Menu

Dark Mode
Onimusha: Way of the Sword Akan Rilis September, Demo Sudah Bisa Dicoba Jepang Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat untuk Media Sosial Anak dan Remaja WNI Pemegang Visa Tokutei Ginou Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyimpan Jenazah Bayi di Apartemen Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah Topan Jangmi Mendarat di Prefektur Wakayama, Jepang Keluarkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi Jumlah Mahasiswa Asing di Jepang Pecahkan Rekor, Lampaui Target Pemerintah Delapan Tahun Lebih Cepat

News

Meski Angka Pernikahan Naik, Jumlah Kelahiran di Jepang pada 2024 Tetap Cetak Rekor Terendah

badge-check


					Meski Angka Pernikahan Naik, Jumlah Kelahiran di Jepang pada 2024 Tetap Cetak Rekor Terendah Perbesar

Jepang kembali mencatat penurunan jumlah kelahiran pada tahun 2024, dengan hanya 720.988 bayi lahir sepanjang tahun, turun 5 persen dari tahun sebelumnya. Data terbaru dari Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan yang dirilis Kamis (15/2) menunjukkan bahwa angka ini menjadi rekor terendah selama sembilan tahun berturut-turut.

Penurunan kelahiran ini terjadi di seluruh 47 prefektur Jepang, bahkan lebih cepat dari perkiraan pemerintah.

Sementara itu, jumlah kematian di Jepang pada 2024 mencapai 1.618.684 orang, meningkat 28.181 dari tahun sebelumnya. Ini menyebabkan penurunan alami populasi sebesar 897.696 orang, angka tertinggi yang pernah tercatat.

Meski jumlah pernikahan mengalami kenaikan 10.718 pasangan dibanding 2023, dengan total 499.999 pasangan, angka ini masih jauh lebih rendah dibanding dekade-dekade sebelumnya.

Lebih mengkhawatirkan lagi, jumlah bayi yang lahir dari pasangan berkewarganegaraan Jepang saja—yang datanya akan dirilis Juni nanti—diperkirakan turun di bawah 700.000 untuk pertama kalinya. Padahal, Lembaga Nasional Riset Kependudukan dan Jaminan Sosial sebelumnya memprediksi angka ini baru akan terjadi pada 2038.

Dengan tren ini, Jepang menghadapi tantangan serius dalam mempertahankan populasinya dan menghindari dampak besar terhadap ekonomi dan sistem kesejahteraan sosial di masa depan.

Sc ; JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Pertimbangkan Aturan Lebih Ketat untuk Media Sosial Anak dan Remaja

3 June 2026 - 16:10 WIB

WNI Pemegang Visa Tokutei Ginou Ditangkap di Jepang karena Diduga Menyimpan Jenazah Bayi di Apartemen

3 June 2026 - 15:10 WIB

Calbee Jual Kemasan Hitam Putih untuk Hemat Bahan Baku di Tengah Kekhawatiran Pasokan dari Timur Tengah

3 June 2026 - 12:10 WIB

Topan Jangmi Mendarat di Prefektur Wakayama, Jepang Keluarkan Peringatan Banjir Tingkat Tertinggi

3 June 2026 - 10:10 WIB

Jumlah Mahasiswa Asing di Jepang Pecahkan Rekor, Lampaui Target Pemerintah Delapan Tahun Lebih Cepat

2 June 2026 - 18:10 WIB

Trending on News