Menu

Dark Mode
Manga Sakamoto Days Resmi Masuk Arc Klimaks, Pertarungan Terakhir Dimulai! LEGO One Piece Resmi Hadir! Spesial Animasi Tayang di Netflix September Ini Honda Pamer Skuter Bertema Gundam Freedom, Siap Dijual Terbatas Angklung Resmi Masuk Kurikulum Pembelajaran Musik di Salah Satu Sekolah di Jepang Proyek Maglev Jepang Akhirnya Lanjut! JR Central Resmi Kantongi Izin Bangun Jalur di Shizuoka Digimon Bakal Punya Manga Baru! Berjudul Digimon Eggs, Rilis Oktober 2026

News

Pengawasan Ketat Halloween di Tokyo: Larangan Alkohol dan Aturan Ketat untuk Cegah Kepadatan

badge-check


					Å@ÉnÉçÉEÉBÅ[Éììñì˙Çå}ǶÅAìåãûÅEèaíJÇÃÉXÉNÉâÉìÉuÉãåç∑ì_Ç≈ï‡çsé“ÇóUì±Ç∑ÇÈåxé@äØÅÅÇRÇPì˙ñÈ Perbesar

Å@ÉnÉçÉEÉBÅ[Éììñì˙Çå}ǶÅAìåãûÅEèaíJÇÃÉXÉNÉâÉìÉuÉãåç∑ì_Ç≈ï‡çsé“ÇóUì±Ç∑ÇÈåxé@äØÅÅÇRÇPì˙ñÈ

Malam Halloween di Tokyo, khususnya di distrik Shibuya dan Shinjuku, terlihat jauh lebih tenang tahun ini. Polisi dengan peluit dan tongkat LED membimbing pejalan kaki agar terus bergerak, sementara otoritas lokal memperketat pengawasan untuk mencegah kerumunan berlebih.

Perayaan Halloween di Shibuya tahun ini terasa sepi, dengan sedikit orang yang memakai kostum. Petugas polisi berupaya mengarahkan massa menjauhi area tersebut, dan larangan konsumsi alkohol mulai berlaku sepanjang tahun, dari jam 6 sore hingga 5 pagi, di sekitar Stasiun Shibuya JR dan Keio, termasuk di persimpangan ikonik Shibuya. Bahkan, patung Hachiko yang terkenal ditutupi pembatas hingga pagi Jumat untuk menghindari keramaian.

Wali Kota Shibuya, Ken Hasebe, menyampaikan perasaan berat untuk melarang orang berkumpul. “Sulit meminta orang untuk tidak datang, tapi saya membuat keputusan ini demi keselamatan Anda,” ujar Hasebe dalam pernyataan baru-baru ini. Keputusan ini muncul setelah pembatasan COVID-19 dicabut dan insiden mematikan di Itaewon, Korea Selatan, pada 2022.

Sementara itu, area Kabukicho di Shinjuku juga menerapkan larangan minum di jalan mulai pukul 5 sore hingga 5 pagi. Larangan ini efektif untuk mencegah perilaku yang tidak diinginkan, meskipun tidak dikenakan sanksi denda. Menurut Yuzuki Mizuno, 23, yang hadir di Shinjuku, “Pembatasan penting, tapi sedikit mengurangi keseruan Halloween.”

Seorang warga Belanda, Rilana De Haas, 28, mengaku tidak terlalu terganggu dengan larangan minum di jalan. “Tidak ada yang mempermasalahkan. Mungkin itu sebabnya semua orang tenang di sini,” ujarnya.

Sc : japantoday

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Angklung Resmi Masuk Kurikulum Pembelajaran Musik di Salah Satu Sekolah di Jepang

21 July 2026 - 12:41 WIB

Proyek Maglev Jepang Akhirnya Lanjut! JR Central Resmi Kantongi Izin Bangun Jalur di Shizuoka

21 July 2026 - 10:10 WIB

JR East Perkenalkan Kereta Inspeksi Shinkansen Baru, Bisa Melaju 320 Km/Jam

20 July 2026 - 14:10 WIB

Pohon Tumbang Saat Turnamen Sepak Bola Anak di Jepang, 7 Orang Terluka

20 July 2026 - 10:50 WIB

Fajar/Fikri Sabet Gelar Juara Usai Kalahkan Ganda Putra No.1 Dunia di Japan Open 2026

20 July 2026 - 10:48 WIB

Trending on News