Menu

Dark Mode
Pernyataan Presiden AS Donald Trump Salah Sebut Iran Jadi “Republik Islam Jepang”, Tuai Reaksi di Jepang Bandara di Noto Jepang Resmi Berganti Nama Sementara Bertema Pokémon untuk Dongkrak Pariwisata Wanita di Jepang Ditangkap Usai Diduga Menjahit Bibir Teman Serumah Hingga Tak Bisa Bicara Nerobos Lampu Merah, Pemain Timnas Jepang Kaouru Mitoma Terlibat Kecelakaan Shizuoka Akhirnya Setujui Pembangunan Maglev Tokyo–Nagoya, Proyek Berlanjut Setelah Tertunda Bertahun-tahun Jepang Berencana Perketat Keringanan Biaya Izin Tinggal, Pencari Suaka Terancam Beban Lebih Berat

News

Meski Angka Pernikahan Naik, Jumlah Kelahiran di Jepang pada 2024 Tetap Cetak Rekor Terendah

badge-check


					Meski Angka Pernikahan Naik, Jumlah Kelahiran di Jepang pada 2024 Tetap Cetak Rekor Terendah Perbesar

Jepang kembali mencatat penurunan jumlah kelahiran pada tahun 2024, dengan hanya 720.988 bayi lahir sepanjang tahun, turun 5 persen dari tahun sebelumnya. Data terbaru dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan yang dirilis Kamis (15/2) menunjukkan bahwa angka ini menjadi rekor terendah selama sembilan tahun berturut-turut.

Penurunan kelahiran ini terjadi di seluruh 47 prefektur Jepang, bahkan lebih cepat dari perkiraan pemerintah.

Sementara itu, jumlah kematian di Jepang pada 2024 mencapai 1.618.684 orang, meningkat 28.181 dari tahun sebelumnya. Ini menyebabkan penurunan alami populasi sebesar 897.696 orang, angka tertinggi yang pernah tercatat.

Meski jumlah pernikahan mengalami kenaikan 10.718 pasangan dibanding 2023, dengan total 499.999 pasangan, angka ini masih jauh lebih rendah dibanding dekade-dekade sebelumnya.

Lebih mengkhawatirkan lagi, jumlah bayi yang lahir dari pasangan berkewarganegaraan Jepang saja—yang datanya akan dirilis Juni nanti—diperkirakan turun di bawah 700.000 untuk pertama kalinya. Padahal, Lembaga Nasional Riset Kependudukan dan Jaminan Sosial sebelumnya memprediksi angka ini baru akan terjadi pada 2038.

Dengan tren ini, Jepang menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan populasinya dan menghindari dampak besar terhadap ekonomi dan sistem kesejahteraan sosial di masa depan.

Sc ; JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bandara di Noto Jepang Resmi Berganti Nama Sementara Bertema Pokémon untuk Dongkrak Pariwisata

9 July 2026 - 15:10 WIB

Wanita di Jepang Ditangkap Usai Diduga Menjahit Bibir Teman Serumah Hingga Tak Bisa Bicara

9 July 2026 - 15:10 WIB

Nerobos Lampu Merah, Pemain Timnas Jepang Kaouru Mitoma Terlibat Kecelakaan

9 July 2026 - 13:32 WIB

Shizuoka Akhirnya Setujui Pembangunan Maglev Tokyo–Nagoya, Proyek Berlanjut Setelah Tertunda Bertahun-tahun

9 July 2026 - 11:10 WIB

Jepang Berencana Perketat Keringanan Biaya Izin Tinggal, Pencari Suaka Terancam Beban Lebih Berat

9 July 2026 - 10:10 WIB

Trending on News