Menu

Dark Mode
Pelajar SMA 15 Tahun di Jepang Ditangkap, Diduga Gunakan ChatGPT untuk Serang Layanan Streaming Anime Anime Suikoden Ungkap Trailer Baru, Lagu Opening, dan Tambah Pemeran Jelang Tayang Oktober Film Anime Baru Sword Art Online Berjudul Integral Domain Resmi Diumumkan, Tayang pada 2028 China Hentikan Ekspor Mineral Strategis ke Jepang di Tengah Memanasnya Hubungan Diplomatik WNI Berusia 20 Tahun Tewas Ditusuk di Jepang, Pelaku Diduga Tewas Tertabrak Kereta Usai Melarikan Diri Dua WNI Jadi Anggota Damkar Warga Asing Pertama di Kota Hasami, Jepang

Teknologi

Pakai Teknologi AI, Penumpang Kereta di Jepang yang Kehilangan Barang Kini Bisa Bantu Menemukannya

badge-check


					Pakai Teknologi AI, Penumpang Kereta di Jepang yang Kehilangan Barang Kini Bisa Bantu Menemukannya Perbesar

Jika Anda pernah kehilangan barang di kereta di Jepang, kini ada harapan lebih besar untuk menemukannya kembali — berkat teknologi kecerdasan buatan (AI). Berbagai penyedia layanan transportasi umum di Jepang kini mengadopsi sistem berbasis AI untuk mencatat dan mengelola barang hilang, yang memungkinkan proses pencarian dan pengembalian menjadi jauh lebih cepat dan efisien.

Sekitar 30 organisasi termasuk Biro Transportasi Kota Sapporo, Bandara Haneda, Kepolisian Tokyo, dan Kepolisian Prefektur Oita telah menggunakan platform barang hilang berbasis AI buatan perusahaan IT Tokyo, Find Inc., di sekitar 2.300 lokasi termasuk stasiun dan fasilitas umum lainnya.

Cara Kerja Sistem AI Ini:

  • Ketika sebuah barang ditemukan, petugas memotretnya dengan tablet.

  • AI akan menganalisis warna, bentuk, dan ciri khas lainnya dari barang tersebut, lalu menyimpannya dalam basis data beserta foto.

  • Pemilik barang bisa mengirim permintaan lewat aplikasi seperti LINE, cukup dengan menuliskan ciri-ciri barang atau mengunggah foto. Jika tidak ada foto, pengguna bisa memilih gambar yang mirip dari sistem.

  • AI kemudian mencocokkan dengan basis data dan menampilkan beberapa kandidat barang yang mungkin cocok, diurutkan berdasarkan kemungkinan kecocokan.

  • Jika cocok, pemilik diarahkan ke loket untuk mengambil barang tersebut.

Hasilnya?

Operator kereta Keio Corp melaporkan tingkat pengembalian barang melonjak dari 10% menjadi 30% sejak memakai sistem ini. Operator monorel otomatis Yurikamome Inc juga menyebut jumlah pertanyaan tentang barang hilang menurun drastis karena efisiensi sistem.

Hingga akhir Maret 2025, sistem ini telah menangani sekitar 1,5 juta kasus barang hilang, dan sekitar 480.000 barang berhasil dikembalikan ke pemiliknya.

“Dulu orang harus menelepon ke berbagai tempat untuk mencari barang mereka,” kata CEO Find Inc., Ryu Wada. “Dengan semakin banyaknya fasilitas yang bergabung, pencocokan bisa dilakukan melalui satu basis data besar, sehingga pencarian jadi lebih mudah.”

Dengan layanan yang tersedia dalam bahasa Jepang, Inggris, Mandarin, dan Korea, inovasi ini juga menjadi angin segar bagi para wisatawan asing yang sering kesulitan melacak barang hilang di negara dengan sistem transportasi yang kompleks seperti Jepang.

Sc : JT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jepang Mulai Operasikan Taksi Mini Berbahan Bakar Gas Pertama

3 July 2026 - 07:11 WIB

AI di Jepang Kini Bisa “Menerjemahkan” Tangisan Bayi, Bantu Orang Tua Tahu Penyebabnya

26 June 2026 - 16:10 WIB

Lembaga Anilis Audio Jepang Ciptakan Musik Pengantar Tidur Bayi, Ditonton Jutaan Kali

22 June 2026 - 10:10 WIB

Nissan Luncurkan Kicks Baru di Jepang, Andalkan Teknologi Hybrid Generasi Terbaru

18 June 2026 - 12:10 WIB

JR East Luncurkan Kereta Tidur Mewah “Luna Azul”, Bisa Tidur di Tokyo dan Bangun di Aomori

13 June 2026 - 18:10 WIB

Trending on Teknologi