takaichi, yang nama keluarganya diawali kanji tersebut.

Sebagai perbandingan, tahun lalu kanji 「金」(kin/kane) yang berarti emas atau uang terpilih sebagai simbol tahun, mencerminkan prestasi atlet Jepang di Olimpiade dan Paralimpiade Paris serta berbagai isu terkait uang, termasuk skandal pendanaan politik.

Sc : KN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pria Ditangkap Karena Diduga Membunuh Mantan Pacar Hamil di Ibaraki

23 January 2026 - 15:10 WIB

Siswa Kejuruan Asal Indonesia Ditangkap Polisi Takamatsu, Jepang atas Dugaan Pemerkosaan

23 January 2026 - 12:10 WIB

Rencana Pemotongan Pajak Makanan PM Sanae Takaichi Picu Kekhawatiran Menurunnya Pendapatan Negara Jepang

23 January 2026 - 10:10 WIB

Kereta Shinkansen Tambahan Beroperasi Setelah Penerbangan Dibatalkan Akibat Salju Tebal

23 January 2026 - 07:10 WIB

Jepang untuk Pertama Kalinya Beri Dukungan Pengisian Bahan Bakar Pesawat Militer Korea Selatan, Sinyal Menguatnya Kerja Sama Pertahanan

22 January 2026 - 14:10 WIB

Trending on News