Menu

Dark Mode
Krisis Minyak Global Ancam Bisnis Jepang, Hampir 44% Perusahaan Bisa Tumbang dalam 6 Bulan Jepang Siapkan “Kelas Wajib” untuk WNA Salah Satu Proses Seleksi Izin Tinggal PM Jepang Janji Dorong Kenaikan Gaji Berkelanjutan dalam Event Mayday Nintendo & Illumination Siapkan Film Animasi Misterius Baru, Tayang 2028! Berserk of Gluttony Season 2 Resmi Diumumkan! Fate & Roxy Kembali Beraksi Robot Legendaris Honda P2 Raih Penghargaan Dunia, Pelopor Gerakan Robot Mirip Manusia

News

Osaka Larang Merokok di Jalanan Umum Jelang World Expo 2025

badge-check


					Osaka Larang Merokok di Jalanan Umum Jelang World Expo 2025 Perbesar

Kota Osaka, Jepang resmi menerapkan larangan merokok di jalanan umum mulai hari Senin, sebagai upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi pengunjung menjelang World Expo 2025, yang akan dimulai pada bulan April.

Upaya Menciptakan Lingkungan Bebas Asap

Sebelumnya, larangan merokok hanya berlaku di enam zona tertentu, termasuk di sekitar Stasiun Osaka. Namun, mulai sekarang, aturan ini diperluas ke seluruh wilayah kota. Bagi pelanggar, akan dikenakan denda sebesar 1.000 yen.

Wali Kota Osaka, Hideyuki Yokoyama, menyampaikan, “Kami ingin menyambut banyak orang dari seluruh dunia dengan menjadikan Osaka sebagai kota yang aman dan bebas dari asap rokok.”

Selain itu, mulai April 2025, daerah Osaka akan melarang merokok di tempat makan dengan luas lebih dari 30 meter persegi, kecuali di ruang khusus merokok.

Aturan nasional di Jepang saat ini melarang merokok di tempat makan dengan luas lebih dari 100 meter persegi. Namun, implementasi aturan ketat sering kali mendapat penolakan dari beberapa anggota parlemen.

World Expo 2025 akan diikuti oleh sekitar 160 negara dan wilayah serta diharapkan menarik pengunjung dari seluruh dunia. Namun, hingga awal Januari, baru sekitar 7,5 juta tiket yang terjual, hanya setengah dari target yang diharapkan oleh penyelenggara.

Selain penjualan tiket, ada juga kekhawatiran terkait anggaran konstruksi untuk acara besar yang akan berlangsung selama enam bulan tersebut.

Sejalan dengan tren global, jumlah perokok di Jepang terus menurun. Pada tahun 2023, jumlah perokok tercatat hanya sekitar 15,7 persen dari total populasi.

Meski demikian, industri tembakau tetap menjadi sumber pendapatan utama, dengan pajak rokok yang menyumbang sekitar dua triliun yen setiap tahunnya. Bahkan, pemerintah Jepang memiliki saham sepertiga di perusahaan Japan Tobacco, salah satu perusahaan tembakau terbesar di dunia.

Langkah Osaka untuk menerapkan larangan merokok mencerminkan persiapan kota ini menjelang Expo 2025. Kebijakan ini juga mengikuti jejak Tokyo, yang melarang merokok di seluruh restoran sejak tahun 2018 untuk menyambut Olimpiade.

Dengan upaya ini, Osaka berharap bisa memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan ramah bagi pengunjung dari seluruh dunia.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Krisis Minyak Global Ancam Bisnis Jepang, Hampir 44% Perusahaan Bisa Tumbang dalam 6 Bulan

29 April 2026 - 15:10 WIB

Jepang Siapkan “Kelas Wajib” untuk WNA Salah Satu Proses Seleksi Izin Tinggal

29 April 2026 - 14:12 WIB

PM Jepang Janji Dorong Kenaikan Gaji Berkelanjutan dalam Event Mayday

29 April 2026 - 13:36 WIB

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 1.400 Petugas Dikerahkan dan Ribuan Warga Dievakuasi

28 April 2026 - 18:10 WIB

Startup Jepang Ajukan Obat Baru untuk Penyakit Ginjal Kronis pada Kucing

28 April 2026 - 11:10 WIB

Trending on News