Menu

Dark Mode
AS Ajak Jepang Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Buatan Presiden Trump Impor Beras Swasta Jepang Meledak di 2025, Tembus Rekor Tertinggi Akibat Harga Beras Lokal Mahal Polisi Tangkap Pria asal Osaka Terkait Blog Jepang yang Diduga Promosikan Prostitusi Anak di Laos Anime Nia Liston: The Merciless Maiden Diumumkan, Tayang Oktober Angka Bunuh Diri di Jepang Turun ke Bawah 20 Ribu untuk Pertama Kalinya, Namun Kasus di Kalangan Pelajar Justru Tertinggi Pengisi Suara Dragon Ball “Majin Buu”, Kōzō Shioya, Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun

News

Kyoto Perkuat Sistem Informasi Bencana untuk Wisatawan Asing Hadapi Darurat

badge-check


					Kyoto Perkuat Sistem Informasi Bencana untuk Wisatawan Asing Hadapi Darurat Perbesar

Menyambut lonjakan wisatawan asing, pemerintah Kyoto menyiapkan strategi komunikasi darurat berbasis pembelajaran dari gempa besar 2011. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kebingungan wisatawan akibat hambatan bahasa saat bencana.

Pada 2023, Kyoto mencatat rekor 75,18 juta pengunjung, dengan wisatawan asing meningkat 40% dibanding 2019 (sebelum pandemi). Namun, proyeksi 2012 menunjukkan 130.000 turis berpotensi terisolasi saat bencana—angka yang diperkirakan lebih besar kini.

Strategi Evakuasi: Dari Stasiun Kyoto ke Shelter Temporer

Stasiun Kyoto, pusat transit Shinkansen dan JR, akan menjadi titik kumpul alami wisatawan saat gempa. Rencana darurat mencakup:

  • Pusat Evakuasi: 124 lokasi (termasuk kuil dan hotel) siap menjadi tempat penampungan darurat.
  • Shelter Sementara: 50 fasilitas seperti hotel menyediakan ruang istirahat dan informasi.

Pendekatan Multibahasa untuk Komunikasi Cepat

  • Panduan Digital: Situs web pemda menyediakan informasi bencana dalam 5 bahasa (Jepang, Inggris, Mandarin, Korea) dengan QR code di 300 titik strategis.
  • Kemitraan Lokal: 22 organisasi (seperti kawasan perbelanjaan) membantu menyebarkan informasi.
  • Fisik & Digital: Brosur ber-QR code akan dibagikan ke penginapan, mengarahkan ke Kyoto Crisis Management Website.

Pemerintah mengakui sistem saat ini belum memadai. “Yang terpenting adalah kecepatan dan akurasi informasi,” tegas perwakilan pemda Kyoto. Upaya seperti pelatihan mitra lokal dan pengembangan platform multibahasa terus dilakukan.

Dengan langkah ini, Kyoto berharap bisa melindungi puluhan juta wisatawan sekaligus mempertahankan reputasinya sebagai destinasi yang aman dan siap bencana.

Sc : asahi 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

AS Ajak Jepang Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Buatan Presiden Trump

30 January 2026 - 16:10 WIB

Impor Beras Swasta Jepang Meledak di 2025, Tembus Rekor Tertinggi Akibat Harga Beras Lokal Mahal

30 January 2026 - 15:10 WIB

Polisi Tangkap Pria asal Osaka Terkait Blog Jepang yang Diduga Promosikan Prostitusi Anak di Laos

30 January 2026 - 14:10 WIB

Angka Bunuh Diri di Jepang Turun ke Bawah 20 Ribu untuk Pertama Kalinya, Namun Kasus di Kalangan Pelajar Justru Tertinggi

30 January 2026 - 11:10 WIB

Rekor Baru! Bandara Narita Layani Hampir 24 Juta Penumpang Asing Sepanjang 2025

30 January 2026 - 10:10 WIB

Trending on News