Menu

Dark Mode
Honda Jual Mobil Listrik Buatan China di Jepang, Pertama Kalinya untuk Pasar Domestik Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban Sekuel “Godzilla Minus One” Resmi Diumumkan, Berlatar 1949 dan Tayang 2026 Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

News

Menlu G7 Sepakat Koordinasi Soal Venezuela, Jepang Tekankan Pemulihan Demokrasi

badge-check


					Menlu G7 Sepakat Koordinasi Soal Venezuela, Jepang Tekankan Pemulihan Demokrasi Perbesar

Para menteri luar negeri negara-negara G7 sepakat dalam pembicaraan melalui telepon pada Rabu untuk bekerja sama secara erat dalam menyikapi situasi di Venezuela serta berbagai isu internasional lainnya, menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri Jepang.

Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi menegaskan pentingnya pemulihan demokrasi di Venezuela tanpa penundaan. Ia juga menekankan sikap konsisten Jepang dalam menjunjung nilai dan prinsip fundamental seperti kebebasan, demokrasi, dan supremasi hukum.

Jepang, yang merupakan sekutu keamanan utama Amerika Serikat, hingga kini belum menyatakan sikap resminya terkait serangan militer AS terhadap Venezuela pada akhir pekan lalu, yang kemudian diikuti dengan penangkapan Presiden Nicolas Maduro.

Dalam konferensi telepon yang berlangsung sekitar 45 menit, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memaparkan perkembangan terbaru serta prospek ke depan terkait situasi di Venezuela kepada para mitranya, menurut keterangan Kementerian Luar Negeri Jepang.

Rubio juga menekankan pentingnya pembebasan tahanan politik, penciptaan kondisi yang memungkinkan berjalannya demokrasi secara fungsional, serta perencanaan pemilu di masa depan dengan presiden yang dipilih secara sah oleh rakyat Venezuela. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand dalam pernyataan yang diunggah di platform media sosial X.

Terkait perang Rusia di Ukraina, Motegi menyatakan bahwa Jepang akan terus bekerja sama dengan komunitas internasional untuk mewujudkan perdamaian yang adil dan berkelanjutan bagi Ukraina.

Selain Jepang dan Amerika Serikat, G7 juga terdiri dari Inggris, Prancis, Jerman, Italia, serta Uni Eropa.

Sc : mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jalur Alpen Tateyama Kembali Dibuka, Tembok Salju Setinggi 12 Meter Jadi Daya Tarik

17 April 2026 - 10:10 WIB

Kasus Bocah Hilang di Kyoto Terungkap, Ayah Tiri Akui Membunuh Korban

17 April 2026 - 09:42 WIB

Suntory Akuisisi Perusahaan Obat Jepang Rp25 Triliun, Bidik Bisnis Kesehatan

16 April 2026 - 14:10 WIB

Bocah 11 Tahun yang Hilang di Kyoto Ditemukan Meninggal, Polisi Selidiki Dugaan Kejahatan

16 April 2026 - 11:10 WIB

Paviliun Indonesia Hadir di Fashion World Tokyo 2026, Raih Penghargaan Desain Jepang

16 April 2026 - 06:44 WIB

Trending on News