Menu

Dark Mode
Harga Japan Rail Pass Naik Lagi Mulai Oktober 2026, Ini Rinciannya Light Novel Arafō Kenja no Isekai Seikatsu Nikki Resmi Dapat Adaptasi Anime Robot AI Tenis Meja Buatan Sony Mampu Saingi Kemampuan Atlet Profesional Jepang Mulai Jual Senjata ke Luar Negeri, Indonesia Bakal Jadi Target Market? Film Live-Action BLUE LOCK Rilis Trailer Baru, Tayang 7 Agustus Kereta Shinkansen Tertunda 3 Menit, Petugas Ketiduran di Ruang Istirahat

News

Menlu Jepang Desak Perdagangan Bebas di Tengah Ancaman Tarif Tinggi AS terhadap Jepang dan ASEAN

badge-check


					Containers are seen at an industrial port in Yokohama, Japan, January 16, 2017.    REUTERS/Kim Kyung-Hoon Perbesar

Containers are seen at an industrial port in Yokohama, Japan, January 16, 2017. REUTERS/Kim Kyung-Hoon

Menteri Luar Negeri Jepang Takeshi Iwaya menyerukan tatanan ekonomi internasional yang “bebas, adil, dan terbuka” dalam pembicaraannya dengan para mitranya dari ASEAN di Malaysia pada Kamis, di tengah ketegangan perdagangan yang dipicu oleh ancaman tarif tinggi dari Amerika Serikat terhadap Jepang dan negara-negara anggota ASEAN.

Menyoroti bahwa Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), yang beranggotakan 10 negara, berada “di pusat pertumbuhan global”, Iwaya menyatakan bahwa Jepang ingin memperkuat kerja sama dengan blok regional tersebut. Ia menambahkan bahwa peran ASEAN “semakin penting bagi perdamaian dan kemakmuran kawasan.”

Dengan latar belakang ancaman tarif yang diusulkan oleh Presiden AS Donald Trump, Iwaya menekankan pentingnya “mempertahankan dan memperkuat” sistem perdagangan multilateral yang berpusat pada Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

Trump telah menyatakan bahwa Amerika Serikat akan memberlakukan tarif impor sebesar 25 persen terhadap produk-produk dari Jepang mulai 1 Agustus, sementara barang dari enam negara anggota ASEAN akan dikenakan bea masuk hingga 40 persen.

Iwaya juga mengadakan pertemuan terpisah dengan para menteri luar negeri dari negara-negara Mekong—Kamboja, Laos, Myanmar, Thailand, dan Vietnam—dan berjanji untuk meningkatkan kerja sama Jepang dengan mereka di berbagai bidang seperti pencegahan bencana, dekarbonisasi, digitalisasi, serta upaya memerangi kejahatan lintas batas termasuk penipuan daring.

Anggota ASEAN lainnya adalah Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Singapura.

Sc : Mainichi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Harga Japan Rail Pass Naik Lagi Mulai Oktober 2026, Ini Rinciannya

24 April 2026 - 17:10 WIB

Jepang Mulai Jual Senjata ke Luar Negeri, Indonesia Bakal Jadi Target Market?

24 April 2026 - 07:17 WIB

Kereta Shinkansen Tertunda 3 Menit, Petugas Ketiduran di Ruang Istirahat

23 April 2026 - 18:10 WIB

Jepang Siapkan Aturan Verifikasi Usia Lebih Ketat di Media Sosial untuk Lindungi Anak

23 April 2026 - 13:10 WIB

Dua Kebakaran Hutan Terjadi Bersamaan di Iwate, Ribuan Warga Diminta Mengungsi

23 April 2026 - 11:10 WIB

Trending on News