Menu

Dark Mode
Film Doraemon 2026 Hadirkan Pemutaran 4D untuk Pertama Kalinya Bukan J-Pop! Gundam Hathaway Pakai Lagu Legendaris Guns N’ Roses untuk Ending Sempat Puji Yen Melemah di Tengah Kekhawatiran Pasar, PM Jepang Akhirnya Klarifikasi Pernyataannya Anime Chainsmoker Cat Diumumkan, Tayang Juli Tahun Ini Turis Australia Tewas dalam Kecelakaan Lift Ski di Resor Nagano Jepang

Teknologi

Peneliti Jepang Ciptakan Plastik Ramah Lingkungan yang Dapat Terurai di Air Laut

badge-check


					Peneliti Jepang Ciptakan Plastik Ramah Lingkungan yang Dapat Terurai di Air Laut Perbesar

Tim peneliti Jepang telah mengembangkan jenis plastik baru yang dapat terurai di air laut, bertujuan mengurangi pencemaran lingkungan dan akumulasi plastik di lautan. Penemuan ini dilaporkan dalam jurnal akademik AS Science pada edisi Jumat.

Plastik Supramolekular: Ramah Lingkungan dengan Kekuatan Serupa Plastik Konvensional

Plastik inovatif ini, yang disebut “supramolecular” plastic, memiliki kekuatan tarik yang setara dan dapat diolah seperti plastik berbahan dasar minyak bumi. Penemuan ini merupakan hasil kolaborasi antara Institut Riset Nasional Jepang Riken dan Universitas Tokyo.

Menurut Takuzo Aida, direktur kelompok di Pusat Ilmu Materi Emergen Riken, plastik ini terbuat dari monomer yang biasa digunakan dalam bahan tambahan makanan dan bahan organik. Proses pembuatannya melibatkan pencampuran bahan-bahan tersebut dalam air hingga membentuk dua lapisan. Salah satu lapisan kemudian didehidrasi untuk menghasilkan zat ramah lingkungan tersebut.

Terurai Cepat di Air Laut

Plastik ini dapat terurai dengan cepat saat terkena air laut karena larut menjadi monomer asalnya dan kemudian terurai lebih lanjut oleh bakteri di laut atau tanah.

Aplikasi dan Manfaat Masa Depan

Selain ramah lingkungan, plastik ini dapat didaur ulang, tidak mudah terbakar, dan diharapkan bisa digunakan dalam komponen mesin presisi serta perekat arsitektural. Potensi aplikasinya bisa semakin luas jika plastik ini dikembangkan menjadi tahan air.

Saat ini, plastik konvensional yang banyak digunakan untuk kemasan dan keperluan lainnya diyakini terus menumpuk di lautan dunia karena tidak terurai secara alami setelah dibuang. Penemuan ini menjadi langkah penting dalam mengatasi masalah pencemaran plastik global.

Sc : kyodo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Honda N-Box Kembali Jadi Mobil Terlaris di Jepang 2025, Empat Tahun Berturut-turut Pertahankan Posisi Puncak

22 January 2026 - 15:10 WIB

ANA Holdings Pertimbangkan Layanan Pengiriman Drone Otomatis Mulai 2029

10 January 2026 - 16:10 WIB

Jepang Akan Operasikan Kapal Feri Penumpang Pertama di Dunia dengan Teknologi Navigasi Otonom

12 December 2025 - 12:10 WIB

Jepang Siap Luncurkan Satelit Baru untuk Sempurnakan Sistem Navigasi Sendiri

11 December 2025 - 15:10 WIB

Isuzu Akan Uji Coba Truk Otonom untuk Angkut Suku Cadang di Jalan Umum

11 December 2025 - 11:10 WIB

Trending on Teknologi