Menu

Dark Mode
Sekuel “Godzilla Minus One” Resmi Diumumkan, Berlatar 1949 dan Tayang 2026 Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan Witch and Mercenary” Resmi Jadi Anime, Tayang 2027 di TV Jepang Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang Studio KAI Dilaporkan Alami Kondisi Insolvensi Usai Catat Rugi Besar di Tahun Fiskal 2025

News

Mantap! Iyus Seorang WNI Jadi Orang Pertama yang Mendapatkan Visa TG Driver di Jepang

badge-check


					Mantap! Iyus Seorang WNI Jadi Orang Pertama yang Mendapatkan Visa TG Driver di Jepang Perbesar

Grup Ryobi mengumumkan bahwa seorang karyawan berkewarganegaraan Indonesia yang bekerja di Nikkoh Tourist Bus (Shinagawa, Tokyo), salah satu perusahaan dalam grup tersebut, telah menjadi orang pertama di Jepang yang lulus ujian evaluasi “Keterampilan Spesifik 1” (Tokutei Ginou 1) yang diperlukan untuk mendapatkan status izin tinggal “Keterampilan Spesifik” (Tokutei Ginou). Ini adalah langkah penting dalam mengatasi kekurangan pengemudi bus di Jepang, sekaligus menjadi contoh pemanfaatan tenaga kerja asing di industri transportasi.

I Yus (40), karyawan Nikkoh Tourist Bus, berhasil lulus ujian yang diadakan pada Desember 2024. Dalam konferensi pers yang diadakan di Okayama pada 5 Februari, Yus menyatakan kegembiraannya, “Saya selalu ingin menjadi pengemudi, tetapi sebelumnya tidak bisa karena masalah visa. Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan.”

Yus telah memiliki lisensi mengemudi kendaraan besar kategori kedua dan akan melanjutkan proses perubahan status izin tinggal serta menjalani pelatihan mengemudi lebih lanjut. Diharapkan pada tahun fiskal 2025, Yus akan mulai bekerja sebagai pengemudi bus profesional.

Pemerintah Jepang telah memutuskan pada Maret 2024 untuk menambahkan industri transportasi otomotif, termasuk truk, bus, dan taksi, ke dalam bidang yang memenuhi syarat untuk program Keterampilan Spesifik. Dalam ujian pertama yang diadakan pada Desember 2024, selain Yus yang lulus untuk kategori bus, 45 orang lulus untuk kategori truk dan 1 orang untuk kategori taksi.

Daiji Ohgami, kepala unit Bus dan Rel Grup Ryobi Holdings (Okayama), perusahaan inti dari Grup Ryobi, menyatakan, “Kami ingin Grup Ryobi menjadi tempat di mana siapa pun, tanpa memandang kewarganegaraan atau gender, dapat berkontribusi dan berkembang.”

Langkah ini menandai babak baru dalam industri transportasi Jepang, di mana tenaga kerja asing mulai memainkan peran penting dalam mengatasi tantangan sumber daya manusia.

Sc : nikkei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

16 April 2026 - 14:10 WIB

Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

16 April 2026 - 11:10 WIB

Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang

16 April 2026 - 06:44 WIB

Jepang Batasi Power Bank di Pesawat, Maksimal 2 Unit per Penumpang

15 April 2026 - 12:10 WIB

Jepang Hentikan Sementara Visa Pekerja Asing di Sektor Restoran, Kuota Hampir Penuh

15 April 2026 - 12:10 WIB

Trending on News