Menu

Dark Mode
Distrik di Tokyo Pasang Kamera AI Pengenal Wajah untuk Cari Anak dan Lansia Hilang, Picu Kekhawatiran Privasi Populasi Rusa di Taman Nara Pecahkan Rekor, Wisatawan Diminta Jangan Sembarangan Memberi Makan Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka Gangguan Sistem, Pembayaran Kartu Kredit Sempat Lumpuh di Berbagai Toko di Jepang Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂ Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun

News

Mantap! Iyus Seorang WNI Jadi Orang Pertama yang Mendapatkan Visa TG Driver di Jepang

badge-check


					Mantap! Iyus Seorang WNI Jadi Orang Pertama yang Mendapatkan Visa TG Driver di Jepang Perbesar

Grup Ryobi mengumumkan bahwa seorang karyawan berkewarganegaraan Indonesia yang bekerja di Nikkoh Tourist Bus (Shinagawa, Tokyo), salah satu perusahaan dalam grup tersebut, telah menjadi orang pertama di Jepang yang lulus ujian evaluasi “Keterampilan Spesifik 1” (Tokutei Ginou 1) yang diperlukan untuk mendapatkan status izin tinggal “Keterampilan Spesifik” (Tokutei Ginou). Ini adalah langkah penting dalam mengatasi kekurangan pengemudi bus di Jepang, sekaligus menjadi contoh pemanfaatan tenaga kerja asing di industri transportasi.

I Yus (40), karyawan Nikkoh Tourist Bus, berhasil lulus ujian yang diadakan pada Desember 2024. Dalam konferensi pers yang diadakan di Okayama pada 5 Februari, Yus menyatakan kegembiraannya, “Saya selalu ingin menjadi pengemudi, tetapi sebelumnya tidak bisa karena masalah visa. Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan.”

Yus telah memiliki lisensi mengemudi kendaraan besar kategori kedua dan akan melanjutkan proses perubahan status izin tinggal serta menjalani pelatihan mengemudi lebih lanjut. Diharapkan pada tahun fiskal 2025, Yus akan mulai bekerja sebagai pengemudi bus profesional.

Pemerintah Jepang telah memutuskan pada Maret 2024 untuk menambahkan industri transportasi otomotif, termasuk truk, bus, dan taksi, ke dalam bidang yang memenuhi syarat untuk program Keterampilan Spesifik. Dalam ujian pertama yang diadakan pada Desember 2024, selain Yus yang lulus untuk kategori bus, 45 orang lulus untuk kategori truk dan 1 orang untuk kategori taksi.

Daiji Ohgami, kepala unit Bus dan Rel Grup Ryobi Holdings (Okayama), perusahaan inti dari Grup Ryobi, menyatakan, “Kami ingin Grup Ryobi menjadi tempat di mana siapa pun, tanpa memandang kewarganegaraan atau gender, dapat berkontribusi dan berkembang.”

Langkah ini menandai babak baru dalam industri transportasi Jepang, di mana tenaga kerja asing mulai memainkan peran penting dalam mengatasi tantangan sumber daya manusia.

Sc : nikkei

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Distrik di Tokyo Pasang Kamera AI Pengenal Wajah untuk Cari Anak dan Lansia Hilang, Picu Kekhawatiran Privasi

18 July 2026 - 12:10 WIB

Populasi Rusa di Taman Nara Pecahkan Rekor, Wisatawan Diminta Jangan Sembarangan Memberi Makan

18 July 2026 - 10:10 WIB

Gelombang Panas Landa Jepang, Suhu Tembus 38 Derajat di Prefektur Shizuoka

16 July 2026 - 17:10 WIB

Jepang Siap Operasikan Kereta Bertenaga Hidrogen Pertama pada 2027, Tanpa Emisi CO₂

16 July 2026 - 13:10 WIB

Polisi Jepang Tangkap 9 Orang yang Diduga Kelola Sistem Taruhan Kasino Online Ilegal Senilai Rp36 Triliun

16 July 2026 - 12:10 WIB

Trending on News